Connect with us
PERTAMINA

Agrobisnis & Pangan

PT Pupuk Indonesia Gelar Program Magang Mahasiswa Bersertifikat

MediaBUMN

Published

on

PT Pupuk Indonesia

PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat atau PMMB yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2019. Program tersebut sejalan dengan fokus serta komitmen guna melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

Hal itu semakin ditegaskan dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dengan 20 universitas/institusi pendidikan Indonesia. Terkait dengan penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, magang serta pengembangan SDM oleh Direktur SDM. Serta Winardi selaku Tata kelola Korporat PT Pupuk Indonesia.

Momentum penandatanganan nota kesepahaman itu menjadi sebab dasar. Dalam pelaksanaan PMMB serta langkah nyata link and match kurikulum di PTN dan PTS dengan kebutuhan industri.

Program magang bersertifikat tersebut ialah, implementasi bagi para pengelola dan praktisi manajemen human capital pada lingkungan BUMN. Hal itu guna meningkatkan kompetensi anak bangsa yang unggul serta berdaya saing global.

Agenda PT Pupuk Indonesia ini sekaligus menjadi momentum penutupan PMMB batch 1 pada periode Februari-Juli 2019. Yang menjaring hingga sebanyak 155 peserta yang berasal dari beragam universitas.

Sedangkan batch 2 periode Agustus 2019 hingga Januari 2020 diikuti oleh 141 mahasiswa dari 132 perguruan tinggi. Peserta bakal menjalani program magang di PT Pupuk Indonesia serta enam anak usaha lainnya.

PT Pupuk Indonesia Gelar Dua Jenis PMMB

Pelaksanaan PMMB PT Pupuk Indonesia dibagi menjadi dua jenis. Yang pertama yakni, para mahasiswa melaksanakan magang sesuai dengan kompetensi bidang yang menjadi syarat untuk menduduki posisi tersebut selama 6 bulan. Peserta akan mengerjakan uji kompetensi sesuai bidangnya di akhir masa pemagangan yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi profesi nasional.

Jenis yang kedua, yakni magang bersertifikat industri. Para mahasiswa akan melaksanakan magang sesuai proyek yang diberikan oleh pihak industri dalam jangka waktu 6 bulan. Peserta akan dinyatakan selesai setelah merampungkan pekerjaan dalam waktu yang ditentukan. Yang kemudian akan diakui pihak industri dengan mengeluarkan sertifikat industri.

PT Pupuk Indonesia berharap, PMMB tersebut dapat menambah wawasan baru dan juga peningkatan kompetensi bagi mahasiswa. Secara total, kegiatan PMMB sudah dilakukan oleh 121 BUMN dan menyerap hingga 6.113 mahasiswa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kementerian BUMN juga menargetkan akan menyerap 21.000 mahasiswa pada tahun 2020 mendatang. []

Agrobisnis & Pangan

Direksi PTPN Dirombak Secara Besar-Besaran

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Direksi PTPN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi PTPN mulai dari PTPN I, II, IV sampai dengan XIV direstrukturisasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Perampingan organisasi dan direksi ini juga dilakukan bagi anak perusahaan Grup PTPN.

Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani mengatakan, perombakan Direksi PTPN ini sebagai bagian dari optimalisasi proses transformasi untuk memperkuat peran Grup PTPN sebagai penopang ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

“Perombakan jajaran Direksi PTPN ini untuk meningkatkan kinerja dan terus melakukan perubahan dalam mencapai target perusahaan. Pergantian ini juga merupakan bagian dari program transformasi grup perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Abdul Ghani di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Surat Keputusan (SK) tentang Perubahan Nomenklatur, Pemberhentian, dan Pengangkatan Jajaran Direksi PTPN diserahkan langsung oleh Abdul Ghani kepada jajaran pimpinan baru 13 PTPN di kantor pusat Holding di Jakarta, pada Selasa (26/5/2020).

Restrukturisasi ini dinilai krusial mengingat besarnya peran PTPN Group terhadap perekonomian nasional.

Menurutnya, Grup PTPN perlu melakukan penguatan organisasi induk dan anak perusahaan untuk melaksanakan peran besar yang diamanatkan serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Terlebih di tahun ini, Holding Perkebunan Nusantara yang sebelumnya berperan sebagai Strategic Holding berubah menjadi Operational Holding.

“Fungsi utama PTPN yaitu sebagai perencanaan strategis, termasuk seluruh keputusan terkait investasi, kebijakan komoditas, pengembangan bisnis baru, portofolio bisnis, pemasaran, optimalisasi dan divestasi aset, pendanaan dan manajemen kas, serta SDM yang dikendalikan sepenuhnya oleh holding,” jelasnya.

Sementara itu, anak perusahaan PTPN fokus kepada operasional dengan pengawasan dan evaluasi kinerja oleh holding.

Selain itu, setiap anak perusahaan PTPN di struktur organisasi yang baru hanya memiliki satu direktur saja, sebelumnya, anak perusahaan bisa memiliki sampai empat direksi.

“Struktur baru ini Direksi PTPN bertujuan untuk menciptakan soliditas organisasi yang kuat dalam mencapai tujuan perseroan. Dengan demikian, PTPN Group diharapkan lebih siap menghadapi tantangan bisnis ke depannya,” jelasnya.

Menurut Ghani, transformasi bisnis ini merupakan serangkaian tahapan yang telah dilakukan sejak holding berdiri pada 2014.

Namun belum menunjukkan hasil yang optimal, baik dari sisi kinerja keuangan maupun operasional perusahaan.

Diketahui, PTPN Group secara konsolidasian merupakan salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia. Berdasarkan total lahan konsesi perkebunan PTPN saat ini mencapai 1,17 juta hektare.

