Connect with us

Jasa Pelayanan & Logistik

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Rantai Pasok Nasional

Berita BUMN Terbaru

Published

on

Konsolidasi Logistik BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat transformasi sektor logistik nasional dengan mendukung Konsolidasi Logistik BUMN yang diinisiasi pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Shareholder Agreement (SHA) dan Akta Penggabungan di Pos Bloc Jakarta pada Selasa (30/6).

Melalui proses konsolidasi ini, sejumlah perusahaan logistik milik negara akan bergabung dalam satu ekosistem yang lebih terintegrasi. Tujuannya ialah meningkatkan konektivitas distribusi nasional, memperkuat efisiensi operasional, serta menciptakan layanan logistik yang lebih kompetitif bagi dunia usaha.

Senior Director Corporate Strategy Danantara Aset Manajemen, Aurelius Altius Rosimin, mengatakan konsolidasi tersebut sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun BUMN yang lebih fokus, sehat, efisien, dan memiliki daya saing tinggi.

Menurutnya, sinergi antarkorporasi akan memperkuat kapabilitas, aset, serta jaringan logistik nasional sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi negara.

Pada tahap awal, struktur kepemilikan perusahaan hasil konsolidasi terdiri atas 74,47 persen Pelindo Group, 9,24 persen PT Pos Indonesia (Persero), 9,37 persen PT Krakatau Bandar Samudera, serta 6,92 persen entitas lainnya.

Sebagai pemegang saham mayoritas, Pelindo akan mengawal seluruh proses integrasi hingga pembentukan holding logistik nasional sesuai roadmap yang telah ditetapkan.

Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Holding Nasional

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menilai Konsolidasi Logistik BUMN menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem logistik Indonesia.

Ia optimistis sinergi antarpelaku logistik milik negara akan memperkuat konektivitas rantai pasok, menekan biaya distribusi, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Sebagai bagian dari konsolidasi, tujuh entitas logistik BUMN akan bergabung dalam satu perusahaan. Entitas tersebut meliputi PT Multi Terminal Indonesia, PT Prima Indonesia Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik, PT KBN Prima Logistik, PT Varia Usaha Dharma Segara, dan PT Krakatau Jasa Logistik. Dalam proses tersebut, MTI ditunjuk sebagai entitas penerima penggabungan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Faruq Hidayat, menegaskan pihaknya siap memperkuat layanan logistik terpadu melalui integrasi konektivitas pelabuhan, kawasan industri, dan wilayah hinterland.

Melalui Konsolidasi Logistik BUMN, pemerintah berharap tercipta sistem logistik nasional yang semakin efisien, terintegrasi, dan kompetitif. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu mengoptimalkan aset BUMN, memperkuat rantai pasok nasional, menurunkan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat regional maupun global. []

Continue Reading