Connect with us

Jasa Keuangan

Rekomendasi Saham BUMN, Danantara Buka Momentum Penguatan Pasar Modal RI

Berita BUMN Terbaru

Published

on

Rekomendasi saham

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Rekomendasi saham BUMN kembali menarik perhatian investor setelah Danantara Indonesia membuka peluang memperbesar investasi di pasar modal. Sejumlah emiten berkapitalisasi besar berpotensi memperoleh sentimen positif dari strategi tersebut.

Lima saham yang menjadi perhatian pasar meliputi Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Telkom Indonesia (TLKM), dan Aneka Tambang (ANTM).

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, memandang koreksi harga saham sebagai peluang investasi jangka panjang. Menurutnya, sejumlah perusahaan BUMN masih memiliki fundamental kuat meskipun pasar menghadapi tekanan.

Rosan juga menyoroti valuasi saham perbankan yang berada pada tingkat menarik dibandingkan perusahaan sejenis.

Pandangan tersebut memperkuat optimisme terhadap prospek emiten pelat merah. Namun, keputusan investasi Danantara tetap membutuhkan analisis dan pertimbangan menyeluruh.

Rekomendasi Saham BMRI, BBRI, BBNI, TLKM dan ANTM

Sektor perbankan menjadi salah satu pilihan menarik karena memiliki peran penting dalam pembiayaan ekonomi nasional.

Bank Mandiri atau BMRI memiliki bisnis pembiayaan korporasi yang kuat. Perusahaan juga memiliki peluang pertumbuhan melalui ekspansi kredit dan pengembangan layanan digital.

Sementara itu, BBRI menawarkan eksposur besar terhadap pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Segmen tersebut menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi domestik.

BBNI turut menarik perhatian melalui transformasi bisnis, penguatan pembiayaan, serta strategi optimalisasi permodalan.

Selain perbankan, TLKM memiliki prospek jangka panjang melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi dan pusat data.

Pertumbuhan kebutuhan layanan digital nasional berpotensi membuka peluang bisnis baru bagi perusahaan telekomunikasi tersebut.

Di sektor pertambangan, ANTM menawarkan eksposur terhadap komoditas mineral strategis, termasuk emas dan nikel.

Pengembangan hilirisasi mineral juga dapat memperkuat prospek bisnis ANTM seiring meningkatnya kebutuhan industri bernilai tambah.

Momentum pasar terlihat pada perdagangan Selasa (20/10/2026), ketika indeks IDXBUMN20 melonjak 9,63%.

Pada hari yang sama, BBRI menguat 9,84%, BMRI naik 9,82%, dan TLKM melonjak 16,38%. ANTM juga meningkat 10,48%, sedangkan BBNI menguat 8,78%.

Penguatan tersebut mencerminkan peningkatan optimisme pasar terhadap sejumlah saham BUMN.

Meski demikian, kenaikan harga tidak membuktikan adanya pembelian langsung oleh Danantara pada masing-masing saham.

Investor tetap perlu mempertimbangkan laporan keuangan, valuasi, potensi dividen, serta prospek pertumbuhan perusahaan.

Selain itu, pergerakan suku bunga, nilai tukar rupiah, dan kondisi ekonomi global masih dapat memengaruhi pasar saham.

Strategi pembelian bertahap dapat menjadi pendekatan untuk mengelola risiko, terutama ketika volatilitas pasar masih tinggi.

Ke depan, minat investasi institusional berpotensi memperkuat likuiditas dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

Dengan fundamental yang sehat dan pengelolaan risiko terukur, saham BUMN tetap menawarkan peluang investasi jangka panjang bagi pelaku pasar. []

Continue Reading