Connect with us

Teknologi & Komunikasi

Telkom Indonesia Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan Pelaku UMKM melalui Pelatihan Digital dan Kreativitas

Berita BUMN Terbaru

Published

on

UMKM

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, sebanyak 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan, atau setara dengan sekitar 37 juta orang. Sementara itu, data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam sektor UMKM mencapai hingga 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Angka ini menegaskan peran strategis perempuan sebagai salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional yang perlu terus diperkuat daya saingnya.

Menjawab potensi tersebut, Telkom Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyelenggarakan rangkaian pelatihan intensif bagi 50 perempuan pelaku UMKM pada 16–18 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan yang memiliki pengalaman hidup beragam, di antaranya penyintas kekerasan, yang saat ini tengah memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Program pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kabupaten Bandung Barat pada hari pertama dan kedua, serta kawasan Telkom University pada hari ketiga. Mengusung semangat Bersama Jadi Bisa, kegiatan ini dirancang untuk membekali para pelaku usaha perempuan dengan keterampilan digital, pemanfaatan teknologi modern, serta kemampuan praktis guna meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi yang disusun secara komprehensif. Pada hari pertama, fokus diberikan pada penguatan mindset kewirausahaan serta strategi digital marketing. Hari kedua dilanjutkan dengan penguatan manajemen usaha dan literasi keuangan, serta pengenalan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk pembuatan konten dan desain menggunakan alat bantu seperti Gemini dan Microsoft Copilot.

Sementara itu, pada hari terakhir, pelatihan difokuskan pada praktik langsung pengembangan produk, termasuk pengolahan kuliner seperti dimsum serta pembuatan produk kriya sebagai bentuk diversifikasi usaha.

“Kami ingin memastikan bahwa perempuan pelaku UMKM memiliki akses yang setara terhadap teknologi dan inovasi. Melalui pelatihan ini, mereka didorong untuk Bisa Digital dengan memanfaatkan AI guna meningkatkan efisiensi usaha, serta Bisa Kreatif dalam menciptakan produk-produk unggulan yang bernilai tambah. Dengan bekal literasi digital dan keterampilan teknis yang kuat, kami berharap para peserta dapat tumbuh menjadi pengusaha yang mandiri dan tangguh. Kami percaya, melalui kolaborasi yang inklusif, Bersama Jadi Bisa kita dapat memperkuat ekonomi bangsa,” ujar Hery Susanto, perwakilan manajemen Telkom Indonesia.

Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing global. Dengan memberikan ruang pemberdayaan bagi perempuan dari berbagai latar belakang, Telkom Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 tentang Kesetaraan Gender dan poin 8 tentang Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. Telkom Indonesia meyakini bahwa pemberdayaan perempuan pelaku usaha merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. []

Continue Reading