Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Sinergi BUMN, Bank Mandiri akuisisi value chain PP Urban

MediaBUMN

Published

on

Sinergi BUMN

Sinergi BUMN yang dilakukan Bank Mandiri mengakuisisi value chain PP Urban menjadi agenda bisnis perseroan di tahun 2018. Dimana Bank Mandiri telah mempersiapkan plafon dengan limit mencapai Rp200 miliar. Adapun pembiayaan itu akan digunakan untuk memperkuat likuiditas dan mendorong proyek-proyek pembangunan perumahan agar cepat rampung.

Kerjasama tersebut tertuang dalam penandatanganan perjanjian kredit value chain rekanan PP urban yang dilakukan oleh keduabelah pihak. Adapun penandatanganan tersebut dilakukan oleh SVP Bank Mandiri Tri Nugroho dan Direktur Keuangan dan Direktur Keuangan PT PP Urban Achmad Yani.

Baca Juga: Bank Mandiri Siap Dorong Wisata Digital

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang, SVP SME Banking Bank Mandiri Anton Herdianto, Direktur Keuangan PT PP (Holding) Agus Purbianto dan Direktur Utama PT PP Urban Nugroho Agung Sunyoto di Jakarta (26/9).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan jika dukungan Bank mandiri dalam pembiayaan tersebut diharapkan mampu member kepastian serta kenyamanan kepada value chain rekanan PP Urban.

“Sehingga mampu mendorong pertumbuhan pembangunan infrastruktur perumahan di tanah air sejalan dengan upaya pemerintah,” tambahnya. []

Perbankan

Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Raih Penghargaan IMF

MediaBUMN

Published

on

Yuddy Renaldi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb kembali sukses meraih penghargaan bergengsi dalam acara The 8th Indonesia Marketeers Festival (IMF) 2020. Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi dinobatkan sebagai Industry Marketing Champion Jawa Barat 2020 untuk sektor Banking. Penghargaan ini diserahkan melalui seremoni virtual via aplikasi ZOOM Meetings yang diterima oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko bank bjb Nia Kania mewakili Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi pada Sabtu (19/9/2020).

Yuddy Renaldi mengatakan penghargaan ini merupakan cerminan dari mengkilapnya performa usaha bank bjb yang selalu berjalan prima, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat luas. Segala bentuk perolehan yang dicapai perusahaan ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh insan perusahaan.

“Penghargaan ini bukan hanya prestasi individu atau perseorangan, namun merupakan prestasi seluruh jajaran manajemen dan pegawai Penghargaan ini merupakan sebuah apresiasi untuk dipersembahkan kepada seluruh insan peresoran yang telah bekerja keras saling bahu-membahu menjalankan perannya untuk mengoptimalkan usaha bank bjb,” kata Yuddy.

Yuddy Renaldi

Industry Marketing Champion Jawa Barat 2020 dipersembahkan kepada tokoh-tokoh terpilih yang dipandang sukses di bidang pemasaran. Tokoh tersebut adalah para individu yang dipandang telah menunjukkan ‘marketing spirit’ luar biasa yang patut diteladani. Pada saat yang bersamaan para tokoh tersebut dinilai juga telah berhasil membawa dampak positif signifikan khususnya terhadap kinerja perusahaan dimana yang bersangkutan berkarya maupun terhadap masyarakat luas pada umumnya.

Yuddy Renaldi memang terbukti sebagai salah satu tosok berkualitas terbaik di dunia perbankan. Di bawah nahkodanya, bank bjb sanggup melesat lebih tinggi di kancah industri perbankan nasional. Prestasi demi prestasi ditorehkan, pencapaian positif terus dipertahankan meskipun tantangan dan rintangan silih berganti, tak terkecuali di tengah situasi pandemi COVID-19 yang merontokkan kedigdayaan banyak raksasa usaha di segala bidang.

Pada kenyataannya, bank bjb memang memperlihatkan performa positif sejak awal tahun 2020. Performa positif ini salah satunya tercermin dari total perolehan laba perusahaan yang mencapai Rp808 miliar pada Semester I 2020. Sedangkan jumlah total aset bank bjb mencapai Rp125,3 triliun. Angka itu menunjukkan peningkatan sebesar 3,8% year-on-year (y-o-y). Di sektor kredit, penyaluran pembiayaan bank bjb tumbuh 9,8% y-o-y dengan nilai total Rp85,8 triliun. Catatan ini menunjukkan bahwa bank bjb merupakan salah satu bank paling kompetitif di tanah air.

Event IMF 2020 ini menjadi ajang yang menghubungkan para praktisi pemasar lokal dengan nasional, sekaligus menjadi ruang yang dapat membuka kesempatan untuk memunculkan potensi kreatif. Puncak dari apresiasi tertinggi di bidang pemasaran ini adalah penganugerahan penghargaan yang menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Indonesia Marketeers Festival Jawa Barat 2020 Virtual yang disaksikan oleh sekitar 500 peserta. []

Continue Reading

Perbankan

Kredit Dana PEN, BTN Target Salurkan Rp30 Triliun

Alfian Setya Saputra

Published

on

Kredit dana PEN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kredit dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ditargetkan bisa tersalur sebesar Rp30 triliun hingga akhir tahun 2020.

Hingga akhir September, pihak BTN optimis dapat menyalurkan kredit dana PEN Rp15 triliun, atau 3 kali lipat dari dana yang dititipkan pemerintah.

Menurut Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury, progress penyaluran kredit dana PEN dari pemerintah sejauh ini cukup baik dan diharapkan bisa mencapai target.

Diketahui, BTN bersama beberapa bank BUMN yang tergabung dalam Himbara menerima dana PEN sebesar Rp5 triliun pada Juni lalu.

Dana ini disiapkan untuk kredit kepada masyarakat sesuai Peraturan Menteri Keuangan Penempatan Uang Negara Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Sampai akhir September, kami berkomitmen bisa menyalurkan dana kredit BTN sebesar Rp15 triliun. Kami berharap pada Desember nanti bisa menyalurkan kredit hingga Rp30 triliun,” kata Pahala dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (17/9/2020).

Penyaluran kredit dana PEN dari BTN itu diproyeksikan mencapai 102,5 persen dari target atau mencapai Rp15,38 triliun.

Untuk segmen penyalurannya, masih didominasi subsidi KPR yaitu 26 persen, yaitu kepada 28 ribu debitur dengan nominal Rp3,99 triliun.

Kemudian 22 persen kepada kredit KPR non-subsidi dan kredit konsumer yaitu untuk 12 ribu debitur dengan nominal sebesar Rp3,38 triliun.

Lalu, kredit konstruksi dan kredit komersial sebesar 18,5 persen kepada 2.454 debitur senilai Rp2,85 triliun.

Sementara penyaluran kredit dana PEN untuk segmen BUMN yaitu 49 debitur dengan nilai Rp5,15 triliun.

Direktur Utama PT BNI (Persero) Tbk, Royke Tumilaar menyebut realisasi penyaluran kredit dana PEN telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

Dana PEN dari bank BNI yang semula senilai Rp5 triliun, per 11 September 2020 telah mencapai Rp16,3 triliun yang disalurkan kepada 63 ribu debitur.

Dari jumlah tersebut, penyaluran untuk debitur baru nilainya mencapai Rp10,2 triliun dengan jumlah 39.209 debitur.

“Mayoritas penyaluran kredit dana PEN menyasar pelaku UMKM. Dimana dari total tersebut, 39.183 debitur di antaranya merupakan UMKM dengan nilai Rp6,39 triliun. Jadi segmen terbesar itu adalah usaha kecil sementara untuk korporasi jumlahnya kecil hanya sekitar Rp4 triliun,” ungkapnya. []

Continue Reading

Perbankan

Ingin Tahu Trik Promosi Agar Jualan Laris? Yuk Ikuti Bincang Bisnis Online bank bjb

MediaBUMN

Published

on

Bincang

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kebutuhan akan penggunaan platform digital sebagai media pemasaran mutlak diperlukan untuk mendongkrang bisnis di zaman kiwari. Lewat pemanfaatan media digital, produk yang dipasarkan akan menjangkau khalayak secara luas, dengan biaya, waktu, dan tenaga yang efisien. Tak mengherankan bila kemudian model promosi menggunakan media-media sosial yang dapat diakses melalui smartphone semakin banyak digemari.

Semakin banyaknya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi di sisi lain juga menghadirkan tantangan, salah satunya dalam bentuk persaingan antar pelaku usaha agar promosi produk yang mereka pasarkan dapat mencuri perhatian. Di tengah ketatnya persaingan, konsistensi dan mental pantang menyerah adalah hal penting. Namun di luar itu, diperlukan pula strategi jitu, terutama untuk mensiasati ketersediaan waktu meramu dan menyebarkan konten promosi di tengah kesibukan usaha.

Lantas strategi seperti apa yang kira-kira dibutuhkan? Untuk mencoba memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut, bank bjb menggelar Bincang Jumat Bisnis Online dengan tema “Penjualan Optimal dengan Media Minimal” yang dipandu oleh Founder JoinDigital.online sekaligus Pendamping UMKM Juara Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 dan 2020, Kang Amung.

Sebagai profesional yang telah teruji kapasitasnya, Kang Amung akan membedah berbagai hal tentang dinamika dunia pemasaran digital khususnya para pelaku UMKM. Diskusi ini akan memberikan gambaran situasi, peluang dan tantangan, serta alternatif strategi pemasaran digital yang ramah bagi UMKM, khususnya dengan memanfaatkan media yang minimal untuk meraih hasil optimal.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb mengatakan event diskusi virtual ini sengaja diselenggarakan dalam rangka mendukung program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah, khususnya untuk mendorong para pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional dapat beradaptasi di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Pelaku UMKM ini adalah jantung yang memompa darah dan menghidupkan denyut nadi perekonomian di seluruh negeri. bank bjb hadir memberikan dukungan melalui pelatihan dan edukasi, sebagai pelengkap dorongan stimulasi permodalan yang telah kita salurkan kepada para pelaku UMKM. Kami berharap program ini dapat menjadi penambah bekal bagi pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing dan skala usahanya sehingga semakin berkembang,” kata Widi.

Dalam diskusi ini, para peserta juga dapat berinteraksi langsung dengan pemateri, melakukan tanya-jawab maupun sharing pendapat mengenai berbagai hal tentang usaha khususnya dalam konteks upaya meningkatkan penjualan melalui pemasaran di media digital.

Bincang Jumat Bisnis Online ini terbuka dan dapat diikuti para pelaku UMKM yang berada di wilayah Priangan. Pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Sentra UMKM Pakuan bank bjb di nomor kontak WhatsApp 082113479047. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM