Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Strategi BNI Arungi Bisnis Trade Finance

MediaBUMN

Published

on

BNI

BNI kembali menerima penghargaan Best Trade Finance Bank in Indonesia dari Alpha Southeast Asia. Ini merupakan kali kesembilan bank bank berlogo 46 ini meraih penghargaan tersebut. Capaian tersebut menjadi wujud nyata visi perseroan sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja.

BNI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan Trade Finance terbaik. Hal ini dilakukan debagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekspor Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan cadangan devisa dengan memberikan fasilitas trade finance yang cepat dan mudah dalam rangka mendorong transaksi perdagangan ekspor,” ujar General Manager BNI Singapore Branch Rudy Sihombing Raihan.

Masifnya pembangunan infrastruktur di tanah air, papar Rudy, menjadikan BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam penyediaan layanan pembiayaan, khususnya Supply Chain Financing (SCF) dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN).

Sebagai informasi bahwa pada Januari hingga Agustus 2019, bank pelat merah ini berhasil membukukan volume trade finance sebesar US$32,84 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,92 persen yoy.

“Kami senantiasa berupaya untuk meningkatkan produk dan layanannya, tidak hanya pada bisnis trade finance, tetapi juga seluruh transaksi terkait seperti fasilitas pembiayaan, cash management, dan escrow account,” ujar Rudy.

Optimalisasi tersebut, lanjut Rudy, dilakukan melalui pengembangan platform Digital Banking yang mampu mengintegrasikan seluruh fitur jasa keuangan dari berbagai segmen, sesuai dengan kebutuhan nasabah, sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak nasabah dan memperluas pasar.

Produk dan layanan trade finance di BNI ditunjang oleh sinergi jaringan kantor cabang luar negeri yang tersebar di 6 negara meliputi Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, Amerika Serikat (New York), dan Korea Selatan (Seoul). Selain itu, keunggulan produk dan layanan trade finance BNI juga didukung oleh tenaga profesional bersertifikasi internasional. []

Finansial

Direksi PPA Dirombak, Fokus Benahi BUMN ‘Sekarat’

Alfian Setya Saputra

Published

on

Direksi PPA

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi PPA atau PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) mendapat giliran perombakan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam perombakan ini, Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Iman Rachman dengan hormat dari jabatan Direktur Utama PPA dan digantikan Ari Soerono.

Selain Iman, Erick Thohir juga juga memberhentikan Direktur Investasi Nasrizal Nazir dan Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen Dikdik Permadi Yoffana.

Pemberhentian dan pengangkatan direksi PPA ini tertuang dalam SK per tanggal 6 Agustus 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Perusahaan Pengelola Aset.

Sekretaris Perusahaan PPA Edi Winanto mengatakan, Iman Rachman telah mengemban tugas baru sebagai Direktur Strategi Portofolio dan New Ventures Pertamina sejak 12 Juni 2020.

Ia pun mengucapan terima kasih atas kepada jajaran direksi yang selama ini telah menyumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan di PPA.

Selain perombakan direksi PPA, Kementerian BUMN juga melakukan perubahan nomenklatur perusahaan, yaitu jabatan Direktur Investasi diubah menjadi Direktur Investasi 1 dan Direktur Investasi 2.

“Kemudian Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen diubah menjadi Direktur Restrukturisasi, Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja diubah menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan penambahan satu jabatan baru yaitu Direktur Hukum dan SDM,” ujarnya, Kamis (6/8/2020).

Susunan Direksi PPA Terbaru :

Direktur Utama: Ari Soerono
Direktur Investasi 1: Andry Setiawan
Direktur Investasi 2: Yadi J. Ruchandi
Direktur Restrukturisasi: Rizwan Rizal Abidin
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: M Teguh Wirahadikusumah
Direktur Hukum dan SDM: R. M. Irwan

Edi menjelaskan, PPA mendapat tugas dari Erick Thohir untuk menangani BUMN-BUMN yang masuk dalam kategori sekarat.

Di awal tahun 2020, Edi mengatakan terdapat 10 BUMN yang masih dalam penanganan PPA melalui kegiatan restrukturisasi atau revitalisasi BUMN sesuai penugasan dari Menteri BUMN.

Daftar BUMN yang dalam penanganan PPA saat ini seperti PT PAL Indonesia (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Kapal Indonesia (Persero) dan PT Boma Bisma Indra.

Dalam hal ini, PT PPA memberikan dukungan pembiayaan atau financing kepada BUMN tersebut.

Selain itu, PPA juga membantu sejumlah BUMN lainnya, seperti PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Survai Udara Penas (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT ISN dan PT Kertas Leces (Persero) yang sudah dinyatakan pailit.

Namun Edi menyebut hingga kini PPA belum mendapatkan arahan lanjutan dari Erick Thohir terkait penanganan sejumlah BUMN ‘bermasalah’ tersebut.

“Meski begitu, kami tetap berkordinasi dengan Kementerian BUMN untuk menyampaikan laporan monitoring, hasil kajian, opsi restrukturisasi dan revitalisasi BUMN, dan berbagai hal terkait lainnya,” tandasnya. []

Continue Reading

Perbankan

bank bjb Gencarkan Kampanye Transaksi Digital via Gebyar ASN NgaDIGI

MediaBUMN

Published

on

transaksi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb menggencarkan kampanye transaksi uang elektronik menggunakan platform digital untuk mendorong pembiasaan perilaku pembayaran nontunai di lingkungan masyarakat. Kampanye transaksi nontunai tersebut dilakukan melalui program yakni Gebyar ASN NgaDIGI.

Gebyar ASN NgaDIGI merupakan program yang didesain untuk menambah antusiasme partisipasi ASN dalam melakukan transaksi via bjb DIGI. Program ini berlaku pada 5 Agustus–31 Desember 2020 untuk seluruh ASN kementerian, provinsi, kota/kabupaten. Para ASN yang melakukan aktivasi bjb DIGI akan mendapatkan hadiah berupa bingkisan menarik. bank bjb juga menyediakan hadiah bagi ASN yang melakukan transaksi via bjb DIGI dengan frekuensi terbanyak selama masa program.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan program ini sengaja diselenggarakan bank bjb untuk menumbuhkan kebiasaan bertransaksi menggunakan skema nontunai bagi nasabah. Peralihan model transaksi dari pola konvensional menuju digital dinilai penting untuk terus didorong demi menjawab tantangan yang dibawa perubahan zaman.

transaksi

“Sebagai agen perubahan nasional, kami berkewajiban untuk mendorong berbagai bentuk transformasi, termasuk perilaku transaksi yang saat ini sedang berada dalam tahap pergeseran dari model konvensional menjadi digital. bank bjb melalui berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan akan terus mendorong percepatan perubahan kebiasaan ini agar demi menghadirkan kemudahan sekaligus menjawab tuntutan kebutuhan zaman,” kata Widi.

Diharapkan keberadaan program yang menyediakan reward ini dapat memantik antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan fasilitas transaksi uang digital khususnya bjb DIGI. Ke depan, bank bjb juga akan terus melakukan langkah-langkah strategis yang diperlukan guna mendorong perwujudan visi cashless society di masa yang akan datang. []

Continue Reading

Perbankan

Laba BTN Anjlok 40 Persen Pada Semester I 2020

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Laba BTN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba BTN atau PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengalami penurunan hingga 40 persen pada semester I 2020. Total laba yang dihasilkan Bank BUMN ini sebesar Rp768 miliar, sementar pada periode yang sama tahun 2019 mencapai Rp1,3 triliun.

Perolehan laba BTN memang sudah terjadi sejak awal tahun 2020, dimana pada kuartal I tercatat laba BTN sebesar Rp457 miliar, anjlok sebesar 36,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski dalam dua kuartal ini laba BTN terus menurun, Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury menuturkan laba bersih BTN masih di atas ekspektasi.

Bahkan Pahala masih optimistis target laba BTN hingga akhir tahun akan bertumbuh sejalan dengan peningkatan permintaan kredit pada Juni 2020.

Di sisi lain, Bank yang tergabung dalam Himbara juga mencatat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk generasi muda (milenial) pada semester I 2020 sudah mencapai Rp678 miliar.

Pahala mengatakan, BTN memang memiliki ekosistem KPR digital yang menyasar generasi milenial, sistem pengajuan KPR bisa dilakukan secara online melalui aplikasi BTN Properti Mobile dan website www.btnproperti.co.id.

“Sepanjang Januari hingga Juni, total visitor dari KPR digital ini sudah mencapai 2 juta orang. Jadi sebetulnya banyak sekali nasabah kita,” kata Pahala dalam konferensi pers virtual, Senin (3/8/2020).

Menurut Pahala, di situasi pandemi Covid-19 saat ini, pihak BTN semakin giat mendorong nasabah dan calon debitur menggunakan aplikasi, situs, dan mobile banking BTN.

Targetnya untuk meningkatkan jumlah nasabah milenial yang semakin banyak membutuhkan penyaluran KPR, dan semakin banyak nasabah milenial menabung di BTN.

“Ini yang akan kami kembangkan ke depan sambil mengembangkan preposisi tabungan. Kita tahu sebagian besar orang yang ingin memiliki rumah adalah kaum milenial. Maka BTN menyasar milenial yang rata-rata berusia 25 hingga 35 tahun,” ungkapnya.

Hal ini, kata Pahala, juga bagian dari upaya mengembalikan lagi fungsi BTN sebagai bank tabungan khususnya kepada keluarga muda di Indonesia.

Tercatat total KPR di BTN saat ini tumbuh sebesar 2,47 persen secara tahunan (yoy), dari Rp 188,82 triliun di tahun 2019 menjadi Rp193,49 triliun pada Juni 2020. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!