Inilah Target Pendapatan PPA di 2018

by

Tahun 2018 PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PT PPA membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 20% atau Rp7.6 Triliun jika dibandingkan proyeksi akhir tahun 2017 (prognosa) yang hanya sebesar Rp6.4 Triliun.

Pendapatan tersebut merupakan sebagian besar sokongan dari investasi atas kepemilikannya terhadap PT Nindya Karya.

Menurut General Manajer Investasi PT PPA, Boedi Djatmiko, nett profit hingga akhir tahun diprediksi sebesari Rp304 miliar. Dengan komposisi 65% berasal dari konsolidasi laba Nindya Karya dan sisanya sebesar 35% dari PPA Induk maupun Finance.

“Oleh karena itu kami prediksi tahun depan bisa tumbuh 20%,” ujarnya.

Baca Juga : Danareksa Siap Lakukan IPO 2 Anak BUMN di 2018

Seperti diketahui bahwa pendapatan yang diraih melalui Nindya Karya ditopang oleh berbagai proyek strategis yang tengah dikerjakan, antara lain yaitu proyek jembatan layang kuningan.

Selain itu, melalui anak usahanya yaitu Nindya Beton, konsolidasi terus dilakukan bersama BUMN lainnya yang berada di bawah PT PPA.

“Ada Nindya Beton yang setiap pekerjaan konstruksinya diberdayakan serta didukung pembiayannya agar mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *