Connect with us
pertamina

DESTINASI

Wajah Baru The Papandayan: The Luxury Hotel Bintang Lima Tawarkan Experince yang Jauh Lebih Menyenangkan

CHRIESTIAN

Published

on

The Papandayan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Bandung telah menjelma menjadi salah satu destinasi favorit untuk pariwisata dan MICE. Bicara tentang Pariwisata Bandung, tentu tidak terlepas dari komponen industri perhotelan di dalamnya. Bak menjamur, Bandung kini makin disesaki oleh beragam hotel dengan beragam konsep yang ditawarkan.

Persaingan tentunya tidak dapat terelakan, namun persaingan hotel-hotel di Bandung masih dinilai sangat kompetitif, artinya setiap hotel memiliki keunggulan dan pangsa pasarnya masing-masing sehingga hal ini mendorong persaingan yang jauh lebih sehat dan tentunya mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih positif.

Namun demikian, hotel yang memiliki eksistensi panjang dan pengalaman terbaik tentu menjadi value sekaligus memiliki tempat di hati masyarakat. Tidak banyak hotel di Bandung yang memiliki historical yang hingga kini masih tetap eksis dan terus mentransformasikan seluruh layanannya sehingga relevan dengan kebutuhan zaman.

Salah hotel yang masih tetap eksis adalah The Papandayan. Perjalanan panjang The Papandayan selama 35 tahun pada industri perhotelan di Bandung telah mengasah kemampuan dan pengalaman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu.

Kehadiran The Papandayan menjadi salah satu bukti eksistensi bahwa hotel ini sangat concern terhadap segala perubahan dan terus menjawab segala tantangan yang ada.

Terlebih saat ini, The Papandayan telah bersolek dengan wajah baru-nya menjadi The Luxury Hotel bintang 5, dimana hotel yang terletak di Jl. Gatot Subroto No.83 Bandung ini telah melakukan sejumlah renovasi yang sangat ciamik pada sejumlah kamar-kamar dan segala fasilitas pendukungnya seperti ballroom, meeting room, dsb.

WAJAH BARU

Menurut Event & Brand Manager The Papandayan, Muhammad M. Fikri, meskipun The Papandayan memiliki usia yang tidak lagi muda, namun hotel ini terus melakukan inovasi dan perbaikan baik itu dari sisi interior kamar dengan melakukan sejumlah renovasi dan juga terus meningkatkan pelayanannya sehingga The Papandayan mampu bersaing secara kompetitif di tengah ketatnya persaingan.

The Papandayan memiliki total kamar sebanyak 172 kamar, yang terdiri dari the classic room, the premier, the suite sampai ambassador. Setiap kamar kini memiliki tampilan baru dengan penggantian karpet, wallpaper, sofa cover, pencahayaan, serta penambahan daybed pada suite room, yang semakin menambah kenyamanan para tamu. Untuk kamar tipe The Classic papandayan adalah sebagai tipe terendah pun sudah ada bathtub nya.

The Papandayan

Selain kamar, The Papandayan juga melakukan renovasi pada fasilitas ruangan serba guna diantaranya adalah renovasi pada Ballroom yaitu, Suagi Ballroom, yang berukuran 30 x 18 meter dan mampu menampung hingga 2.000 tamu untuk resepsi, kini tampil lebih modern dengan pembaruan pada wallpaper, karpet, ceiling, serta pencahayaan. Ballroom ini juga telah dilengkapi dengan empat layar LED permanen berukuran besar untuk meningkatkan pengalaman acara yang digelar di sana.

Selain Suagi Ballroom, ruang pertemuan lainnya seperti Cimanuk Room dan 14 ruang pertemuan tambahan juga mengalami peningkatan fasilitas, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kegiatan bisnis..

The Papandayan, imbuh Fikri memiliki konsep business hotel dimana hotel ini memiliki beragam kapasitas ballroom dan meeting room yang mampu mengakomodir segala kebutuhan MICE.

Namun ke depan, lanjut Fikri, The Papandayan akan terus memperluas marketnya terutama pada market Free & Independent Traveler (FIT) dalam hal ini adalah market family (leisure) dimana, The Papandayan telah melakukan sejumlah renovasi untuk mendukung pelayanan pada market ini seperti pada fasilitas restoran dan kolam renang.

The Papandayan ke depannya akan membawa konsep “a balance in life” yang merupakan brand identity yang harapannya bukan hanya dari segi bisnis saja yang dibidik namun bagaimana The Papandayan mampu memenuhi dari segi rekreasi atau leisure.

“Ke depan kami berharap The Papandayan bukan hanya dominan pada market bisnis saja namun mampu menjadi pilihan bagi tamu-tamu keluarga atau leisure dengan sejumlah fasilitas terbaik yang dimiliki. Di tahun 2030 kami membidik visi menjadi The Luxury Boutiqie Hotel,” ujar Fikri ketika ditemui redaksi MediaBUMN pada acara Media Gathering The Papandayan di Bandung yang berlangsung pada 7-8 Februari 2025.

Fikri menambahkan jika The Papandayan saat ini memiliki kolam renang air hangat dengan suhu sekitar 37°C sehingga para tamu jauh merasa nyaman ketika melakukan aktivitas berenang di tengah udara kota Bandung yang dikenal sangat Sejuk.

“Selain itu, The Papandayan juga menawarkan fasilitas playground untuk anak-anak sehingga para orang tua yang membawa anaknya menginap merasa senang dengan kehadiran fasilitas ini dan juga tentunya setiap weekend kita buat beberapa activity untuk anak-anak,” tambah Fikri.

Fasilitas lainnya yang tidak kalah seru adalah Tropical Garden yang berada di tengah bangunan hotel, dimana para tamu bisa bersantai menikmati atmosphere hutan dengan ditemani derasnya suara air terjun dan pemandangan ikan koi yang sangat menarik.

The Papandayan

Selain itu, fasilitas lain yang terus dibenahi manajemen The Papandayan adalah SPA Edelweiss yang dikelola secara profesional oleh Tirta Ayu.

“Yang menarik di The Papandayan adalah mungkin kami satu-satunya hotel yang memiliki kolam Jacuzzi terbesar di Bandung,” ungkap Fikri.

Terkait event musik regular, The Papandayan terus mempertahankan event ini sebagai salah satu destinasi musik yang digarap dengan serius seperti annual event yaitu The Papandayan Jazz Festival, International Jazz Competition dan juga event-event musik yang disajikan secara weekly.

“Kami akan terus mempertahankan event jazz yang sejak dahulu sudah terselenggarakan di hotel ini dan kami turut berbangga diri bahwa The Papandayan telah melahirkan banyak musisi-musisi jazz yang melegenda,” tutup Fikri. []

Continue Reading