Connect with us
PERTAMINA

Perbankan

Semarak Hut Ke-71, BTN Gelar Lomba Karya Tulis Dan Foto Jurnalistik

MediaBUMN

Published

on

Hut Ke-71

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. memproyeksikan sektor properti akan menunjukkan kebangkitan pada 2021. Sejalan dengan proyeksi tersebut, perseroan menggelar Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik sebagai wujud komitmen untuk terus mendukung sektor perumahan sekaligus menyemarakkan perayaan HUT ke-71 Bank BTN.

Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan memasuki tahun 2021 menjadi momentum bagi perseroan untuk bekerja lebih baik dan membawa hasil melebihi harapan.

“Kami memproyeksikan vaksinasi akan menjadi suntikan angin segar untuk sektor properti. Tahun ini, kami pun akan melanjutkan adaptasi dan transformasi menyesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru,” ujar Nixon di Jakarta, Sabtu (23/1).

Menurut Nixon, Bank BTN akan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan mimpi menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, Nixon mengaku telah mengharmonisasikan langkah dan strategi, melipatgandakan perolehan dana murah, membuat akses pemilikan rumah kian mudah, dan membangun one stop financial solution untuk konsumen dan bisnis yang terkait perumahan.

“Selain itu BTN akan menjadi inovator digital dan home of Indonesia Best Talent dan juga membangun portofolio yang berkualitas tinggi dengan tingkat NPL yang rendah,” jelasnya.

Untuk bisa mengakselerasi dan mengkomunikasikan optimisme perseroan tersebut, Nixon mengakui butuh peran dari media massa. Sehingga dalam rangka HUT ke-71 BTN yang jatuh pada 9 Februari mendatang, Nixon mengajak seluruh insan media untuk ikut memeriahkan momentum ulang tahun tersebut dengan menggelar lomba karya tulis dan foto jurnalistik.

“Media massa merupakan partner kerja bagi BTN. Kami berharap media massa dapat terus berjalan beriringan bersama kami terutama dalam rangka mengkomunikasikan tentang apa yang sudah dan akan dilakukan oleh khususnya Bank BTN dalam pemulihan dan perbaikan ekonomi nasional,” ujar Nixon.

Adapun tema khusus yang diangkat dalam lomba tersebut adalah “71 Tahun BTN Melayani Pembiayaan Perumahan Sebagai Lokomotif Ekonomi Nasional”. Sementara sub tema yang bisa diangkat di antaranya: Transformasi BTN Sebagai Bank Tabungan di Era Digital, Pembiayaan Perumahan Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Sektor Perumahan Mampu Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19 serta Peluang dan Tantangan BTN sebagai The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara 2025.

Sementara peserta yang dapat mengikuti lomba ini antara lain Jurnalis Cetak dan Online, Pewarta Foto, Umum/Non Jurnalis/Non Pegawai BTN.

Lomba karya tulis jurnalisitk ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp171 juta. Kompetisi jurnalistik ini secara resmi dimulai Senin 25 Januari dan berakhir 18 Februari 2021. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 25 Februari 2021.

Kita sudah umumkan kegiatan lomba tersebut secara nasional melalui saluran media online nasional dan media sosial BTN. Oleh karena itu kita mengajak media dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut, kata Nixon. []

Perbankan

SAHAM BANK SYARIAH INDONESIA, INI LHO KEUNGGULANNYA!

MediaBUMN

Published

on

Saham Bank Syariah Indonesia

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Saham Bank Syariah Indonesia memiliki potensi yang sangat besar ke depannya, meskipun saat ini masih belum banyak yang mengetahui keunggulannya.

Mendengar kata syariah mungkin bukan suatu hal yang asing lagi. Berawal dari banyaknya konsep bank syariah, produk keuangan syariah. Seperti, tabungan syariah sampai dengan konsep saham Bank Syariah Indonesia.

