Connect with us
PERTAMINA

CEO TALK

TIP-O “Urusan Beli Oleh-oleh Menjadi Lebih Mudah”

Published

on

TIP-O

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Bisnis Jasa Titip, lebih dikenal dengan Jastip belakangan menjadi tren di Indonesia. Bisnis ini juga cukup booming seiring perkembangan dunia digital. Hanya bermodalkan smartphone, bisnis dapat dijalankan di rumah dengan beragam aplikasi di media sosial.

Bisnis ini mengandalkan biaya tambahan dari setiap barang yang dijual kepada konsumennya. Oleh karenanya, pelaku bisnis ini menyebutnya dengan biaya jasa titip.

Dengan memanfaatkan jaringan bisnis yang ada, PESONNA OPTIMA JASA membaca potensi ini dengan sangat baik. Melalui layanan bernama Tip-O atau Titip Oleh-oleh, PESONNA OPTIMA JASA memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin memesan oleh-oleh Kuliner khas Nusantara, seperti Bakpia Pathok 25 dan Gudeg Yu Djum Asli Yogyakarta, Bolu Meranti Asli Palembang, Bebek Sinjay asli Madura, dan masih ada lebih dari 50 menu kuliner lezat lainnya dari 15 kota di Indonesia.

Oleh-oleh Kuliner ini cocok untuk dinikmati sendiri maupun untuk dikirimkan sebagai bingkisan kepada keluarga, kerabat, rekan kerja atau mitra bisnis.

Selain titip oleh-oleh, Tip-O juga memberikan kemudahan bagi anda yang ingin memberikan kenangan berkesan untuk orang-orang yang anda sayangi berupa Emas Souvenir

Souvenir Emas ini dinilai sangat cocok untuk hadiah dalam berbagai momen berkesan seperti pernikahan, hadiah perpisahan, apresiasi kinerja karyawan, hadiah ulang tahun, dan momen-momen berharga lainnya. Emas Souvenir Tip-O tersedia dalam ukuran 0.1 Gram, 0.2 Gram, 0,5 Gram ,1 Gram, dan 2 Gram, dan dalam berbagai tema. Mulai dari Emas tema Batik, tema Natal, tema Rama Sinta, tema Prambanan, tema Barong Bali, tema Garuda, tema Rumah Gadang, hingga tema Monas.

Dapatkan Kuliner khas Nusantara Favorit anda juga Emas Souvenir berbagai tema dengan mengunjungi website Tip-O di www.tipo.optimajasa.co.id, dan Follow juga Instagram Tip-O untuk mendapatkan berbagai info menarik seputar Kuliner dan Emas di @tip.o_optimajasa. []

CEO TALK

Asuransi Asei Perkuat Digitalisasi dan Tingkatkan Kompetensi Milenial

Published

on

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Sebagai anak usaha BUMN, PT Asuransi Asei Indonesia hadir menjadi perusahaan asuransi yang lebih dinamis dan mampu menghadapi tantangan serta persaingan di industri. Asei memiliki visi menjadi perusahaan asuransi keuangan terkemuka dan terpercaya di Indonesia melalui layanan terintegrasi berbasis teknologi.

Menurut Direktur Utama PT Asuransi Asei Indonesia Arie Surya Nugraha, Asei berupaya mewujudkan visi tersebut dengan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi sebagai prasyarat dalam mendukung kelancaran proses operasional bisnis di masa new normal. Di tengah kondisi yang cukup sulit saat ini, Asei terus melangkah untuk melakukan perbaikan di segala aspek, melalui dukungan sistem teknologi informasi.

Saat itu, Asei telah selesai membangun sistem aplikasi pemasaran digital yang siap diimplementasikan dalam waktu dekat. Sistem aplikasi ini hadir untuk menunjang kegiatan pemasaran yang lebih masif di seluruh wilayah operasional bisnis perusahaan, di tengah pemberlakuan social distancing saat pandemi Covid-19.

Bagi Asei, pengembangan infrastruktur teknologi informasi merupakan prasyarat dalam mendukung kelancaran proses operasional bisnis ke depan. Di tengah kondisi yang cukup sulit saat ini, Asei terus melangkah untuk melakukan perbaikan di segala aspek melalui dukungan sistem teknologi informasi.

Selain itu, percepatan kinerja bisnis juga dilakukan melalui program host to host dengan sumber bisnis. Hal lain yang menjadi prioritas di tahun 2021 yaitu dukungan sistem IT dalam merespon keluhan dan saran dari nasabah.

Arie berharap, Asei mampu mengembalikan posisi sebagai perusahaan asuransi BUMN yang diandalkan setidaknya dalam lima tahun ke depan. Indikator peningkatan performa tersebut akan dibuktikan dengan capaian produksi premi yang diharapkan bisa menembus angka Rp1 triliun.

Perusahaan bisa mencapai pertumbuhan secara berkelanjutan jika Asei melakukan perbaikan dan perubahan, terutama dengan menerapkan tata kelola perusahaan, dan manajemen risiko yang baik. Salah satu upaya teknis yang dilakukan adalah mewajibkan seluruh kepala divisi dan kepala cabang perusahaan untuk memperoleh pendidikan dan pelatihan manajemen risiko.

Asuransi

Tongkat Estafet di Generasi Milenial

Dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), Asei terus berupaya meningkatkan keahlian para tenaga kerjanya. Salah satu usaha yang dilakukan adalah melakukan pemetaan kompetensi SDM melalui assessment eksternal. Jika terdapat kekurangan dari berbagai divisi, maka perusahaan akan terus melakukan perbaikan, misalnya melalui pelatihan-pelatihan.

Di masa mendatang, menurut Arie, generasi milenial akan menempati posisi-posisi penting di dalam struktur perusahaan. Maka itu, perusahaan terus meningkatkan kemampuan dan keahlian karyawan di level menengah yang nantinya akan menjadi pemimpin perusahaan.

Selain softskill dan hardskill, generasi milenial yang menjadi tenaga kerja perusahaan juga diharapkan memiliki integritas yang tinggi dalam bekerja. Hal itu akan menjadi tolak ukur untuk mengetahui performa perusahaan di masa mendatang.

Jika kemampuan, keahlian dan integritas dapat dipenuhi, bukan tak mungkin Asei mampu memenuhi target pertumbuhan kinerja perusahaan. Rasanya hal itu sudah lebih dari cukup untuk bisa memberikan tongkat estafet Asei ke generasi milenial yang akan menjadi generasi penerus perusahaan di masa mendatang.

“Melalui serangkaian strategi dan program strategis yang telah dicanangkan, serta kondisi pandemi Covid-19 yang mulai mereda, Asei yakin dapat melalui tahun ini dengan kinerja bisnis yang gemilang,” tutup Arie. []

Continue Reading

CEO TALK

Transformasi Bisnis: Asei Fokus Garap Asuransi Perdagangan

Published

on

Asuransi Perdagangan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pandemi Covid-19 memberikan tekanan yang luar biasa terhadap perekonomian nasional, sehingga hal ini tentu berdampak negatif terhadap seluruh pelaku industri dan bisnis di tanah air, tidak terkecuali bisnis Asei.

Meskipun tahun ini perekonomian masih dibayang-bayangi dengan ketidakpastian, namun Asuransi Asei menatap optimis dengan strategi yang siap diimplementasikan untuk membawa kinerja perseroan tumbuh lebih baik dan mampu meraih sasaran dan target di tahun 2021.

Menutup tahun 2020 dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh industri, Asei tetap mampu menjaga kinerjanya dengan cukup baik untuk selanjutnya sebagai modal penting untuk meraih kinerja yang jauh lebih optimal di tahun 2021.

Melewati kuartal I/2021, Asei terus berupaya menjalankan strategi bisnis yang baru sehingga mampu membalikkan keadaan dengan peningkatan produksi premi dan perolehan hasil underwriting yang lebih tinggi.

Hasilnya, perusahaan mampu mencetak pertumbuhan produksi premi yang positif pada tiga bulan pertama tahun ini, yakni melonjak hingga 68,8% dari Rp70,4 miliar pada 2020 menjadi Rp118,8 miliar pada 2021.

Direktur Utama PT Asuransi Asei Indonesia Arie Surya Nugraha mengatakan tahun 2021 akan menjadi tahun kebangkitan bagi perusahaan. Maka itu, manajemen menetapkan target kinerja yang optimis dengan pertumbuhan premi mencapai 40% sepanjang 2021 yakni mencapai Rp448 miliar, dibanding produksi premi pada tahun sebelumnya Rp 318 miliar.

“Kami targetkan laba bersih Asei sepanjang 2021 bisa jauh meningkat hingga tumbuh di atas 100% dari perolehan tahun 2020 lalu,” ujar Arie.

Optimisme perusahaan untuk mencapai target pertumbuhan kinerja pada tahun ini bukan tanpa alasan. Asei menilai, selain tantangan bisnis, perusahaan juga melihat bahwa peluang bisnis semakin terbuka lebar seiring kondisi perekonomian nasional yang terus membaik.

Kinerja industri perbankan yang mulai stabil menjadi indikator penting bagi Asei dalam meningkatkan kinerja usaha pada 2021. Disamping itu, kerja sama bisnis Asei dengan sumber bisnis potensial juga dapat kembali berjalan dengan baik.

Optimalkan Asuransi Perdagangan

Demi mewujudkan pencapaian kinerja perusahaan secara berkelanjutan, Asei setidaknya memiliki tiga strategi utama yang akan dilaksanakan. Pertama, transformasi bisnis Asei dengan fokus bisnis pada asuransi perdagangan.

Kedua, digitalisasi untuk seluruh kegiatan bisnis dan pendukung operasional perusahaan. Ketiga, menetapkan asas kehati-hatian dan kepatuhan (prudent and compliance) terhadap seluruh bisnis yang masuk.

Pada 2021, Asei akan berfokus pada core business yaitu mengoptimalkan bisnis asuransi keuangan, khususnya asuransi perdagangan. Sebagai langkah awal, perusahaan menargetkan bisnis Asei akan didominasi oleh portofolio asuransi keuangan, yang jauh lebih besar dibandingkan bisnis asuransi umum.

Asuransi perdagangan merupakan jenis asuransi yang memberikan ganti rugi kepada Tertanggung, baik penjual atau eksportir, bank, maupun institusi keuangan non-bank.

Ganti rugi yang dimaksud terhadap kemungkinan risiko kerugian akibat tidak diterimanya sebagian atau seluruh pelunasan pembayaran dari importir atau bank pembuka Letter of Credit (L/C) yang disebabkan oleh risiko komersial atau risiko politik.

Continue Reading

CEO TALK

PERUM PPD MENGUCAPKAN SELAMAT HARI ULANG TAHUN BUMN KE-23

Published

on

HUT BUMN
Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!