Connect with us
PERTAMINA

Teknologi & Komunikasi

Siap Buyback Saham, Telkom Anggarkan Rp1,5 Triliun

Alfian Setya Saputra

Published

on

buyback

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk siapkan anggaran hingga Rp1,50 triliun untuk rencana pembelian kembali (buyback) saham. Periode buyback dari 30 Maret sampai 29 Juni ini, berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/030) yang akan dilakukan Perusahaan BUMN ini paling banyak 20% dari modal disetor dalam perseroan, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor.

Manajemen Telkom sendiri telah menegaskan rencana pembelian kembali saham tersebebut telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pertaruran tersebut tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan emiten ata perusahaan pubik dengan no 2/pojk.04/2013.

Pembalian ini dalam kondisi pasar berfluktuasi signifikan sesuai surat edaran OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020.

Manajemen Telkom juga menyatakan bahwa pembelian saham akan dilakukan secara bertahap dalam periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 30 Maret 2020 sampai dengan 29 Juni 2020.

Pihaknya juga telah menunjuk PT Bahana Sekuritas sebagai perantara pedagang efek untuk buyback ini.

Tak hanya itu saja, terkait alokasi dana melaksanakan pembelian kembali saham berasal dari saldo laba perseroan per 30 September 2019 yang tercatat Rp91.264 miliar atau Rp91,26 triliun dan dari jumlah tersebut akan digunakan membiayai buyback sebanyak-banyaknya Rp1,50 triliun.

Disampaikan Telkom, dengan pembelian kembali saham tersebut maka nantinya akan menurunkan aset dan ekuitas perseroan sebesar jumlah yang dikeluarkan.

“Jika perseroan menggunakan seluruh dana yang dicadangkan untuk buyback tersebut sebesar jumlah maksimum, maka jumlah aset dan ekuitas akan berkurang sebanyak-banyaknya Rp1,50 triliun,” terang Manajemen Telkom.

Selain itu, perseroan berkeyakinan pelaksanaan buyback tak akan memberikan dampak negatif material bagi kegiatan usaha dan pertumbuhan perseroan.

Hal ini dikarenakan perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan cash flow yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta pembelian saham kembali.

Demikian tercatat dalam data BEI, saham TLKM pada perdagangan Senin pagi ini turun 5,50% di level Rp 2.920/saham.

Sebulan terakhir, saham TLKM minus 16,33% dan secara year to date saham TLKM ambles 26,45%. []

Teknologi & Komunikasi

CSR Telkomsel Sumbang 100 Ribu APD dan Bansos

Alfian Setya Saputra

Published

on

CSR Telkomsel

MEDIABUMN.COM, Jakarta – CSR Telkomsel tahun ini disumbangkan dalam bentuk bantuan alat medis kepada sejumlah Rumah Sakit Darurat dan Rumah Sakit Rujukan penanganan Covid-19 di seluruh Indonesia. Selain itu juga dibagikan bantuan sosial kepada masyarakat yang secara ekonomi terdampak oleh pandemi Covid-19.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan total nilai keseluruhan CSR Telkomsel dalam menghadapi Covid-19 mencapai Rp 25 miliar. Bahkan selama bulan Ramadan 1441 H ini, Telkomsel juga memberikan bantuan bagi 25.000 anak yatim, kaum duafa, serta pekerja informal yang terdampak Covid-19.

“Di usia yang saat ini memasuki 25 tahun, keberadaan Telkomsel perlu menguatkan perannya untuk hadir bersama Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dengan menghadirkan aktivitas CSR Telkomsel yang diharapkan dapat meringankan tugas pada tenaga medis,” ujar Setyanto Hantoro, Senin (11/5/2020).

Setyanto menyebut, berbagai alat medis yang diberikan dari CSR Telkomsel di antaranya ventilator, alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, pistol pengukur suhu, masker, serta alat medis lainnya. Lebih dari 100.000 unit alat medis ini akan disalurkan secara langsung kepada beberapa Rumah Sakit Darurat (RSD). Seperti RS Pertamina Jaya yang menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 tersebar di berbagai daerah, serta melalui pihak ketiga seperti Yayasan BUMN.

