Usia 38 Tahun, Ario Bimo Jadi Direktur Keuangan BNI

oleh
Ario Bimo

Ario Bimo menjadi perbincangan hangat dikalangan bankir. Namanya mencuat setelah Kementerian BUMN menunjuknya menjadi Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) pada 30 Agustus 2019 lalu. Bahkan Ario Bimo pun mengaku sebelumnya tidak mendengar bisisk-bisik apa pun terkait penunjukannya.

Ario Bimo menjadi Direktur Keuangan BNI dalam usia yang terbilang masih sangat muda yaitu 38 tahun. Ia tercatat sebagai direktur termuda dalam jajaran direksi perusahaan pelat merah.

Ayah dua anak ini sudah berkarir di BNI selama 13 tahun hingga kini. Aria Bimo memulai karirnya memang sejak awal sudah di BNI. Dirinya bergabung dengan BNI sejak 2006 silam usai merampungkan pendidikan magister Engineering Management dari University of Technology Sydney.

Sebelum menjadi Direktur Keuangan, ia bertugas di jepang sebagai General Manager BNI Cabang Tokyo periode 2018-2019, serta Wakil Pimpinan Divisi BUMN & Institusi Pemerintah BNI pada tahun 2018.

“Saya syok karena tidak pernah terfikir bakal menjadi direksi di BNI,” ujarnya.

Aria Bimo berkomitmen penuh untuk bekerja dengan sepenuh hati membawa BNI berada dalam tren yang terus tumbuh. Sarjana Teknik Industri jebolan Trisakti ini mengaku akan bekerja keras memperkuat pondasi bisnis perusahaan dengan melakukan berbagai langkah optimalisasi hingga bisa lepas landas jauh lebih baik dalam beberapa tahun ke depan.

Ario Bimo Sukses di BNI Tokyo

Selama bertugas Tokyo, Ario Bimo memikiki tanggung jawab menangani BNI cabang Tokyo. Kinerjanya dinilai sangat baik, hal ini dibuktikan dengan keberhasilannya meningkatkan aset BNI menjadi US$ 868 juta. Dimana pada tahun 2018 pun aset BNI tumbuh 48 persen.

Keberhasilan tersebut berlanjut, dimana lisensi BNI sub cabang Osaka ditingkatkan dari sebelumnya hanya marketing officer berubah menjadi marketing serta pengelolaan dokumen untuk pembukaan rekening BNI Taplus.

Selain di BNI Tokyo, Bimo pernah juga bekerja di cabang luar negeri lainnya untuk program training yakni BNI cabang New York pada 2015 dan BNI Cabang Singapura pada 2017.

Untuk ke depannya ia sangat berharap bisa menjadi pemacu bagi anak-anak muda untuk semakin semangat menciptakan inovasi dan terobosan baru.

Industri perbankan sangat butuh anak-anak muda yang inovatif di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi,” ujarnya.

Pria penghobi basket dan golf itu tersebut tidak khawatir dengan orang-orang yang meragukan kemampuannya untuk menjabat sebagai direktur keuangan di bank BUKU IV itu.

“Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain, Jadi biarkan saja waktu yang akan membuktikan,” tutup Ario Bimo. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *