Connect with us
PERTAMINA

Industri

PTDI Gencarkan Pemasaran N219 Nurtanio

MediaBUMN

Published

on

Sukses meluncurkan pesawat N219 Nurtanio beberapa waktu lalu, PT Dirgantara Indonesia (Persero) / PTDI selaku produsen tengah bersiap memasarkan pesawat tersebut ke pasar internasional. Kehadiran produk tersebut dinilai sebagai potensi untuk melangkahkan kemajuan industri dirgantara nasional.

Direktur Utama, PTDI, Elfien Goentoro menyebut N219 Nurtanio merupakan brand yang diciptakan 100 persen di Indonesia dan sejak tahun 2014 telah dikembangkan bersama LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)

“Kemajuan Industri kedirgantaraan nasional merupakan impian seluruh bangsa Indonesia. Penerapan teknologi industri beserta manufakturnya merupakan komponen penting dari kebangkitan tsektor tersebut,” ujarnya.

Baca Juga : Pindad Terus Lakukan Penetrasi Pasar Global

N219 Nurtanio, jelasnya, sangat cocok untuk pengoperasian di daerah yang terpencil. Pasalnya pesawat tersebut didesain sebagai pesawat dengan kategori komuter CASR 23 dengan kapasitas 19 penumpang. Dengan pesawat tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di setiap daerah terpencil.

Setelah sukses terbang perdana pada Agustus 2017 lalu, N219 Nurtanio nanti akan mendapatkan sertifikasi dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada September tahun 2018.

terkait pasar bisnis, PTDi memproyeksikan pada tahun 2017-2027, kebutuhan pasar dunia untuk pesawat berjenis tersebut akan mencapai 4.925 unit. Dari kebutuhan tersebut, PTDI diharapkan dapat menyuplai N219 sebesar 10 persen dari kebutuhan pasar tersebut atau mencapai 488 unit.

Baca Juga : Krakatau Steel Segera Kembangkan Produk Baja Otomotif

Terkait pangsa pasar, jelasnya, di Indonesia sendiri targetnya adalah sekitar 60-70 unit atau 60 persen dari kebutuhan nasional yang mencapai 110 unit. Kemudian Asia tenggara bisa PTDI memenuhi 40 persen dari kebutuhan pasar yang mencapai 109 unit.

Lebih lanjut ia mengatakan kebutuhan pasar Afrika yang mencapai 606 unit pada periode 2017-2027 dan PTDI diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tersebut sebesar 20 persennya.

Untuk kawasan Timur Tengah, PTDI ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan N219 10 persen dari kebutuhan pasar yang hanya sebesar 60 unit serta pasar amerika latin sekitar 90 unit dari kebutuhan 912 unit. []ct

Jasa Pelayanan & Logistik

POSGO SYARIAH! Mobile Ecosystem Bisnis Syariah Pertama Di Indonesia yang dikembangkan BUMN Pos Indonesia

MediaBUMN

Published

on

POSGO SYARIAH

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Setelah selama lebih dari 3 tahun terakhir, PT POS INDONESIA menjalankan pengembangan Proyek Bisnis Syariah (Pro Bis Syariah) dengan tujuan untuk semakin memperluas bentuk baru transformasi layanan bisnis dan jasa keuangan dari PT POS INDONESIA.

Dengan dukungan dan bimbingan dari Dewan Pengawas Syariah yang dibentuk oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah untuk PT POS INDONESIA kepada jajaran Direksi dan Kelompok Kerja Pro Bis Syariah.

PT POS INDONESIA, akan meluncurkan sebuah ekosistem besar bisnis dan jasa berprinsip Syariah yang akan melibatkan banyak stakeholder dari kalangan Pelaku usaha, Perbankan, SRO dan Regulator.

Sebuah ekosistem besar yang mengintegrasikan banyak pihak untuk dapat aktif melakukan transaksi perdagangan, bisnis, jasa, utilitas, keuangan serta sebuah ekosistem yang mengintegrasikan proses kerja pengawasan semua Lembaga regulator di Indonesia dengan tujuan untuk semakin meningkatkan kualitas perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen dan membentuk sebuah ekosistem solusi yang sistematis untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.

POSGO SYARIAH, dikembangkan PT POS INDONESIA dalam fase pertama akan memiliki 6 fitur unggulan, yaitu PosGold sebagai platform perdagangan fisik emas secara digital dibawah pengawasan dan peraturan yang ditetapkan oleh BAPPEBTI, Pos Pay sebagai layanan Payment Gateway dan E-Wallet yang telah dikembangkan PT POS INDONESIA dengan basis rekening Giro Pos, Switch sebuah bentuk layanan interaksi transfer antar pengguna, Gold To Mecca sebuah layanan jasa pengelolaan aset secara langsung oleh masyarakat untuk perjalanan ibadah Haji dan Umroh, ZISWAF sebuah layanan untuk aktifitas Zakat, Infaq, Shodagoh dan Wakaf dalam skema interaksi langsung masyarakat dengan para pengelolanya serta Halal Hub sebagai platform aktifitas transaksi bisnis dalam segala bentuk namun pelaku usaha harus tersertifikasi halal oleh Lembaga yang berkompeten.

Salah satu backbone atau tulang punggung utama ekosistem bisnis POSGO SYARIAH adalah platform perdagangan fisik emas secara digital PosGold yang dikembangkan bersama Bullion Ecosystem International, ABI Komoditi Berjangka, dan proses dukungan transaksi perdagangan difasilitasi oleh Bursa Komoditi & Derivatif Indonesia (Indonesia Commodity & Derivatives Exchange) – ICDX serta proses kliring transaksi perdagangan dilakukan bersama Indonesia Clearing House – ICH.

ICDX dan ICH bersama mitra strategis nya ABX, Australia dan Kinesis AG, Liechtenstein memberikan akses ke sistem perdagangan fisik emas international secara luas untuk PT POS INDONESIA, memberikan kepastian pasokan likuiditas pasar untuk transaksi pembelian fisik emas termasuk juga pasokan likuditas tunai untuk transaksi penjualan fisik emas secara langsung ke sistem likuiditas pasar international. Dengan volume transaksi yang mencapai US$ 1,2 milyar pada Maret 2021 dalam sistem transaksi Kinesis AG, diharapkan juga akan memberikan pasokan likuiditas terukur untuk PT POS INDONESIA sekaligus sebagai bentuk proteksi terhadap proses transaksi yang dilakukan oleh masyarakat. Proteksi untuk setiap transaksi masyarakat adalah Prinsip Utama yang ditekankan dalam ekosistem POSGO SYARIAH.

Platform perdagangan fisik emas PosGold yang berbasis dari platform MDX yang dikembangkan oleh anak-anak bangsa Indonesia juga terkoneksi dan terintegrasi ke sistem perbankan dan sistem logistic secara langsung, online dan real-time. Konektivitas dan integrasi sistem perdagangan fisik komoditi (fisik emas) yang terintegrasi dengan sistem perbankan dan sistem logistic yang diterapkan dalam platform PosGold, adalah sebuah model integrasi sistem perdagangan fisik komoditi pertama di Dunia, yang dimana teknologinya diciptakan dan dibentuk oleh anak-anak bangsa Indonesia secara mandiri. Platform PosGold juga menggabungkan 2 konsep teknologi perdagangan yang berkembang saat ini di Dunia, exchange ecosystem (centralized) dan blockchain ecosystem (decentralized).

Untuk semakin meningkatkan kualitas dan sistem proteksi dan tentunya membentuk sebuah ekosistem yang semakin solid di Indonesia dengan target menjadikan Indonesia sebagai salah satu Main Trading Hub atau Pusat Perdagangan Utama, fisik emas dan logam mulia lainnya di Dunia, PT POS INDONESIA bersama ICDX, ICH mengandeng Kinesis AG dan OZL Liechtenstein sebagai investor dan mitra usaha yang bekompeten untuk membangun fasilitas vault international pertama di Indonesia sekaligus fasiltas vault international grade 10 pertama di Kawasan Asia Tenggara.