Dalam penyediaan ventilator, pihak Telkomsel menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui program Salman ITB Peduli. Lalu pada program Penanganan dan Pencegahan Covid-19 yang dilakukan PMI, Telkomsel menjadi penyedia solusi IoT FleetSight dan TOMS untuk membantu PMI enerapkan pembatasan fisik dalam pengelolaan kegiatan, distribusi dan kendaraan operasional PMI.

“Penanggulangan wabah Covid-19 ini menurut kami hanya bisa dilakukan dengan berbagai upaya kolektif secara bersama-sama, usaha ini tidak akan berhasil tanpa kolaborasi di berbagai lini,” kata Anto.

Sementara Ketua Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath mengatakan pihaknya sangat berharap semua donasi ini akan tersalurkan hingga ke daerah-daerah yang selama ini masih sulit dijangkau.

“Kami berharap distribusi bantuan CSR Telkomsel ini agar sampai ke seluruh Rumah Sakit BUMN yang dikelola oleh Pertamina Bina Medika IHC yang saat ini memiliki sekitar 70 rumah sakit di seluruh Indonesia,” kata dia.

Kemudian Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rahmat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas inisiatif Telkomsel ini. Menurutnya, bantuan tersebut akan dikirim ke beberapa daerah terutama Sorong, Tarakan, Dumai, Padang, Palembang, Jawa Timur yang mencatat kenaikan tinggi jumlah pasien Covid-19.

“Bantuan Telkomsel sangat berarti bagi kami terutama ventilator ini sangat dibutuhkan para pejuang kesehatan di daerah untuk menangani pasien pasitif covid-19,” katanya. []

Continue Reading

Teknologi & Komunikasi

Saham Telkom Anjlok 11,8 Persen

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Saham Telkom

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Saham Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia) (Persero) Tbk mengalami penurunan harga sebesar 11,8 persen selama pandemi virus corona. Kondisi penurunan harga saham Telkom ini telah terjadi sejak awal tahun. Namun jika dibandingkan dengan perusahaan telekomunikasi yang lain, penurunan harga saham PT Telkom ini masih lebih baik.

Menurut Direktur Utama PT Telkom Ririek Adriansyah, untuk wilayah Asia, penurunan harga saham perusahaan telekomunikasi yang paling terdampak yakni China Unocom yang turun hingga 31,74 persen.

“Disusul Singtel dengan penurunan 16,91 persen; China Telcom 15,63 persen; dan Telestra 13,84 persen. Jadi Telkom masih bagus,” ujar Ririek dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Selasa (5/5/2020).

Dijelaskannya, Telkom berada di posisi keenam dalam data tersebut. Sedangkan penurunan harga saham telekomunikasi terendah dialami Softbank sebesar 2,59 persen dan Chunghwa 0,45 persen. Bila dibandingkan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG), penurunan harga saham Telkom juga diklaim lebih baik. Saat ini harga saham emitennya melorot 11,8 persen; posisi IHSG turun 25,1 persen.

“Kendati harga saham perusahaan menurun, kecenderungan harga untuk naik alias menguat dialami dua pekan terakhir. Potret kedua pekan terakhir TLKM telah menunjukkan kondisi bullish 12,54 persen, yaitu pada 15-30 April,” jelas Ririek.

Kondisi ini terjadi seiring dengan kenaikan tren IHSG sebesar 1,95 persen. Di samping itu, sejak April 2020, kapitalisasi pasar Telkom naik satu peringkat di pasar Bursa Efek Indonesia menjadi nomor dua setelah BCA. Kapitalisasi market TLKM 6,4 persen.

Di sisi lain, trafik penggunaan internet Telkom mengalami peningkatan 15,6 persen. Trafik internet pada periode 15 Maret hingga 1 April ini sebelumnya 8,3 Tbps menjadi 9,6 terabits per seconds (Tbps). Ririek menjelaskan, kenaikan trafik penggunaan internet itu dipengaruhi oleh mewabahnya virus corona, yakni ada anjuran untuk beraktivitas di rumah. Seperti bekerja, belajar, dan beribadah.

“Peningkatan trafik paling banyak terjadi pada aplikasi belajar jarak jauh, seperti Ruang Guru dan Ilmupedia. Trafik juga meningkat pada aplikasi rapat virtual seperti Zoom, Webex, Skype, maupun Telkomsel CloudX,” jelas dia.