Produk komoditas PTPN Group mencakup komoditas anak perusahaan yang beragam terdiversifikasi, antara lain karet, tebu, kopi, kelapa sawit, teh, tembakau, hingga kakao. []

Continue Reading

Agrobisnis & Pangan

BUMN Pangan Akan Digabung, Erick Thohir: “Untuk Kurangi Impor”

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

BUMN Pangan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – BUMN Pangan rencananya akan dilakukan penggabungan atau demerger oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. BUMN pangan yang dimaksud yaitu Perum Bulog, PTPN, dan PT RNI.

Erick Thohir mengatakan rencana ini masih terus dipersiapkan. Dengan penggabungan Badan Urusan Logistik (Bulog), Perkebunan Nusantara (PTPN), dan Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI dalam klaster pangan, diharapkan mampu mendorong terbentuknya rantai industri pangan yang terkonsolidasi di Kementerian BUMN.

Penggabungan ini, sambung Erick juga untuk menekan impor pangan hingga kini masih menjadi masalah di Indonesia.

“BUMN sedang menyiapkan peta jalan untuk penggabungan industri pangan di BUMN. Impor juga menjadi masalah krusial di industri pangan nasional, sebab kita masih bergantung pada asing. Untuk memastikan ketahanan pangan di Indonesia maka hal ini perlu kita reformasi,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2020).

Menurut Erick, luas lahan yang dikelola oleh BUMN seharusnya mampu dioptimalkan untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri. Misalnya untuk lahan produksi gula, seluas 140.000 hektare lahan milik rakyat dikelola BUMN. Selain itu BUMN juga memiliki 130.000 Hektare tanah di bawah PTPN.

“Luas lahan pertanian itu seharusnya dapat untuk menyeimbangkan kebutuhan 3,5 juta ton gula di Indonesia, yang mana 36 persen di antaranya dipenuhi oleh swasta dan 800 ribu hingga 900 ribu ton dari impor,” jelas dia

Maka dengan penggabungan klaster BUMN pangan ini, Erick optimis dapat mengurangi pasokan pangan impor. Sehingga ini bisa mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

Diketahui Erick Thohir melakukan sidak ke Komplek Pergudangan Bulog di Gedebage, Bandung didampingi Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh. Sidak ini untuk memeriksa ketersediaan gula dan beras di Jawa Barat untuk mengantisipasi kebutuhan pangan jelang Lebaran.

Dari hasil sidak, Tri Wahyudi Saleh menyampaikan stok gula dan beras di Jawa Barat masih aman. Menurutnya stok beras di gudang tersebut mencapai 227.997 ton, dan gula 1.853 ton. Ia pun mengklarifikasi mengenai penyebab tingginya harga gula di pasar beberapa waktu terakhir.

“Hasil sidak kami pastikan stok beras dan gula aman dapat memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Jadi tingginya harga gula di pasar bukan karena distribusi yang tidak lancar, tapi karena terlambatnya kedatangan impor gula,” tandasnya. []

Continue Reading

Agrobisnis & Pangan

ATM Beras Sikomandan Salurkan 750 Ton Beras

Alfian Setya Saputra

Published

on

ATM Beras

MEDIABUMN.COM, Jakarta – ATM Beras Sikomandan menjadi satu sarana bagi PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat terdampak Covid-19. Program ATM Beras Sikomandan ini diprakarsai Kementerian Pertanian, dan distribusinya didukung TNI Angkatan Darat untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok beras.

Pupuk Indonesia Grup akan menyalurkan 750 ton bantuan beras premium melalui ATM Beras Sikomandan yang ada di 10 Komando Distrik Militer (Kodim) TNI AD hingga dua bulan kedepan, Ke-10 unit Kodim ini yaitu Kodim 0502 Jakarta Utara, Kodim 0505 Jakarta Timur, Kodim 0501 Jakarta Pusat, Kodim 0503 Jakarta Barat, Kodim 0504 Jakarta Selatan, Kodim 0507 Bekasi, Kodim 0506 Tangerang, Kodim 0606 Kota Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, dan Kodim 0508 Depok.

Wijaya Laksana selaku Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) mengatakan, program ATM Beras Sikomandan untuk sementara memang baru difokuskan di wilayah Jabodetabek, dengan melibatkan 10 Kodim. Pemilihan wilayah jabodetabek oleh Kementerian Pertanian, karena zona merah pusat episentrum penyebaran virus corona.

“Hasil kerja sama antara TNI AD, Pupuk Indonesia Grup dan Kementerian Pertanian ini untuk memudahkan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat, dan meredam keniakan harga pangan,” kata Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2020).

Melalui program ini, setiap harinya anggota Kodim akan menyalurkan bantuan beras kepada 1.000 warga yang telah terdata sebagai penerima, dan per orang berhak mendapatkan 1,5 Kg beras.

Pupuk Indonesia menargetkan bantuan beras ini bisa tersalur sebanyak 500.000 kantong yang masing-masing berisi 1,5 Kg.

Wijaya memastikan beras yang disalurkan melalui ATM ini adalah beras premium dengan kualitas baik dan layak dikonsumsi.

Karena beras ini diproduksi sendiri oleh anak perusahaan Pupuk Indonesia yakni PT Pupuk Indonesia Pangan yang menjamin kualitas untuk ATM beras ini juga sesuai dengan amanat Kementerian Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Untuk diketahui, mesin ATM Beras Sikomandan dirancang dan diproduksi oleh Balai Besar Mekanisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI. Kriteria masyarakat penerima bantuan beras ini ditentukan oleh Kementan, kemudian akan didata oleh Kodim dan mengkonfirmasi ke pihak kelurahan dan kecamatan setempat. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM