Connect with us

HIGHLIGHT BUMN

Kepala BP BUMN “Spill” Syarat jadi Bos BUMN!

Berita BUMN Terbaru

Published

on

Syarat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi perusahaan BUMN kini menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks. Perubahan ekonomi global, percepatan transformasi digital, hingga tuntutan tata kelola modern membuat pemimpin perusahaan negara harus memiliki kapasitas yang jauh lebih kuat dibanding sebelumnya.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa syarat jadi direksi BUMN tidak hanya sebatas kemampuan manajerial. Para pemimpin BUMN juga wajib memiliki integritas, kepemimpinan kuat, serta kemampuan mengeksekusi strategi secara disiplin dan terukur.

Hal tersebut disampaikan Dony dalam kegiatan Director Onboarding Program yang berlangsung pada Kamis (21/05). Program tersebut menjadi bagian dari upaya BP BUMN dan Danantara dalam memperkuat kualitas kepemimpinan perusahaan negara.

“Direksi BUMN harus memiliki kepemimpinan yang kuat, integritas, dan kemampuan mengeksekusi strategi secara disiplin,” ujar Dony.

Menurutnya, direksi BUMN harus mampu membaca situasi bisnis secara cepat dan mengambil keputusan strategis di tengah tekanan pasar yang dinamis. Selain itu, kemampuan strategic thinking dan project management juga menjadi kompetensi penting agar transformasi perusahaan berjalan efektif.

Syarat jadi Direksi BUMN

Dony menekankan bahwa posisi direksi bukan sekadar jabatan struktural. Jabatan tersebut membawa tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi negara dan masyarakat

Karena itu, para direksi dituntut mampu membangun budaya kerja yang sehat, menjaga transparansi, dan memperkuat tata kelola perusahaan. Kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi solusi juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing BUMN di tengah perubahan global.

Dalam Director Onboarding Program, BP BUMN turut memperkuat perspektif kepemimpinan agar seluruh direksi memiliki visi yang sejalan. Pemerintah ingin setiap perusahaan negara bergerak dengan arah transformasi yang terukur, profesional, dan berorientasi jangka panjang.

Selain leadership, ketahanan mental dan kemampuan membangun kepercayaan pemangku kepentingan juga menjadi syarat penting. Direksi harus mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan strategi bisnis berjalan konsisten.

BP BUMN bersama Danantara menilai penguatan kualitas kepemimpinan menjadi fondasi utama dalam menciptakan BUMN yang kompetitif. Dengan hadirnya pemimpin yang profesional, visioner, dan adaptif, perusahaan negara diharapkan mampu memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Program penguatan kepemimpinan tersebut juga menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan transformasi BUMN berjalan sehat, transparan, dan berkelanjutan di tengah persaingan global yang semakin ketat. []

Continue Reading