Karena ada peningkatan trafik internet, Telkom telah menambah bandwidth internet sebesar 1,75 Tbps menjadi 10 Tbps. Bahkan, Telkom akan menambahkan bandwidth internet hingga akhir tahun menjadi 16,32 Tbps.

Telkom juga mempersiapkan infrastruktur jaringan tulang punggung antar-kota. Saat ini Telkom telah menambah kapasitas backbone sebesar 3 Tbps menjadi 26,2 Tbps. Dengan peningkatan infrastruktur jaringan di masa pandemi corona ini, pihak Telkom berharap bisa mendukung kualitas layanan agar menjadi lebih baik.

“Terutama, untuk mendukung kegiatan kerja dan belajar dari tempat tinggal masing-masing. Untuk itu kami sudah menyiapkan berbagai infrastruktur yang utamanya menambah kapasitas untuk antisipasi pertumbuhan trafik tersebut, baik di jaringan akses, backbone, maupun internet,” tutupnya. []

Continue Reading

Teknologi & Komunikasi

Work From Home! Telkomsel Pastikan Layanan Internet Prima

EKO PRASETYO

Published

on

layanan internet

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan layanan internet dan konektivitas ainnya tetap prima untuk dinikmati masyarakat.

Hal ini juga dalam rangka mendukung kebijakan beraktivitas, seperti belajar dan bekerja dari rumah seperti imbauan Presiden Joko Widodo.

Telkom Group memastikan produktivitas masyarakat akan tetap terjaga. Ini sudah menjadi tekad perusahaan BUMN dalam menyediakan konektivitas dan layanan dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh.

Dengan demikian Kementerian BUMN berharap masyarakat bisa belajar dan bekerja dari rumah secara efektif.

Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (18/3) menjelaskan, pihaknya akan mendorong Telkom dan Telkomsel untuk terus memberikan layanan internet terbaik untuk masyarakat.

Apalagi dengan kebijakan belajar, bekerja dan beribadah dari rumah, tentu ini membutuhkan dukungan teknologi yang memadai. Termasuk dari sarana konektivitas.

“Peran perusahaan BUMN dan anak perusahaannya itu tentu sangat dibutuhkan bisa memberi layanan internet terbaik untuk masyarakat selama beraktivitas di rumah,”: kata Erick.

Diketahui beberapa program telah dilancarkan perusahaan telekomunikasi tersebut, di antaranya, pada layanan seluler, Telkomsel memberikan akses data bebas kuota sampai 30 GB bagi pelajar dan mahasiswa untuk dapat menjangkau beragam aplikasi pembelajaran jarak jauh.

Dalam hal ini Telkomsel telah bekerjasama dengan Ruangguru. Selain itu juga akses data diberikan untuk aplikasi yang tergabung dalam paket paket Ilmupedia, seperti Quipper, Zenius, Bahaso dan Cakap.

Tak hanya itu saja, Telkomsel juga saat ini terus berupaya menjalin kerjasama 122 perguruan tinggi yang memiliki e-learning bagi mahasiswanya, aplikasi Sekolahku dan lainnya.

Demikian juga yang dilakukan oleh Telkom. Telkom telah gratiskan add-on aplikasi e-learning IndiHome Study.

Isinya adalah pembahasan soal-soal ujian untuk anak anak SD, SMP dan SMA. Selain itu ada juga pembahasan soal tryout, e-book dan lainnya.

Bagi para pelajar dan mahasiswa yang berlangganan IndiHome, Telkom telah sediakan paket harga khusus bebas biaya berlangganan di bulan pertama.

IndiHome juga memberikan tambahan kuota 50 GB untuk masyarakat dapat mengakses internet ke semua pelanggan.

Selain itu, Telkom juga memberi kesempatan kepada para pelanggan IndiHome untuk bisa melakukan upgrade kecepatan dengan keringanan biaya gratis yang telah disediakan.

Dukungan Telkom dalam keringanan ini diberlakukan selama 1 bulan selama program Work From Home dan bisa diperpanjang sesuai kondisi di waktu mendatang. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM