Akhir 2018 Tol Pejagan-Semarang Rampung

by

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terus mendorong kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk untuk merampungkan tol Pejagan sampai Semarang pada akhir tahun 2018 ini.

Hal tersebut diutarakan Rini usai melakukan peninjauan ke dua ruas tol Trans Jawa tersebut. Adapun ruas yang dimaksud adalah ruas Pejagan – Pemalang serta ruas Pemalang – Batang hingga Semarang.

Dalam kesempatan tersebut Rini didampingi oleh sejumlah perjabat terkait antara lain adalah Deputi Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Ahmad Bambang, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Gatot Trihargo, Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra, Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani serta Staf Khusus III Kementerian BUMN, Wianda Pusponegoro.

Terkait upaya percepatan penyelesaian ruas tol tersebut, Rini memberikan perhatian atas asepk keselamatan kerja serta aspek keselamatan bagi para pengguna jalan yang mencakup peneranagn, contour tanah dan marka jalan.

“Perkembangan proyek ini sudah sangat baik sekali terutama dari standarisasi Kementerian PUPR,” terangnya.

Ruas tol Pejagan – Pemalang membentang dari Pejagan di Jawa Barat hingga Pemalang di Jawa Tengah, ruas ini juga merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ruas Kanci – Pejagan dengan ruas Pemalang -Batang. Adapun pada ruas ini konsensinya merupakan PT Pejagan Pemalang Tol Road yang sahamnya saat ini dimiliki oleh PT Waskita Transjawa Toll Road sebagai salah satu anak perusahaan dari PT Waskita Toll Road.

Ruas ini diambil alih PT Waskita Toll Road pada tahun 2014, dan berprogres dengan cepat sehingga seksi 1 dan 2 dapat mulai beroperasi pada Juli 2016. Sementara seksi 3 dan 4 akan resmi beroperasi pada Juli tahun ini. Seksi 3 dimulai dari simpang susun Brebes Timur (Breksit) sampai ke simpang susun Adiwerna sepanjang 10,4 km. Sedangkan seksi 4 dimulai dari simpang susun Adiwerna hingga Sewaka Pemalang sepanjang 27,6 km. Nilai investasi yang digelontorkan untuk proyek ruas ini ini mencapai Rp 7,62 triliun.

Rini juga turut meninjau ruas Pemalang – Batang yang hak konsesinya dipegang oleh PT Pemalang Batang Tol Road. Ruas yang menelan nilai investasi mencapai Rp 7,5triliun ini telah difungsikan sementara untuk arus mudik dan balik pada Idul Fitri 2018, dan direncanakan beroperasi secara keseluruhan pada Oktober 2018.

“Sepanjang hari ini saya menyusuri ruas tol dari Pejagan hingga Semarang yang pada masa mudik kemarin sempat dibuka secara fungsional. Sekarang sedang dilanjutkan dan dibereskan, sehingga akhir tahun bisa selesai sesuai target,” imbuh dia.

Selanjutnya, Rini beserta rombongan turut meninjau ruas tol Batang – Semarang. Pemegang konsesi ruas ini adalah PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) yang sahamnya dimiliki oleh Jasa Marga dan PT Waskita Toll Road. Ruas ini membentang sepanjang 75,0 km dengan biaya investasi mencapai Rp 11,05 triliun.

Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani menuturkan, pengerjaan ruas ini telah mencapai 83,99 persen hingga 1 Juli 2018 dan ditargetkan bisa selesai pada akhir tahun 2018. “Pembangunan di ruas Batang – Semarang yang sudah berlanjut lagi pasca dipakai mudik kemarin termasuk jembatan Kalikuto. Saya yakin ruas tol batang semarang akan bisa dioperasikan pada tahun ini,” ungkap Desi.

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. I Gusti Ngurah Putra menambahkan, pihaknya pun mengaku optimis akhir tahun ini ruas Pejagan sampai dengan Semarang sudah bisa selesai. Terlebih pengerjaan jembatan Kalikuto yang merupakan salah satu titik penting dalam ruas ini sudah mencapai 90 persen dan bisa rampung pada akhir Agustus 2018.

“Dengan semangat sinergi, kami bersama Jasa Marga dan pihak kepolisian sempat membuka secara fungsional jembatan Kalikuto demi melayani para pemudik. Sekarang Kalikuto kami sempurnakan penyelesaiannya,” jelas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *