Connect with us
pertamina

Energi & Tambang

TJSL PLN Jangkau 700 Ribu Lebih Penerima Manfaat Sepanjang 2025

Berita BUMN Terbaru

Published

on

TJSL PLN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) terus memperkuat perannya sebagai motor pembangunan berkelanjutan nasional. Sepanjang 2025, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, perusahaan berhasil menjangkau lebih dari 701 ribu penerima manfaat lewat ribuan kegiatan sosial, ekonomi, dan lingkungan di seluruh Indonesia. Capaian ini mempertegas kontribusi strategis TJSL PLN dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025, sebanyak 1.627 program telah direalisasikan di 38 provinsi. Program-program tersebut melibatkan lebih dari 23 ribu pelaku UMK dan menyerap 34 ribu tenaga kerja lokal. Pendekatan ini memperluas dampak sosial sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Menurut Darmawan, PLN tidak hanya bertugas menyediakan listrik andal, tetapi juga bertanggung jawab menjadi agen transformasi sosial. Setiap inisiatif TJSL dirancang berbasis prinsip creating shared value, sehingga memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian.

TJSL PLN Dorong Pendidikan, Lingkungan, dan UMKM

Fokus utama TJSL PLN diarahkan pada tiga sektor strategis, yaitu pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMKM. Ketiganya menjadi pilar penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada sektor pendidikan, PLN menjalankan program digitalisasi pembelajaran, pemberian beasiswa, hingga pelatihan vokasi. Salah satu inisiatif unggulan ialah pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sandjaja, Kabupaten Bogor. Program ini menyediakan sekitar 3.900 porsi makanan bergizi setiap hari bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Selain itu, ratusan tenaga kerja lokal turut terlibat dalam operasional harian dapur gizi.

Di bidang lingkungan, PLN memperkuat komitmen melalui pelestarian ekosistem darat dan laut, pengelolaan Fly Ash Bottom Ash (FABA), pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, serta pemanfaatan biomassa sebagai co-firing pembangkit. Program ini tidak hanya menekan emisi, tetapi juga membuka peluang usaha baru di masyarakat.

Sementara itu, pengembangan UMKM difokuskan pada penguatan kapasitas usaha, akses pembiayaan, serta peningkatan daya saing produk. Melalui pendampingan berkelanjutan, PLN membantu pelaku usaha kecil naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

PLN juga memperluas program sambung listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera. Sepanjang 2025, lebih dari 8.000 keluarga di 12 provinsi memperoleh akses listrik. Program ini membuka peluang peningkatan kualitas hidup, produktivitas, dan akses pendidikan.

Darmawan menegaskan bahwa keadilan energi menjadi bagian penting dalam agenda sosial PLN. Listrik bukan sekadar fasilitas, tetapi fondasi utama bagi pembangunan manusia dan ekonomi.

Melalui sinergi lintas sektor dan kolaborasi pemangku kepentingan, PLN optimistis dampak TJSL akan terus meningkat. Program sosial yang terintegrasi diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan sosial. []

Continue Reading