Tol Layang Japek II, Jakarta Bandung Hemat 1 Jam

oleh
Tol layang Japek

Tol layang Japek II (Jakarta Cikampek II Eleveted) dipastikan mulai beroperasi pada Novermber 2019 mendatang. Adanya tol layang ini dinilai akan memangkas waktu tempuh yang cukup signifikan bagi penggendara.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut rute Jakarta Bandung dipastikan akan memangkas waktu hingga 1 jam.

“Kami terus menyiapkan strategi agar distribusi pengguna jalan tol layang Japek II bisa merata lewat di bawah maupun atas,” ujar Budi.

Jika pekerjaan konstruksi rampung, lanjutnya, maka pekerjaan yang mengganggu perjalanan pun sudah tidak ada. Jadi jika diasumsikan paling tidak 30 menit sampai 1 jam bisa lebih cepat.

“Saya juga mengimbau agar keamanan pengguna jalan juga menjadi perhatian serius. Karena jalan tol layang Japek II ketinggiannya mencapai 6 meter,” pungkasnya.

Berbagai skenario apapun menurutnya akan disiapkan dalam mengantisipasi apapun kemungkinan yang terjadi di atas jalan tol. Sehingga nantinya ketika sudah beroperasi Jasa Marga selaku operator sudah siap.

“Perlu diingat bahwa sepanjang 36 Km tidak ada rest area, meskipun memang telah disiapkan beberapa mitigasi risiko yang sudah disiapkan Jasa Marga,” terang Budi.

Sementara itu Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur membidik target lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada jalan tol layang Japek II nantinya diprediksi akan dilewati kurang lebih 40 sampai 50 persen kendaraan yang sebelumnya melintasi jalur bawah. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *