DESTINASI
Royal Ambarrukmo Yogyakarta: Tawarkan Kemewahan Modern Berbalut Warisan Budaya
MEDIABUMN.COM, Jakarta – Di tengah pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan yang semakin kompetitif di Yogyakarta, Royal Ambarrukmo Yogyakarta tampil sebagai salah satu ikon hospitality yang mampu mempertahankan reputasi sekaligus memperkuat posisi sebagai destinasi hotel bintang lima berkelas internasional.
Memiliki sejarah panjang dalam industri perhotelan di Yogyakarta, Hotel ini berdiri di kawasan bersejarah yang dahulu menjadi bagian dari Pesanggrahan Kedhaton Ambarrukmo, sebuah kediaman keluarga kerajaan yang sarat nilai budaya dan sejarah. Lokasi tersebut memberikan karakter unik yang tidak dimiliki hotel lain.
Dengan bangunan yang memiliki historical tinggi, Hotel yang mengusung konsep luxury heritage hotel ini bisa dikatakan sebagai salah satu jendela budaya Yogyakarta.

Mengusung konsep luxury heritage hotel sebagai salah satu icon jendela budaya Yogyakarta
Bangunan Royal Ambarrukmo Yogyakarta Berdampingan dengan Pendopo Agung yang telah berdiri sejak zaman Sri Sultan Hamengkubowono II (Sekitar Tahun 1792-1812) sehingga menjadi magnet bagi para tamu/grup yang akan stay maupun meeting.
Bahkan Pendopo tersebut pun juga telah memikat daya tarik Mantan Presiden RI ke 7 Joko Widodo untuk melangsungkan pernikahan putranya pada Desember 2022 silam. Portofolio besar ini tentunya menjadi keunggulan Royal Ambarrukmo dibanding hotel lain di Yogyakarta.
Sehingga masyarakat di Indonesia semakin mengetahui keberadaan Royal Ambarrukmo Yogyakarta sebagai Hotel yang bukan hanya unggul dalam segala layanan maupun fasilitas namun juga sebagai hotel yang masih mengedepankan nilai historical sejarah Yogyakarta yang tinggi.

General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, I Gede Sujana
Menurut General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, I Gede Sujana, konsep luxury heritage hotel menjadi fondasi utama dalam pengembangan bisnis hotel. Manajemen menggabungkan kenyamanan modern dengan kekayaan budaya Jawa dalam setiap aspek layanan.
“Inilah yang menjadi pembeda Royal Ambarrukmo dengan Hotel lain yaitu nilai budaya. Royal Ambarrukmo terus berkomitmen untuk mengedepankan nilai-nilai budaya kepada para tamu, sehingga bukan hanya menghadirkan pelayanan dan fasilitas mewah semata seperti pada hotel pada umumnya. Hal ini tentu menjadi keunggulan Royal Ambarrukmo Yogyakarta,” ujar I Gede Sujana kepada MediaBUMN.com.
Dengan tegas ia mengatakan bahwa pengalaman tamu menjadi prioritas utama dalam strategi operasional hotel. Pendekatan tersebut membuat hotel mampu menjaga loyalitas pelanggan sekaligus menarik segmen pasar baru, baik dari wisatawan domestik maupun internasional.
“Tidak hanya menghadirkan pelayanan terbaik dan layanan akomodasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang autentik, dan elegan, maka tamu pun merasa nyaman. Alhasil para tamu pun selalu berkesan dengan pelayanan yang disuguhkan oleh Royal Ambarrukmo,” jelasnya.
Royal Ambarrukmo sangat sadar bahwa pelayanan menjadi faktor utama dalam industri hospitality. Oleh karena itu, Royal Ambarrukmo menempatkan kualitas layanan sebagai prioritas utama dalam operasional hotel.
“Kami menerapkan konsep gracious Javanese hospitality, yaitu pelayanan yang menggabungkan keramahan khas budaya Jawa dengan standar layanan internasional. Dimana konsep tersebut menekankan keramahan tulus, pelayanan personal, respons cepat, profesionalisme tinggi, perhatian terhadap detail,” jelas I Gede Sujana.
Ia menambahkan jika setiap tamu mendapatkan pengalaman layanan yang personal sejak proses check-in hingga check-out. Tim hotel juga memastikan setiap kebutuhan tamu dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.
Selain itu, menurutnya pelatihan karyawan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan. Manajemen secara rutin meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui program pengembangan profesional. Strategi tersebut memperkuat reputasi hotel sebagai penyedia layanan hospitality premium di Indonesia.


