DESTINASI
Herman Courbois General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta – Figur Sejuta Pengalaman & Inovasi di Industri Perhotelan Tanah Air
PERJALANAN KARIR
Perjalanan panjang seorang Herman Courbois pada industri perhotelan di tanah air telah mengasah kemampuan dan pengalamannya dalam memberikan berbagai strategi dalam memenangi persaingan bisnis perhotelan.
Boleh dikatakan Royal Ambarrukmo Yogyakarta sangat beruntung memiliki figur Herman Courbois yang memiliki segudang inovasi akan bisnis perhotelan yang pada akhirnya mampu membuat owner tersenyum lebar karena target bisnis selalu tercapai bahkan melampaui.
Kemampuan Herman dalam mengelola industri perhotelan bukan sekejap mata hingga berada pada posisi saat ini. Herman di usia yang masih sangat muda sudah terbiasa bekerja. Dimana Pria asal Belanda ini sejak usia 12 tahun sudah memiliki ketertarikan pada industri perhotelan dengan memulai bekerja mencuci piring yang dilakukannya tiap akhir pekan.
“Sejak usia 12 tahun saya sudah tertarik untuk bekerja! Paruh waktu saya di akhir pekan Sabtu dan Minggu saya bekerja di Restoran sebagai tenaga pencuci piring,” kenang Herman.
Bahkan, lanjut Herman, di saat liburan sekolah pun dirinya lebih memilih bekerja dibanding menikmati libur seperti teman-teman lainnya. Ia memilih berkeliling Eropa untuk mencari pekerjaan.
“Ketika libur saya lebih memilih untuk bekerja. Selain mencuci piring saya juga pernah bekerja di sebuah restoran sebagai tenaga pemotong sayuran,” imbuh Herman.
Herman mengaku selalu menikmati pekerjaan yang ia lakukan layaknya sebuah hobi, sehingga ia selalu berhasil menyelesaikan seluruh pekerjaannya dengan sangat baik. Bahkan di waktu luang ia tidak jarang meluangkan waktu untuk belajar dan meng-upgrade kemampuannya dalam bekerja.
Herman menempuh pendidikan perhotelan di Amsterdam Belanda. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, ia tetap menyempatkan waktu luangnya untuk bekerja, hingga pada akhirnya pada tahun 1995 ia memutuskan untuk melakukan magang ke Negara Asia dan ia menjatuhkan pilihannya ke Indonesia.
Asia, imbuh Herman, memiliki banyak peluang dan potensi yang sangat baik, karena industri perhotelan dan pariwisata tengah berkembang dengan pesat.
Pertama kali ke Indonesia tahun 1995, Herman bekerja magang di Hotel Omni Batavia Jakarta (sekarang Mercure Jakarta Batavia) dan memilih kembali melanjutkan karirnya di Indonesia.
Herman telah melewati berbagai lika-liku dan dinamika bekerja selama berkarir di Indonesia, mulai dari level bawah hingga berada pada level puncak yaitu sebagai General Manager Hotel.
Berbagai skill yang dimiliki Herman dalam industri perhotelan dan pariwisata antara lain yaitu; Tourism, Yield Management, Hotel Booking, Food & Baverage, Restaurant Management, Front Office, Pre Opening Experience, Catering dan Revenue Analysis.
Dengan skill dan pengalaman yang mumpuni tersebut, Ia tercatat pernah bekerja di berbagai hotel dengan brand ternama di Indonesia dengan berbagai posisi strategis.
Ia pernah bekerja sebagai Executive Assistant Manager di Novotel Batam, General Manager di Aston Palembang dan Grand Aston City Medan, General Manager di Premier Solo, General Manager di Best Western Beach Makassar, General Manager di Doubletree Hilton Jakarta, General Manager Alila Solo dan sudah 3 tahun ini Herman tercatat sebagai General Manager di Royal Ambarrukmo Yogyakarta.
Dengan pengalaman panjang tersebut, maka tidak mengherankan jika ia sangat sukses bersama Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang saat ini ia pimpin. Bukan hanya memajukan bisnis Hotel semata, Herman juga telah memberikan ilmu dan menularkan pengalamannya kepada seluruh SDM yang bekerja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta. []


