Serikat Pekerja BRI Tolak Transfer Pimpinannya ke BTN

oleh
Serikat Pekerja BRI

Serikat Pekerja BRI / PT Bank Rakyat Indonesia Tbk secara resmi menolak dipindahtugaskannya Suprajarto sebagai pimpinannya menjadi Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk / BTN.

Penolakan tersebut dijelaskan Ketua Serikat Pekerja BRI, Ruslina dilakukan lantaran proses transfer pimpinannya tersebut menurutnya tidak dilandasi atas transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik (Good corporate Governance / GCG) oleh pemegang saham mayoritas yaitu Kementerian BUMN.

“Tentunya seluruh Serikat Pekerja BRI pun memahami jika pemilihan direksi dan komisaris BUMN merupakan hak prerogatif pemegang saham dalam hal ini yaitu Kementerian BUMN. Namun pemilihan tersebut seharusnya dilakuan secara transparan dan menjunjung tinggi prinsip GCG,” paparnya.

Sebelumnya, RUPSLB BTN telah memutuskan untuk mengganti Direktur Utama BTN Maryono dengan Suprajarto. Namun, Suprajarto tegas menolak hal ini, ia beralasan dirinya tak pernah diberitahu sebelumnya oleh Kementerian BUMN

“Hasil RUPSLB BTN siang ini yang sudah diketahui dan saya sendiri baru tahu setelah membaca berita dari media, bahwa saya ditetapkan sebagai direktur utama BTN, di mana saya tidak pernah diajak bicara mengenai penetapan ini sebelumnya apalagi diajak musyawarah. Saya tidak dapat menerima keputusan itu dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil RUPSLB BTN,” jelas Suprajarto. [] -cristian-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *