Connect with us

HIGHLIGHT BUMN

BP BUMN dan Danantara Dukung Bali Jadi Pusat Keuangan Global Indonesia

Berita BUMN Terbaru

Published

on

Pusat Keuangan Global

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pengembangan Bali sebagai lokasi Pusat Keuangan Global melalui pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan daya saing Indonesia di sektor jasa keuangan sekaligus menarik lebih banyak investasi dari pasar internasional.

Dalam proses pengembangannya, pemerintah menjadikan Dubai International Financial Centre (DIFC) sebagai referensi. Kawasan tersebut dinilai berhasil membangun ekosistem keuangan kelas dunia dengan dukungan regulasi yang kompetitif, insentif investasi, serta infrastruktur modern.

DIFC saat ini menjadi pusat aktivitas puluhan ribu profesional dari berbagai negara. Kawasan itu juga dikenal sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di kawasan Middle East, Africa, and South Asia (MEASA). Pengalaman tersebut menjadi acuan penting dalam merancang PFII agar mampu bersaing di tingkat global.

Melalui pengembangan PFII, pemerintah menargetkan peningkatan arus investasi asing, pendalaman pasar keuangan domestik, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan posisi Indonesia dalam jaringan keuangan internasional.

Pusat Keuangan Global Perkuat Daya Saing Indonesia

Sebagai bagian dari persiapan proyek strategis tersebut, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memimpin rapat bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, serta jajaran Managing Director dan Board of Directors Danantara.

Pertemuan tersebut membahas strategi investasi, pembangunan ekosistem keuangan berstandar internasional, serta optimalisasi peran Danantara dalam mendukung pengembangan aset, infrastruktur, dan layanan pendukung PFII di Bali.

Dony Oskaria menegaskan bahwa pengembangan PFII tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan bisnis. Menurutnya, proyek tersebut juga bertujuan meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif.

“PFII bukan sekadar membangun kawasan keuangan, tetapi juga membangun kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Dengan ekosistem yang kompetitif dan berstandar global, kami ingin menghadirkan lebih banyak investasi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dony.

BP BUMN dan Danantara menilai keberhasilan PFII akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat aktivitas keuangan regional. Kehadiran kawasan tersebut juga diharapkan menciptakan peluang investasi baru, memperluas kolaborasi dengan lembaga keuangan internasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Melalui sinergi pemerintah, Danantara, dan berbagai pemangku kepentingan, Bali diproyeksikan berkembang menjadi Pusat Keuangan Global yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional sekaligus menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional. []

Continue Reading