HIGHLIGHT BUMN
Asuransi Asei Indonesia: Fokus menjaga Pertumbuhan Kinerja dan Perbaikan Bisnis Proses di tengah Sejumlah Tantangan
PENEGASAN POSTIONING ASEI
Sebagai perusahaan yang tergabung dalam asosiasi internasional Berne Union dan Aman Union, Asei menjadi bagian dari Trade Committee (Export Credit Guarantee) untuk Keanggotaan Indonesia pada Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Agus menyampaikan, pada beberapa kesempatan Asei terlibat aktif mewakili Indonesia dalam Export Credit Forum yang diselenggarakan oleh OECD. Pada tanggal 29 September 2025 lalu, Asei juga diminta untuk menjadi salah satu narasumber dalam acara BRICS (Re)Insurance Task Force Virtual Meeting, dimana acara ini mempertemukan berbagai lembaga keuangan termasuk Export Credit Agency (ECA) dari negara-negara BRICS untuk membahas penguatan kerja sama dalam menghadapi tantangan global.
“Kesempatan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan peran Asei di forum internasional dan sekaligus dapat mendorong terhadap pengembangan layanan produk asuransi perdagangan melalui kolaborasi strategis diantara negara-negara anggota sehingga dapat mendukung program strategis peningkatan ekspor nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Agus.
Dalam kesempatan yang sama, Corporate Secretary PT Asuransi Asei Indonesia, Ucu Abdul Barri kembali menegaskan postioning Asei sebagai Export Credit Agency (ECA) nasional dengan fokus bisnis pada Asuransi Keuangan.
“Penegasan ini menjadi penting agar arah pengembangan perusahaan tetap sejalan dengan mandat pemerintah, sekaligus memperkuat diferensiasi Asei dibandingkan dengan entitas asuransi lainnya, khususnya dalam ekosistem BUMN,” tegas Barri.
Terkait dengan rencana konsolidasi asuransi BUMN yang mulai diarahkan pada bentuk yang lebih terstruktur, Barri menyampaikan bahwa diferensiasi peran dan kontribusi Asei sudah jelas, sehingga keberadaannya dapat terlihat nyata dan memberikan nilai tambah di dalam ekosistem industri asuransi BUMN.
Sejalan dengan roadmap Asei tahun 2025-2029, penguatan ekosistem ekspor menjadi salah satu inisiatif utama yang dijalankan Asei melalui peningkatan berbagai kerja sama strategis, baik dengan lembaga pemerintah, perbankan, lembaga keuangan non bank, asosiasi, maupun mitra strategis internasional.
“Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam menyediakan layanan proteksi kepada para pelaku ekspor, sehingga mampu memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk nasional, serta memperkuat kontribusi ekspor terhadap perekonomian Indonesia,” tutup Barri. []


