Rasio Pembiayaan Bermasalah BAV Turun 0,4 persen

oleh
Rasio pembiayaan bermasalah

Rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) PT Bahana Artha Ventura (BAV) tercatat turun menjadi 1,4 persen. Ini menandakan penurunan dari angka 1,8 persen pada tahun 2018. Walau ditargetkan untuk mencapai angka 1,2 persen, namun dari bulan Desember hingga Mei 2019 angka ini mengalami penurunan yang signifikan.

Telah diketahui bahwa perusahaan modal ventura ini hingga Mei 2019 telah menyalurkan pembiayaan Umi (Ultra mikro) sebesar Rp317 miliar.

Selaku direktur utama PT Bahana Artha Ventura Muhamad Sidik heruwibowo menyatakan BAV telah menyalurkan pembiayaan Umi kepada 196.343 anggota koperasi.

Saat ini perusahaan mempunyai 35 mitra koperasi yang tersebar di 23 daerah di Indonesia. Dengan berkurangnya rasio pembiayaan bermasalah maka sudah bisa dipastikan ini merupakan sebuah kemajuan untuk perusahaan.

Upaya Menekan Rasio Pembiayaan Bermasalah

PT Bahana Artha Ventura menunjukan hasil yang positif dengan dapat menyetarakan modal dan rasio pembiayaan bermasalah yang cukup baik. Walau belum mencapai target yang sesungguhnya, namun perusahaan ini terus mencoba dan mencari strategi untuk dapat menyalurkan modal sesuai target. Sehingga dapat menyalurkan dana ke lebih banyak koperasi di daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Muhamad Sidik Heruwibowo telah mempersiapkan strategi untuk mencapai penyaluran pembiayaan Ultra mikro (Umi) tahun ini sebesar Rp1 triliun.

“Sementara untuk plafond pembiayaan per Mei 2019 mencapai Rp915,5 miliar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan untuk mencapai target tersebut BAV akan ekspansi dari pembiayaan Ultra mikro, pembiayaan komersial dan pembiayaan post financing. Karena rasio pembiayaan bermasalah tentunya akan tetap ada walau kecil.

Sangat diharapkan agar rasio pembiayaan bermasalah dapat mencapai angka 1 persen atau bahkan kurang dari 1 persen. Kerana ini menunjukan perusahaan modal ventura berjalan dengan baik.

Tentunya terhindar dari permasalahan dan akan diakui sebagai perusaahn yang aman dan baik oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Dengan terus menambah dan memperluas cakupan PT Bahana Artha Ventura menjadi lebih besar dan luas lagi. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *