Connect with us
PERTAMINA

Energi & Tambang

Sinergi BUMN Bentuk Perusahaan Kembangkan PLTS

MediaBUMN

Published

on

Sinergi BUMN

Sinergi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) terus didorong Kementerian BUMN dalam upaya pengembangan energi terbarukan. Belum lama ini Kementerian BUMN menyaksikan penandatanganan Head of Agreement (HOA) yang dilakukan oleh tiga BUMN.

Ketiga BUMN tersebut yaitu PLN, Len Industri, dan Pertamina. Sinergi BUMN ini dilakukan dalam rangka pembangunan dan penyelenggaraan bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, pihaknya menyambut baik sinergi BUMN yang digagas oleh ketiga perusahaan pelat merah tersebut terhadap pengembangan energi baru terbarukan, khususnya PLTS. Dia berharap pembangunan PLTS tidak hanya dilakukan saat ini, namun juga bisa dikembangkan di daerah-daerah yang belum mendapatkan akses listrik.

“PLTS tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan akses di daerah-daerah yang belum mendapatkan listrik. Kami berharap sinergi BUMN ini berjalan sesuai harapan serta tanpa hambatan,” ujar Harry di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta (3/10)

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin mengatakan jika ketiga perusahaan BUMN ini akan melakukan pembentukan suatu perusahaan patungan untuk melakukan pengelolaan proyek PLTS di lingkungan perusahaan BUMN dan lainnya.

Kerja sama tersebut, lanjutnya, juga untuk mendukung program pemerintah mencapai target Bauran Energi tahun 2025 sebesar 6,5 GWp (Gigawatt peak).

“Seandainya seluruh BUMN memanfaatkan PLTS potensinya sangat besar bisa pada kisaran 1,4 GWp. Pemanfaatannya bisa diterapkan di jalan tol, bandara, SPBU, stasiun kereta, pertambangan, pabrik, kantor, perkebunan, pelabuhan, serta gudang-gudang,” terang Zakky. []

Energi & Tambang

Kehadiran Mobil Listrik Bakal Ganggu Bisnis Pertamina?

CHRIESTIAN

Published

on

Kehadiran mobil listrik

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kehadiran mobil listrik di Indonesia menjadi harapan besar bagi pemerintah saat ini yang tengah gencar menarik investasi ke dalam negeri.

Kehadiran mobil listrik menjadi solusi atas mulai menurunnya cadangan bahan bakar berbasis fosil, selain kehadiran mobil listrik yang sangat ramah dengan lingkungan.

Jika, masyarakat Indonesia sudah banyak beralih kepada kendaraan berbasis listrik, bagaimana nasib Pertamina yang selama ini berbisnis bahan bakar minyak?

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan jika 20 tahun mendatang 80 persen mayarakat Indonesia dipastikan beralih ke mobil listrik.

Untuk menambah daya kendaraan, masyarkat tentunya lebih memilih pengisian (charging) di rumah masing-masing, sehingga perlahan SPBU pun akan ditinggalkan.

“Tentu ke depan sangat berdampak terhadap bisnisnya Pertamina. 20 tahun ke depan diproyeksikan masyarakat Indonesia sebanyak 80 persen sudah beralih ke mobil listrik. Nanti orang banyak isi daya di rumah dan mulai meninggalkan pom bensin,” jelas Erick yang belum lama ini terpilih menjadi Ketua Umum Masyarakat ekonomi Syariah.

Oleh karena itu, lanjut Erick, pemerintah akan merancang strategi ke depan agar bisnis Pertamina tidak terganggu dikemudian hari.

“Tentu kehadiran mobil listrik dimana nantinya banyak masyarkat yang meninggalkan kendaraan berbahan bakar minyak adalah sebuah keniscayaan. Namun kita akan terus memikirkan bagaimana ke depan agar bisnis Pertamina bisa berkontribusi di dalamnya dan tetap tumbuh,” tutup Erick. []

Continue Reading

Energi & Tambang

Pertamina Lubricants Peduli Sigap Ganti Oli Gratis dan Bantuan Bencana Gempa Majene – Mamuju, Sulawesi Barat

MediaBUMN

Published

on

Lubricants

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri domestik dan internasional melalui program Pertamina Lubricants Peduli turut berpartisipasi dalam menyalurkan berbagai bantuan untuk warga yang terdampak bencana gempa serta memberikan dukungan kepada para relawan di Kabupaten Majene dan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (20/1).

Tim Pertamina Lubricants Peduli menyalurkan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, vitamin, perlengkapan sanitasi wanita dan bayi, perlengkapan mandi, air mineral, dan masker medis. Bantuan diserahkan langsung oleh Sales Region Manager VII PT Pertamina Lubricants Anang Yoyong Prayogo di Kantor Pertamina MOR VII untuk langsung dapat dikirimkan Posko Umum Pertamina di Majene. Sedangkan bantuan lainnya juga diserahkan melalui Posko Umum Pertamina di Mamuju.

Selain memberikan bantuan kebutuhan sehari-sehari, tim Pertamina Lubricants Peduli juga menjalankan program “Ganti Oli Gratis” untuk kendaraan warga dan masyarakat terdampak sekaligus juga untuk para relawan yang membantu di posko setempat. Penggantian oli secara gratis ini akan dilakukan selama dua hari mulai 20 hingga 21 Januari 2020 bertempat di SPBU Simbuang Mamuju.

Public Relations Manager PT Pertamina Lubricants Intania Prionggo menyampaikan duka dan doa untuk seluruh warga terdampak akan bencana gempa ini.

“Bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami terhadap musibah ini yang tentunya meninggalkan luka yang dalam, menguras tenaga, dan merugikan moril dan materil bagi semua. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan semoga pemulihan pasca gempa ini diberikan kemudahan dan kelancaran.”

Intania juga mengungkapkan bahwa program penggantian oli gratis merupakan upaya PT Pertamina Lubricants untuk terus memberikan semangat, motivasi dan kemudahan bagi warga dan para relawan untuk dapat tetap beraktivitas dengan optimal. []

Continue Reading

Energi & Tambang

Percepat Penormalan Gardu Induk terdampak Banjir di Kalsel, PLN Kerahkan Personil dan Armada Tambahan

MediaBUMN

Published

on

Gardu Induk

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PLN percepat penormalan Gardu Induk terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan mengerahkan personil dan armada tambahan. Dikarenakan hujan deras yang melanda Kota Banjarmasin dan sekitarnya kemarin, Jumat (15/1) menyebabkan debit air di Kota Banjarmasin semakin bertambah. Hal tersebut mengakibatkan air meluap sampai ke Gardu Induk (GI) Ulin 2 x 60 Mega Volt Ampere (MVA) yang berlokasi di Jl. A.Yani KM 4,5 Banjarmasin dan menyebabkan aliran listrik tidak dapat disalurkan ke sebagian wilayah di Kota Banjarmasin.

Sampai dengan hari ini, Sabtu (16/1) debit air di lokasi GI Ulin masih tinggi dan menggenangi sebagian besar peralatan GI. Adapun upaya PLN mencegah debit air semakin tinggi, PLN sudah membuat bendungan di sekitar lokasi GI dan menyiapkan unit penyedot untuk menyedot air yang sudah masuk ke dalam GI.

“Dari kemarin sampai saat ini, kami non-stop berupaya agar air tidak masuk lagi ke GI dan yang sudah ada di dalam GI kami sedot menggunakan mobil pemadam kebakaran. Supaya GI Ulin dapat kembali beroperasi secepatnya,” ungkap Suhadi, Manager Komunikasi PLN UIW Kalselteng

Suhadi menambahkan sebagai upaya percepatan penormalan GI Ulin, pihaknya sudah menerjunkan personel dan armada tambahan untuk mengurangi debit air.

“Kami sudah menambah Personel dan 6 mobil pemadam kebakaran untuk berjibaku mengurangi debit air yang masih ada di dalam GI, kami harus cepat karena hujan sudah berhenti, harapannya debit air pun segera menurun agar tidak masuk ke GI kembali, upaya lain yang kami lakukan salah satunya mengalihkan distribusi aliran listrik lewat penyulang atau jalur lain, sehingga mengurangi daerah terdampak,” imbuhnya.

Lebih lanjut Suhadi menjelaskan beiringan dengan upaya mengurangi debit air pada GI Ulin, pihaknya juga sedang melakukan persiapan pengoperasian GI dengan memastikan penyulang dan jaringan distribusi listrik dalam kondisi siap dialiri listrik.

“Pasti, jika sudah siap kami pastikan suplai listrik akan segera tersalurkan ke seluruh Pelanggan yang terdampak,” ujarnya. []

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!