Penandatanganan MOU oleh para pihak telah dilakukan dan HOA untuk proyek fasilitas vault saat ini sedang dalam tahapan finalisasi untuk ditanda tangani oleh PT Pos Indonesia serta investor group dalam skema kerjasama private partnership invesment. Kemudian akan dibentuk sebuah konsorsium usaha untuk segera merealisasikan proyek fasilitas vault international untuk bangsa Indonesia. Diharapkan dengan adanya fasilitas vault international di Indonesia, juga akan menarik minat pelaku perdagangan dari negara lain untuk bertransaksi di Indonesia yang sekaligus dapat menjadi parameter pengelolaan sistem moneter dan devisa negara menjadi lebih sistematis, terukur, dan semakin meningkatkan kredibilitas bagi perekonomian bangsa Indonesia. []

Continue Reading

Energi & Tambang

Gubernur NTT Apresiasi PLN Pulihkan Kelistrikan dengan Cepat!

CHRIESTIAN

Published

on

Gubernur NTT

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Gubernur NTT (Nusa Tenggara Timur), Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT PLN (Persero) atas gerak cepatnya memulihkan kelistrikan yang sempat terdampak akibat bencana badai seroja.

Menurutnya, PLN dengan sangat sigap melakukan upaya perbaikan sistem kelistrikan dengan mengutamakan keselamatan seluruh pihak.

“Diharapkan masyarakat dapat bersabar karena badai ini cukup parah, PLN sudah berupaya secara maksimal dengan melakukan perbaikan-perbaikan. Kita harap dalam waktu dekat semua dapat terselesaikan, termasuk di Pulau-Pulau, seperti Pulau Sabu, Pulau Rote,Pulau Alor dan yang lainnya bisa berjalan dengan baik dan NTT akan cepat pulih kembali,” ungkap Gubernur NTT Viktor.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa yang menjadi terpenting adalah persoalan logistik. Masyarakat, imbuh Gubernur NTT, jangan sampai ada yang kelaparan.

Namun ia meyakini dalam beberapa minggu kedepan segalanya akan sudah terselesaikan dengan baik.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, mewakili keluarga besar Bank Indonesia kantor perwakilan NTT dan badan musyarawarah perbankan daerah NTT menyampaikan terimakasihnya atas kesigapan PLN dalam memulihkan listrik di NTT sehingga BI dapat beropesional secara normal kembali begitu juga perbankan di seluruh NTT.

Apresiasi juga datang dari Pengadilan Oelamasi. Ketua Pengadilan Negeri Oelamasi, Decky Arianto Safe Nitbani mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kerja dan dedikasi sehingga saat ini sudah dapat kembali menikmati listrik. Dirinya menambahkan dukungan untuk petugas PLN yang berada di lapangan agar pekerjaan yang dilakukan menjadi berkat dan terang bagi masyarakat NTT.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT , Agustinus Jatmiko menyampaikan upaya yang terus dilakukan PLN dalam memulihkan sistem kelistrikan. “Tim kami terus bekerja di lapangan agar kelistrikan dapat kembali pulih dan dapat membantu masyarakat. Mohon doa dan dukungan dari segala pihak baik stakeholder dan masyarakat, hal tersebut sangat bermanfaat dan menambah semangat bagi kami,” jelasnya.

Sebelumnya, pada (12/04) PLN telah memberangkatkan beberapa relawan dari kantor PLN di Wilayah lain seperti Makassar, Jawa Tengah dan Jawa Barat menuju ke Pulau Rote, Pulau Sabu, dan Pulau Semau untuk melakukan percepatan pemulihan di NTT.

Sistem kelistrikan yang terdampak bencana badai seroja di NTT terus berangsur pulih. Hingga Rabu (14/04) siang pukul 18.00 WITA, PLN telah berhasil menyalakan kembali 2.154 gardu distribusi sehingga sebanyak 358.241 pelanggan dapat kembali menikmati listrik. []

Continue Reading

Energi & Tambang

Bring Barrels Home, Kontribusi Subholding Upstream Pertamina Amankan Kebutuhan Dalam Negeri

MediaBUMN

Published

on

Subholding Upstream

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dalam rangka mewujudkan aspirasi Pertamina untuk memberikan keamanan energi bagi Indonesia, melalui Pertamina Internasional EP (PIEP) yang merupakan Regional 5 Subholding Upstream Pertamina berupaya memperkuat peran Pertamina dalam mengelola keamanan pasokan energi negeri, dengan cara menambah cadangan dan produksi migas dari aset dan operasi di luar negeri.

Regional 5 Subholding Upstream Pertamina yang beroperasi di 13 wilayah luar negeri diantaranya diantaranya Malaysia, Irak, Algeria, Gabon, Tanzani dan Nigeria, lakukan kerja nyata dalam optimasi kinerja pada 2021. Regional 5 Subholding Upstream Pertamina memberikan sumbangsih untuk mengisi gap dari supply and demand minyak dan gas nasional, yang sejak awal berdiri hingga kini telah melakukan pengapalan minyak ke Indonesia dengan volume lebih dari 48 juta barrel senilai lebih dari 2.7 Milliar US Dollar.

Program yang digadang dengan Bring Barrels Home telah memberikan kontribusi kepada ketahanan energi Indonesia dengan membawa hasil produksi minyak dan gas bumi ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kilang–kilang Pertamina di Indonesia. Selain itu, hal ini juga memberikan kontribusi terhadap perbaikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)/Current Account Deficit.

John Anis, Direktur Utama Regional 5 Subholding Upstream Pertamina menjelaskan program Bring Barrels Home merupakan kontribusi Pertamina melalui anak usahanya Regional 5 Subholding Upstream Pertamina untuk mempercepat Indonesia mandiri energi. “Program ini untuk mendukung Pemerintah dalam menjaga pasokan ketahanan dan kemandirian energi Nasional”, ujar Anis.

Bring Barrels Home ini merupakan upaya Regional 5 Subholding Upstream Pertamina dalam mengeksplorasi sumber-sumber minyak dan gas di luar negeri dan membawanya ke Indonesia. Dalam menjalankan bisnisnya, Regional 5 Subholding Upstream Pertamina selalu mempertimbangkan dan mengutamakan aspek safety dan aspek lingkungan. “Beroperasi di Luar Negeri tentu banyak sekali tantangannya, selain syarat administratif dan legal yang harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan masing-masing negara, kita juga mempunyai tantangan untuk beroperasi dengan standar tinggi untuk menjaga lingkungan tetap aman dan sehat”, Jelas Anis.

Dalam kegiatan pemboran, Regional 5 Subholding Upstream Pertamina menggunakan SF-05 yang ramah lingkungan dan juga merupakan produk Pertamina sendiri. Hal ini adalah komitmen Regional 5 Subholding Upstream Pertamina untuk menjaga lingkungan, mempromosikan produk dalam negeri dan bersinergi dengan anak usaha atau BUMN lainnya. Selama beroperasi Regional 5 Subholding Upstream Pertamina mencatatkan keberhasilan zero incident sejak awal beroperasi, yaitu sejak tahun 2012. Ini merupakan prestasi luar biasa sehingga Regional 5 Subholding Upstream Pertamina dapat membawa nama baik Pertamina dan Indonesia di kancah internasional.

“Harapan ke depan PIEP bisa selalu konsisten dan semakin berkembang dalam bisnisnya di Luar Negeri, sehingga bisa memberi manfaat positif bagi Pertamina dan BUMN, juga mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional,” tutup Anis. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!