Semakin pesatnya perkembangan metode syariah berawal dari anggapan orang-orang mengenai adanya riba berbentuk bunga yang bank berikan. Padahal, dalam pasar modal terdapat produk saham yang dinamakan dengan saham-saham syariah. Sehingga, tidak perlu khawatir lagi melakukan investasi.

Meskipun, beberapa tahun ke belakang memang sempat marak investasi bodong berbentuk jasa layanan keuangan di Indonesia. Sampai-sampai dari Januari sampai dengan September 2018 telah tercatat 102 perusahaan penyelenggara investasi yang sudah OJK hentikan kegiatannya karena tidak mempunyai ijin. Selain itu, mereka juga memberikan penawaran hasil yang tidak masuk akal pada masyarakat.

Maraknya kegiatan bodong tersebut membuat kekhawatiran masyarakat meningkat mulai melakukan investasi. Selain itu, banyak yang beranggapan jika membeli saham merupakan kegiatan orang berduit saja. Padahal saat ini banyak broker terpercaya yang memberikan penawaran cukup dengan modal di bawah 1 juta.

Adanya permasalahan di atas, beberapa tahun terakhir, Bursa Efek Indonesia melakukan pengembangan untuk menepis anggapan negatif masyarakat mengenai investasi.

MANFAAT INVESTASI SAHAM BANK SYARIAH INDONESIA

Dengan hadirnya investasi saham bank syariah Indonesia, BEI dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat bahwa investasi itu tidaklah menakutkan. Bahkan berinvestasi dapat dilakukan siapapun, dan Anda dapat merasakan beberapa manfaat berinvestasi bank syariah.
Saham Syariah Tidak Melanggar Agama

Pada saham-saham konvensional, investor bisa membeli emiten manapun yang menurut Anda paling menarik dan tentunya mempunyai potensi bagus.

Saham-saham berbasis konvesional dapat bergerak dalam bidang bisnis apapun. Sedangkan saham syariah, aturan pertama bisnis perusahaan yang mereka jalankan tidak boleh yang melanggar ajaran agama Islam.

Jadi Anda harus memahami seluruh saham yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang termasuk kategori saham syariah.

Metode Bagi Hasil

Hasil investasi saham Bank Syariah Indonesia berupa bagi hasil. Sehingga didalamnya tidak ada unsur riba berupa bunga.

Dalam sistem bagi hasil, pemegang saham memiliki peluang mendapatkan keuntungan dan kerugian yang sama besarnya dengan dana yang sudah mereka investasikan.

Misalnya, jika Anda berinvestasi saham syariah di perusahan air minum. Ketika perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dengan jumlah tertentu, maka Anda mempunyai peluang besar mendapatkan hasilnya. Begitupun sebaliknya, apabila perusahaanya bangkrut Anda juga akan mengalami kerugian. Oleh sebab itu, saat memilih perusahaan efek, tidak boleh asal-asalan.

Continue Reading

Perbankan

Suku Bunga Dasar Kredit Turun, Bank Mandiri Dukung Pemulihan Ekonomi

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Suku bunga dasar kredit

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Suku bunga dasar kredit atau SBDK milik Bank Mandiri untuk seluruh segmen kini berada pada kisaran 25 – 250 bps.

Bank berlogo pita emas ini menurunkan suku bunga dasar kredit sebagai bentuk respon terkait kebijakan dari pemerintah dan regulator.

Selain itu, langkah Bank Mandiri ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungannya terhadap langkah pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19.

Turunnya suku bunga dasar kredit tersebut telah efektif per 28 Februari 2021 lalu, dimana
segmen korporasi menjadi 8.00 persen kemudian segmen ritel menjadi 8.25 persen.

Kemudian untuk segmen mikro menjadi 11,25 persen. Diikuti segmen konsumer KPR yang turun menjadi 7.25 persen serta konsumer non KPR 8.75 persen.

Kepada MEDIABUMN, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, mengatakan bahwa sejalan dengan turunnya suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Central maka diharapkan akan menjadi stimultan bagi masyarakat yang lebih efektif.

“Khususnya bagi pelaku usaha serta untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan baru,” tambah Darmawan.

Suku bunga dasar kredit, imbuh Darmawan, menjadi menjadi acuan suku bunga kredit kepada debitur. Suku bunga yang dikenakan kepada debitur akan memperhitungkan estimasi premi risiko yang dapat berbeda-beda berdasarkan tingkat risiko kredit masing-masing debitur.

langkah penurunan SBDK ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa yang telah dilakukan tahun lalu. Pada tahun 2020, Bank Mandiri telah menurunkan SBDK sebanyak 7 kali baik untuk segmen korporasi, ritel, mikro maupun konsumsi dengan total penurunan sebesar 10 hingga 600 basis poin. []

Continue Reading

Perbankan

Strategi Dorong Kinerja, Ini Kata Bank Mandiri!

CHRIESTIAN

Published

on

Strategi dorong kinerja

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Strategi dorong kinerja di tahun 2021 menjadi agenda utama bagi Bank Mandiri. Pasalnya, kinerja bank berlogo pita emas ini mengalami penurunan di tahun lalu imbas pandemi covid-19.

Kepada MEDIABUMN Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi mengatakan bahwa perseroan telah menyiapkan strategi dalam digitalisasi perbankan.

“Salah satu strategi dorong kinerja perseroan tahun ini adalah Kami akan terus meningkatkan layanan digital perbankan mengingat tingginya permintaan akibat Pandemi Covid-19,” tambah Darmawan.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pengguna aktif Mandiri online sepanjang tahun 2020 lalu tercatat sebanyak 4,5 juta nasabah atau naik 40 persen.

“Dengan demikian beragam layanan promosi yang kami tawarkan kepada seluruh nasabah dapat kami lakukan melalui platform digital,” ujar Darmawan.

Selama masa Pandemi, imbuh Darmawan, pihaknya mencatat sejumlah pergerakan atau peralihan consumer behavior, dari konvensional menjadi transaksi digital.

“Ini yang akan terus kami dorong, meningkatkan infrastruktur digital yang jauh lebih baik, aman dan nyaman bagi para nasabah,” pungkasnya.

Selain upaya meningkatkan layanan digital, strategi dorong kinerja di tahun ini adalah menangkap peluang dari kebijakan pemerintah terkait stimulus diskon PPnBM dan uang muka di sektor pembiayaan otomotif.

“Melalui anak usaha, kami tentu akan menangkap peluang ini sebaik mungkin,” tambah Darmawan.

Strategi Dorong Kinerja Kredit

Bagaimana dengan sektor UMKM? Darmawan menyebut pihaknya berkomitmen penuh untuk membangkitkan sektor UMKM khususnya yang terdampak pandemi covid-19.

“UMKM tentunya akan terus kita dorong agar aktivitas ekonomi tetap berjalan,” ujarnya.

Selain itu, strategi dorong kinerja Bank Mandiri lainnya di tahun ini tentunya dalam penyaluran kredit. Dimana perseroan, jelas Darmawan, akan fokus pada seluruh sektor potensial.

“Fokus kami bukan hanya penyaluran kredit untuk infrastruktur atau proyek-proyek pemerintah, namun seluruh sektor yang kami anggap sebagai peluang tentu kami akan masuk,” jelas Darmawan.

Menurut Darmawan, apabila dilihat saat ini beberapa kontraktor BUMN sudah ada peluang dalam portofolio bisnis masing-masing.

“Sehingga room tambahan pembiayaan proyek yang akan datang, artinya sekarang ada inisiatif SWF yang menjadi merupakan satu peluang. Untuk pelaksanaan projek infra ke depan sangat terbuka untuk pertumbuhan ekonomi,” tutup Darmawan. []

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!