Pupuk Indonesia Energi Catatkan Kenaikan Aset

oleh
Pupuk Indonesia Energi

Pupuk Indonesia Energi / PI-Energi yang merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil mencatat pertumbuhan aset hingga mencapai lima kali lipat, yang dibukukan sejak PI-Energi berdiri pada tanggal 18 Agustus 2014.

Menurut Direktur Utama Pupuk Indonesia Energi, Tentaminarto Tri Februartono, ketika pertama didirikan, aset Perseroan baru sebanyak Rp298 miliar, lalu pada tahun 2015 meningkat menjadi sebesar Rp321 miliar.

Kemudian melonjak secara signifikan pada tahun 2016 menjadi sebanyak Rp1,28 triliun. Pada tahun 2017 mengalami pertumbuhan mencapai Rp1,63 triliun. Dan terakhir pada tahun 2018 jumlah aset mencapai hingga Rp1,87 triliun.

Selain itu, pendapatan Pupuk Indonesia Energi juga kian bertumbuh, walaupun pada tahun 2014 dan 2015 belum mempunyai pendapatan sama sekali. Akan tetapi pada tahun 2016 pendapatan langsung melonjak tajam menjadi sebesar Rp409 miliar. Lalu, pada tahun 2017 melonjak kembali menjadi Rp822 miliar, dan terakhir pada tahun 2018 pertumbuhan menjadi sebesar Rp840 miliar.

Pupuk Indonesia Energi Catatkan Laba Rp72 Miliar

Selanjutnya, untuk keuntungan atau laba Pupuk Indonesia Energi juga ikut mengalami pertumbuhan. Jika pada tahun 2014 hanya memperoleh laba sebanyak Rp21 juta. Lalu, tahun 2015 langsung melonjak menjadi sebesar Rp7 miliar, di tahun 2016 tumbuh kembali menjadi Rp25 miliar. Pada tahun 2017 naik menjadi Rp37 miliar dan terakhir di tahun 2018 meningkat secara signifikan menjadi sebesar Rp72 miliar.

Menurut Tenta, pencapaian Pupuk Indonesia Energi tersebut merupakan hasil dari dua korporasi. Yakni mengakuisisi perusahaan pembangkit listrik yang berlokasi di kawasan industri Kaltim Industrial Estate atau KIE milik Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Serta Kaltim Daya Mandiri atau KDM pada akhir tahun 2016 lalu.

Pupuk Indonesia Energi juga berhasil membangun GGCP atau Gresik Gas Cogeneration Plat di kawasan Industri Petrokimia Gresik. Di Jawa Timur yang mulai beroperasi sejak awal tahun 2018. Walau begitu, semua jajaran direksi dan karyawan PI-Energi diminta untuk tidak berpuas diri. Karena di tahun selanjutnya harus dilakukan lompatan besar lagi untuk kedua kalinya.

“(Oleh) karena itu dibutuhkan SDM yang unggul, profesional, harus bisa menghargai keberagaman latar belakang sampai pemikiran. Sehingga mempunyai wawasan global, sekaligus terbuka terhadap (segala) perubahan dan kemajuan,” jelas Tenta. [] –mayangsari-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *