Connect with us
PERTAMINA

Transportasi

Utang Merpati Airlines Capai Rp10,9 Triliun, Resmi Dinyatakan Bangkrut!

Published

on

Utang Merpati Airlines

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Utang Merpati Airlines ternyata masih ‘menggunung’ setelah resmi ditetapkan bangkrut atau pailit.

Penetapan bangkrutnya maskapai pelat merah ini sudah dilakukan oleh pengadilan, dan masih menyisakan utang yang cukup besar.

Berdasarkan data dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), total utang Merpati Airlines mencapai Rp10,9 triliun dengan ekuitas negatif Rp1,9 triliun.

Sementara hingga pembatalan perjanjian damai, belum juga ada calon investor yang mau menyediakan pendanaan untuk maskapai ini.

Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, dengan batalnya perjanjian homologasi itu, maka kewajiban pihak maskapai akan diselesaikan dengan cara menjualan seluruh aset perseroan.

Selain untuk penyelesaian utang Merpati Airlines, penjualan aset ini juga akan digunakan untuk membayar pesangon seluruh mantan karyawan.

“Untuk sistem penjualan aset Merpati ini akan dilakukan melalui mekanisme lelang. Hal itu sesuai dengan penetapan Pengadilan Negeri Surabaya untuk memenuhi keadilan bagi seluruh pihak terkait,” ujar Yadi Jaya Ruchandi, dikutip Kamis (9/6/2022).

Untuk itu, ia berharap seluruh pihak mau mendukung semua proses hukum yang berlangsung di pengadilan, terutama dalam penyelesaian utang piutang.

Sebelumnya, PN Surabaya telah membatalkan perjanjian perdamaian Merapti Airlines pada Kamis 2 Juni lalu, sehingga sudah ada payung hukum untuk mempercepat proses pembubaran.

PN juga telah menunjuk Hakim Pengawas yaitu Gunawan Tri Budiono, dan juga jasa kurator yang akan menjalankan proses kepailitan Maskapai Merpati.

Hakim Pengawas bertugas untuk mengawasi pengurusan dan pemberesan harta debitur, sedangkan Kurator adalah Balai Harta Peninggalan atau orang perseorangan yang memiliki izin.

Untuk diketahi Merpati Airlines merupakan perusahaan pelat merah yang sudah tidak beroperasi dalam 8 tahun terakhir, atau sejak tahun 2014.

Bahkan sertifikat pengoperasian atau AOC pada perusahaan ini yang merupakan syarat utama untuk operasional pesawat telah dicabut pada tahun 2015.

Pada November 2018 lalu, telah dilakukan Perjanjian Perdamaian yang disahkan oleh Pengadilan Niaga Surabaya.

Dalam hal itu, disepakati bahwa pembayaran utang Merpati Airlines kepada pihak ketiga dan juga pembayaran pesangon karyawan akan dimulai setelah perusahaan kembali beroperasi.

Namun setelah 4 tahun berjalan, BUMN Aviasi ini ternyata tak punya kekuatan untuk kembali bangkit dan terpaksa ditutup.

Bangkrutnya Merpati Airlines sekaligus menambah daftar maskapai Indonesia yang akhirnya gulung tikar.

Sebelumnya sudah ada beberapa perusahaan aviasi yang bubar karena bangkrut, yaitu Adam Air, Linus Airways, Batavia Air, Mandala dan juga Bouraq Indonesia Airlines. []

Continue Reading

Transportasi

Operasional Garuda Pasca PKPU, Terbangkan 70 Pesawat Per Hari

Published

on

Operasional Garuda

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Operasional Garuda Indonesia dipastikan bakal tetap lanjut setelah sempat terancam gulung tikar akibat utang.

Setelah adanya kesepakatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), maka operasional Gadura kembali dioptimalkan untuk melayani berbagai rute penerbangan.

Bahkan pihak Maskapai dengan semua lessor telah sepakat untuk menerbangkan 70 pesawat per hari rute domestik dan mancanegara.

Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra mengatakan jumlah ini sudah mencukupi untuk operasional Garuda dalam memastikan pemulihan bisnis pasca PKPU.

Dengan penerbangan 70 pesawat per hari, Irfan berharap kebutuhan publik untuk terbang bisa terlayani dengan baik.

“Karena jumlah pesawat yang beroperasi selama ini masih kurang, kami banyak sekali mendapat complain dari penumpang. Maka harapan kami bisa menerbangkan 70 pesawat per hari agar frekuensinya bertambah,” kata Irfan dalam program Market Review, Rabu (22/6/2022).

Untuk operasional Garuda pasca PKPU, ia menyebut sejak hari Jumat pekan lalu, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengefektifkan armada pesawat.

Namun ia juga menyebut bahwa persoalan pesawat ini tidak bisa dipersiapkan secara langsung, karena pihak maskapai harus menunggu slot dari bagian maintenance facility.

Sementara bagian maintenance juga perlu mempersiapkan sparepart yang dibutuhkan agar pesawat benar-benar dalam kondisi siap terbang.

“Mesti dipersiapkan semua agar penerbangan 70 pesawat ini tidak hanya sekadar kewajiban saja, tapi juga menjadi peluang agar kita bisa meningkatkan kinerja yang selama ini mengalami penurunan,” tambahnya.

Terkait rute yang akan dilayani, emiten berkode GIAA ini hanya akan menerbangkan pesawat ke rute yang menghasilkan profit paling tinggi.

Namun pihak maskapai tetap menerbangkan pesawat ke beberapa rute dengan profit rendah sebagai kewajiban accessibllity.

Ia menyebut fokus operasional Garuda pasa PKPU untuk jalur domestik di adalah kawasan wisata seperti Bali, Surabaya, Medan, dan Ujung Pandang.

Namun perseroan bakal tetap memantau demand dan pergerakan ke berbagai wilayah agar jumlah penerbangan menuju wilayah tertentu bisa ditambah sesuai peningkatan traffic.

“Misalnya ke wilayah Labuan Bajo dan Lombok. Kemudian ke beberapa kota yang tadinya biasa saja tapi terjadi peningkatan traffic seperti Pontianak dan Jayapura, jadi kita akan fokus ke sana,” tandasnya. []

 

Continue Reading

Transportasi

Peresmian LRT Jabodebek Pada 17 Agustus Batal? Ini Penjelasan Adhi Karya dan KAI

Published

on

Peresmian LRT Jabodebek

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Peresmian LRT Jabodebek yang selama ini ditargetkan bakal digelar pada 17 Agustus 2022 nanti terancam batal.

Pasalnya ada beberapa hal yang masih harus dipastikan sebelum peresmian LRT Jabodebek atau Light Rail Transit ini dimulai.

Pihak Kementerian Perhubungan RI memperkirakan peresmian atau soft launchingnya baru akan dimulai pada akhir Desember tahun ini.

Hal itu disampaikan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI, Zulfikri yang menyebut bahwa pengoperasian teknis LRT Jabodebek sampai saat ini masih dalam pembahasan.

Menurut Zulfikri, jika melihat dari sisi kesiapan, soft launching berupa uji coba ini memang belum siap jika digelar di bulan Agustus, yang artinya tinggal 2 bulan lagi.

Ia menegaskan, operasional moda transportasi LRT ini harus benar-benar dipastikan siap, mulai dari sisi petugas, keamanan dan juga keselamatan penumpang.

“Jadi beroperasi harus dipastikan dulu keamanan dan keselamatannya, makanya menurut kami launching baru bisa dilakukan di Desember, kalau Agustus ini saya kira belum siap,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Terkait rencana peresmian LRT Jabodebek ini, sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah memastikan aspek keamanan dan keselamatannya.

Menurut Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, aspek keselamatan memang menjadi fokus utama dari pihaknya jelang operasional.

Untuk itu, BUMN Transportasi ini juga berinisiatif menjalin kerjasama dengan Basarnas dalam membangun kesiapan operasional LRT Jabodebek.

“Kita mengupayakan agar aspek keselamatannya terpenuhi, salah satunya bekerjasama dengan Basarnas untuk upaya preventif dan jika dibutuhkan contingency action,” ungkapnya.

Didiek menjelaskan moda transportasi ini dioperasikan di atas ketinggian, sehingga tingkat keselamatannya harus lebih terjaga dibandingkan kereta api biasa.

PERESMIAN LRT JABODEBEK DIPASTIKAN MUNDUR

Dihubungi terpisah, PT Adhi Karya Tbk selaku kontraktor yang menggarap proyek ini juga memberikan respon atas kemungkinan molornya jadwal peresmian LRT Jabodebek.

Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto mengatakan, pihaknya sebagai stakeholders pembangunan proyek masih menunggu keputusan Kemenhub.

“Terkait mundur atau tidaknya dari tanggal 17 Agustus nanti, itu semua Kementerian Perhubungan yang tentukan, kita tunggu saja,” kata Farid, Minggu (19/6/2022).

Di sisi lain, EVP LRT Jabodebek PT KAI, M Purnomosidi menjelaskan sejauh ini rencana soft launching di tanggal 17 Agistus nanti menurutnya masih memungkinkan.

Namun launching ini hanya dilakukan pada LP 1 dan LP 2 Cibubur Line, karena berbagai persyaratan yang dibutuhkan sudah siap.

Menurutnya, kendala yang masih dihadapi tim di lapangan sebelum uji coba dimulai adalah urusan persinyalan dan detail penyesuaian pintu di stasiun.

“Maka kami terus intens berkoordinasi dengan berbagai pihak, tapi untuk soft launching LP 1 dan LP 2 Cibubur Line Insyaallah bisa di tanggal 17 Agustus ini,” tutupnya. []

Continue Reading

Transportasi

Jalur Penyeberangan ASDP Segera Dibuka, Kebut Persiapan 2 Lintasan Rute Baru

Published

on

Jalur penyeberangan ASPD

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Jalur penyeberangan ASPD di dua lintasan yang baru akan segera dibuka oleh Pemerintah, untuk itu PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus melakukan persiapan di berbagai bidang.

Adapun dua jalur penyeberangan ASPD yang bakal dibuka oleh Kementerian Perhubungan adalah rute Jangkar-Lembar dan Jangkar-Kupang.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, rencana pembukaan rute ini sudah disosialisasikan bersama Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI.

Maka PT ASDP selaku BUMN Penyeberangan terus melakukan persiapan untuk mendukung operasional pelabuhan dan jalur baru ini.

“Untuk memastikan jalur penyeberangan ASDP ini berjalan lancar, kami melakukan persiapan. Mulai dari infrastruktur jalan, infrastruktur dermaga, armada kapal, system operasional, hingga sumber daya manusia,” jelas Shelvy Arifin dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya, persiapan dilakukan secara gotong royong bersama Kemenhub, Pemda Situbondo, Pemprov Jawa Timur, BPH Migas, serta stakeholder terkait lainnya.

Pihak ASDP juga mengapresiasi dukungan penuh pemerintah terhadap pembukaan jalur penyeberangan ASPD Jangkar-Lembar dan Jangkar-Kupang ini.

Dengan adanya rute ini, diharapkan dapat melancarkan arus transportasi angkutan orang dan barang Jangkar (Situbondo, Jawa Timur) dan Lembar (Nusa Tenggara Barat).

“Sosialisasi yang kami lakukan bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub menjadi bukti dukungan penuh pemerintah untuk dimulainya operasional Pelabuhan Penyeberangan Jangkar,” ungkapnya.

Shelvy Arifin menambahkan, dibukanya jalur penyeberangan ASDP ini adalah bagian dari upaya menjaga konektivitas jalur laut antarpulau di Indonesia.

Untuk diketahui Pelabuhan Jangkar terletak di Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jatim yang merupakan pelabuhan utama lintas penyeberangan regional dalam Provinsi yang memiliki beberapa tujuan ke daerah Sumenep.

Pelabuhan ini sudah dilengkapi dengan satu unit dermaga ferry berkapasitas 5 ribu GT dan parkir kendaraan dengan kapasitas hingga 300 unit.

Kemudian terminal penumpang untuk menampung 500 orang dan lokasi parkir khusus antar jemput dengan kapasitas 100 unit kendaraan.

Lintasan eksisting yang dilayani pelabuhan ini adalah jalur Jangkar – Kangean (88 mil), Jangkar – Kalianget (45 mil), dan Jangkar – Raas (82 mil). []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!