Connect with us

Energi & Tambang

MIND ID Bidik Industrialisasi Tambang, Tak Lagi Sekadar Gali dan Jual!

Berita BUMN Terbaru

Published

on

industrialisasi tambang

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, mendorong perubahan besar dalam pengelolaan sumber daya mineral dan batu bara nasional. Perusahaan tidak ingin kekayaan tambang Indonesia berhenti pada aktivitas ekstraksi dan penjualan komoditas.

MIND ID kini mengarahkan pengelolaan sumber daya alam menuju penciptaan nilai tambah. Strategi tersebut menempatkan mineral dan batu bara sebagai fondasi bagi pengembangan industri nasional.

Division Head of Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika mengatakan, kekayaan sumber daya alam harus memberi manfaat ekonomi yang lebih luas. Menurut dia, pengelolaan mineral perlu mendukung penguatan kedaulatan ekonomi Indonesia.

“MIND ID ingin mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam untuk memperkuat kedaulatan ekonomi,” ujar Selly di Jakarta.

Industrialisasi Tambang Jadi Strategi MIND ID

MIND ID melihat hilirisasi sebagai bagian penting dari transformasi sektor pertambangan. Perusahaan mendorong pengolahan mineral di dalam negeri hingga menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Langkah tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk membangun rantai industri yang lebih terintegrasi. Indonesia pun memiliki kesempatan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor komoditas mentah.

Strategi ini juga membutuhkan dukungan teknologi dan investasi. Karena itu, MIND ID membuka ruang kemitraan dengan pelaku industri dan investor global.

Kemitraan tersebut dapat mempercepat transfer teknologi. Kerja sama internasional juga dapat memperluas akses pasar bagi produk hasil hilirisasi mineral Indonesia.

Selly menilai integrasi rantai nilai mineral strategis dapat menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pertambangan tidak lagi berdiri sebagai sektor ekstraktif. Sektor ini dapat berkembang menjadi ekosistem industri yang saling terhubung.

Indonesia memiliki modal besar untuk menjalankan transformasi tersebut. Data Badan Geologi menunjukkan Indonesia memiliki sekitar 42 persen cadangan nikel dunia. Indonesia juga memiliki cadangan timah terbesar di dunia.

Selain itu, Indonesia memiliki cadangan besar untuk komoditas bauksit, emas, tembaga, dan batu bara. Potensi tersebut menjadi modal penting untuk membangun industri berbasis sumber daya alam.

Namun, kekayaan mineral memiliki batas. Cadangan tambang tidak akan bertambah seiring eksploitasi. Karena itu, Indonesia perlu mengubah orientasi pengelolaannya.

Nilai ekonomi tidak cukup hanya berasal dari penjualan hasil tambang. Pengolahan lanjutan dapat menciptakan produk bernilai lebih tinggi. Industri turunan juga berpotensi membuka lapangan kerja dan memperkuat rantai pasok nasional.

MIND ID mendapat mandat untuk memperkuat penguasaan sumber daya alam strategis. Peran tersebut mencakup optimalisasi cadangan mineral dan batu bara untuk kepentingan nasional.

Melalui strategi tersebut, MIND ID ingin membawa sektor pertambangan menuju tahap baru. Industrialisasi tambang menjadi salah satu jalan untuk mengubah kekayaan alam menjadi kekuatan industri.

Transformasi itu pada akhirnya tidak hanya mengejar volume produksi. MIND ID juga mengejar nilai tambah, penguasaan teknologi, investasi, dan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia. []

Continue Reading