Transportasi
Tiap Hari 3,5 Juta Kendaraan Lewat Tol, Berapa Pengguna Travoy Jasa Marga?
MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mengembangkan layanan digital untuk meningkatkan pengalaman pengguna jalan tol. Melalui aplikasi Travoy Jasa Marga, perusahaan menghadirkan informasi lalu lintas secara real-time bagi jutaan kendaraan yang melintas setiap hari di jaringan jalan tol yang dikelolanya.
Setiap hari, sekitar 3,5 juta kendaraan menggunakan ruas tol Jasa Marga. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap layanan digital yang mampu memberikan informasi akurat mengenai kepadatan lalu lintas, kondisi jalan, hingga jalur alternatif sebelum pengguna memulai perjalanan.
Hingga Juli 2026, aplikasi Travoy telah diunduh sekitar 1,3 juta kali. Namun, jumlah pengguna aktif tercatat sekitar 130 ribu pengguna. Data tersebut menunjukkan masih terbuka peluang besar bagi Jasa Marga untuk meningkatkan pemanfaatan aplikasi sebagai bagian dari kebiasaan berkendara masyarakat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa penguatan layanan digital merupakan bagian dari strategi perusahaan yang menempatkan pelanggan sebagai fokus utama pengembangan bisnis.
Menurutnya, setiap inovasi dan aset perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah melalui pendekatan Know Your Customer sehingga pengalaman pengguna jalan tol menjadi semakin baik.
Travoy Jasa Marga Terintegrasi dengan Command Center
Keunggulan utama Travoy Jasa Marga terletak pada integrasinya dengan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Pusat kendali tersebut mengelola ribuan data lalu lintas secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional di seluruh jaringan jalan tol.
Lebih dari 3.500 kamera CCTV telah terhubung dengan JMTC. Sistem tersebut memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas, menangani insiden, serta memberikan respons yang lebih cepat terhadap situasi darurat di lapangan.
Selain menghadirkan informasi perjalanan, Jasa Marga juga terus memperkuat ekosistem layanan digital lainnya. Perseroan mengganti nomor layanan pelanggan menjadi 133 untuk mempermudah akses informasi. Call center tersebut juga berhasil meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Award 2025.
Di sisi lain, perusahaan melakukan revitalisasi sejumlah rest area agar tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol.
Praktisi bisnis Rhenald Kasali menilai kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital semakin berkembang menuju pengalaman yang lebih personal. Sementara itu, akademisi Universitas Indonesia, Mohammed Ali Berawi, menilai fondasi teknologi yang dibangun Jasa Marga sudah berada pada arah yang tepat karena mengintegrasikan data, teknologi, dan mobilitas dalam satu ekosistem.
Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 42 persen jalan tol komersial, Jasa Marga memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan inovasi digital. Dukungan kinerja keuangan yang positif, dengan pendapatan usaha mencapai Rp5,1 triliun pada Kuartal I 2026, turut memperkuat komitmen perusahaan dalam mempercepat transformasi digital serta meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pengguna jalan tol. []


