Connect with us
PERTAMINA

Agrobisnis & Pangan

Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Pupuk Bersubsidi Lancar

EKO PRASETYO

Published

on

Pupuk Indonesia

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) Holding Company (PIHC) memastikan distribusi pupuk bersubsidi lancar. Tak hanya distribusi saja, Pupuk Indonesia juga pastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi aman meski saat ini pendemik Covid-19 terus meluas di Indonesia.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat menjelaskan bahwa produksi pupuk, termasuk pupuk subsidi di pabrik milik Pupuk Indonesia Grup sampai dengan saat ini masih terjaga.

Menurutnya sepanjang Januari sampai dengan akhir Februari 2020, total produksi Pupuk Indonesia Grup tercatat mencapai 2 juta ton.

“Perolehannya setara 108 persen dari target periode yang sama 1,89 juta ton,” kata Aas, Selasa (24/3).

Realisasi penyaluran pupuk subsidi hingga 18 Maret 2020 ini telah tercapai 2.059.025 ton, sekitar 25 persen dari total alokasi yang ditetapkan.

Sementara itu, Kementerian Pertanian sudah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi di tahun 2020 sebanyak 7.949.303 ton dengan nilai Rp26,3 triliun.

Penyaluran pupuk bersubsidi ini dilakukan Pupuk Indonesia Holding Company, sebagai BUMN yang mendapat penugasan distribusi pupuk Nasional.

Sementara di tahun 2020 ini, Perseroan telah menargetkan produksi pupuk sebesar 12,65 juta ton.

Aas merincikan, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi terdiri dari 977.253 ton Urea, 631.684 ton NPK, 171.283 ton SP-36, 182.936 ton ZA dan 95.869 ton Organik.

Ia memastikan proses distribusi pupuk bersubsidi ke petani tetap berjalan lancar. Dengan total stok lebih dari 3 kali lipat di atas ketentuan 274.931 ton.

Diketahui per 19 Maret 2020, stok pupuk bersubsidi yang tersedia di Pupuk Indonesia Grup sebanyak 963.958 ton.

Rinciannya terdiri 497.274 ton Urea, 223.963 ton NPK, 85.910 ton SP-36, 103.653 ton ZA dan 53.159 ton Organik.

Tak hanya pupuk subisid, stok pupuk non subsidi juga bisa didapatkan petani di kios-kios resmi.

Persediaan ini dalam mengantisipasi permintaan pupuk dari petani yang tidak tercantum dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok.

Pupuk Indonesia merupakan induk usaha BUMN pupuk, pengawasan kinerja yang masuk dalam jangkauan ialah PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.

Dalam menjaga performa produksi pupuk, Aas menjelaskan, PIHC menjalankan beberapa langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing perusahaan. []

Agrobisnis & Pangan

Direksi PTPN Dirombak Secara Besar-Besaran

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Direksi PTPN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi PTPN mulai dari PTPN I, II, IV sampai dengan XIV direstrukturisasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Perampingan organisasi dan direksi ini juga dilakukan bagi anak perusahaan Grup PTPN.

Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani mengatakan, perombakan Direksi PTPN ini sebagai bagian dari optimalisasi proses transformasi untuk memperkuat peran Grup PTPN sebagai penopang ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

“Perombakan jajaran Direksi PTPN ini untuk meningkatkan kinerja dan terus melakukan perubahan dalam mencapai target perusahaan. Pergantian ini juga merupakan bagian dari program transformasi grup perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Abdul Ghani di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Surat Keputusan (SK) tentang Perubahan Nomenklatur, Pemberhentian, dan Pengangkatan Jajaran Direksi PTPN diserahkan langsung oleh Abdul Ghani kepada jajaran pimpinan baru 13 PTPN di kantor pusat Holding di Jakarta, pada Selasa (26/5/2020).

Restrukturisasi ini dinilai krusial mengingat besarnya peran PTPN Group terhadap perekonomian nasional.

Menurutnya, Grup PTPN perlu melakukan penguatan organisasi induk dan anak perusahaan untuk melaksanakan peran besar yang diamanatkan serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Terlebih di tahun ini, Holding Perkebunan Nusantara yang sebelumnya berperan sebagai Strategic Holding berubah menjadi Operational Holding.

“Fungsi utama PTPN yaitu sebagai perencanaan strategis, termasuk seluruh keputusan terkait investasi, kebijakan komoditas, pengembangan bisnis baru, portofolio bisnis, pemasaran, optimalisasi dan divestasi aset, pendanaan dan manajemen kas, serta SDM yang dikendalikan sepenuhnya oleh holding,” jelasnya.

Sementara itu, anak perusahaan PTPN fokus kepada operasional dengan pengawasan dan evaluasi kinerja oleh holding.

Selain itu, setiap anak perusahaan PTPN di struktur organisasi yang baru hanya memiliki satu direktur saja, sebelumnya, anak perusahaan bisa memiliki sampai empat direksi.

“Struktur baru ini Direksi PTPN bertujuan untuk menciptakan soliditas organisasi yang kuat dalam mencapai tujuan perseroan. Dengan demikian, PTPN Group diharapkan lebih siap menghadapi tantangan bisnis ke depannya,” jelasnya.

Menurut Ghani, transformasi bisnis ini merupakan serangkaian tahapan yang telah dilakukan sejak holding berdiri pada 2014.

Namun belum menunjukkan hasil yang optimal, baik dari sisi kinerja keuangan maupun operasional perusahaan.

Diketahui, PTPN Group secara konsolidasian merupakan salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia. Berdasarkan total lahan konsesi perkebunan PTPN saat ini mencapai 1,17 juta hektare.

Produk komoditas PTPN Group mencakup komoditas anak perusahaan yang beragam terdiversifikasi, antara lain karet, tebu, kopi, kelapa sawit, teh, tembakau, hingga kakao. []

Continue Reading

Agrobisnis & Pangan

BUMN Pangan Akan Digabung, Erick Thohir: “Untuk Kurangi Impor”

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

BUMN Pangan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – BUMN Pangan rencananya akan dilakukan penggabungan atau demerger oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. BUMN pangan yang dimaksud yaitu Perum Bulog, PTPN, dan PT RNI.

Erick Thohir mengatakan rencana ini masih terus dipersiapkan. Dengan penggabungan Badan Urusan Logistik (Bulog), Perkebunan Nusantara (PTPN), dan Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI dalam klaster pangan, diharapkan mampu mendorong terbentuknya rantai industri pangan yang terkonsolidasi di Kementerian BUMN.

Penggabungan ini, sambung Erick juga untuk menekan impor pangan hingga kini masih menjadi masalah di Indonesia.

“BUMN sedang menyiapkan peta jalan untuk penggabungan industri pangan di BUMN. Impor juga menjadi masalah krusial di industri pangan nasional, sebab kita masih bergantung pada asing. Untuk memastikan ketahanan pangan di Indonesia maka hal ini perlu kita reformasi,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2020).

Menurut Erick, luas lahan yang dikelola oleh BUMN seharusnya mampu dioptimalkan untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri. Misalnya untuk lahan produksi gula, seluas 140.000 hektare lahan milik rakyat dikelola BUMN. Selain itu BUMN juga memiliki 130.000 Hektare tanah di bawah PTPN.

“Luas lahan pertanian itu seharusnya dapat untuk menyeimbangkan kebutuhan 3,5 juta ton gula di Indonesia, yang mana 36 persen di antaranya dipenuhi oleh swasta dan 800 ribu hingga 900 ribu ton dari impor,” jelas dia

Maka dengan penggabungan klaster BUMN pangan ini, Erick optimis dapat mengurangi pasokan pangan impor. Sehingga ini bisa mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

Diketahui Erick Thohir melakukan sidak ke Komplek Pergudangan Bulog di Gedebage, Bandung didampingi Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh. Sidak ini untuk memeriksa ketersediaan gula dan beras di Jawa Barat untuk mengantisipasi kebutuhan pangan jelang Lebaran.

Dari hasil sidak, Tri Wahyudi Saleh menyampaikan stok gula dan beras di Jawa Barat masih aman. Menurutnya stok beras di gudang tersebut mencapai 227.997 ton, dan gula 1.853 ton. Ia pun mengklarifikasi mengenai penyebab tingginya harga gula di pasar beberapa waktu terakhir.

“Hasil sidak kami pastikan stok beras dan gula aman dapat memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Jadi tingginya harga gula di pasar bukan karena distribusi yang tidak lancar, tapi karena terlambatnya kedatangan impor gula,” tandasnya. []

Continue Reading

Agrobisnis & Pangan

ATM Beras Sikomandan Salurkan 750 Ton Beras

Alfian Setya Saputra

Published

on

ATM Beras

MEDIABUMN.COM, Jakarta – ATM Beras Sikomandan menjadi satu sarana bagi PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat terdampak Covid-19. Program ATM Beras Sikomandan ini diprakarsai Kementerian Pertanian, dan distribusinya didukung TNI Angkatan Darat untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok beras.

Pupuk Indonesia Grup akan menyalurkan 750 ton bantuan beras premium melalui ATM Beras Sikomandan yang ada di 10 Komando Distrik Militer (Kodim) TNI AD hingga dua bulan kedepan, Ke-10 unit Kodim ini yaitu Kodim 0502 Jakarta Utara, Kodim 0505 Jakarta Timur, Kodim 0501 Jakarta Pusat, Kodim 0503 Jakarta Barat, Kodim 0504 Jakarta Selatan, Kodim 0507 Bekasi, Kodim 0506 Tangerang, Kodim 0606 Kota Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, dan Kodim 0508 Depok.

Wijaya Laksana selaku Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) mengatakan, program ATM Beras Sikomandan untuk sementara memang baru difokuskan di wilayah Jabodetabek, dengan melibatkan 10 Kodim. Pemilihan wilayah jabodetabek oleh Kementerian Pertanian, karena zona merah pusat episentrum penyebaran virus corona.

“Hasil kerja sama antara TNI AD, Pupuk Indonesia Grup dan Kementerian Pertanian ini untuk memudahkan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat, dan meredam keniakan harga pangan,” kata Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2020).

Melalui program ini, setiap harinya anggota Kodim akan menyalurkan bantuan beras kepada 1.000 warga yang telah terdata sebagai penerima, dan per orang berhak mendapatkan 1,5 Kg beras.

Pupuk Indonesia menargetkan bantuan beras ini bisa tersalur sebanyak 500.000 kantong yang masing-masing berisi 1,5 Kg.

Wijaya memastikan beras yang disalurkan melalui ATM ini adalah beras premium dengan kualitas baik dan layak dikonsumsi.

Karena beras ini diproduksi sendiri oleh anak perusahaan Pupuk Indonesia yakni PT Pupuk Indonesia Pangan yang menjamin kualitas untuk ATM beras ini juga sesuai dengan amanat Kementerian Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Untuk diketahui, mesin ATM Beras Sikomandan dirancang dan diproduksi oleh Balai Besar Mekanisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI. Kriteria masyarakat penerima bantuan beras ini ditentukan oleh Kementan, kemudian akan didata oleh Kodim dan mengkonfirmasi ke pihak kelurahan dan kecamatan setempat. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM