Proyek Tangki Timbun di Pulau Nipa Akan Digarap PT PP

oleh
Proyek tangki timbun

Proyek tangki timbun di Pulau Nipa, Kepulauan Riau akan dibangun PT PP dengan investasi USD400 juta sebagai investor sekaligus kontraktor. Hal tersebut dijelaskan oleh President Comissioners PT PP (Persero) Tbk, Andi Gani Nena Wea.

Menurut Andi Gandi, proyek tangki timbun yang sedang dikerjakan nantinya akan menggunakan teknologi terbaik. Teknologi yang dilengkapi dengan Internal Floating Roos, sistem yang dapat mengurangi kehilangan produk karena penguapan dan panas atau vapor loss dari 85 sampai 90 persen.

Kelebihan lain proyek yang direncanakan selesai pada kuartal I 2021 ini ke depannya akan menggunakan jenis Alumunium Dome Foor. Sejenis alumunium yang ringan, bebas perawatan, dan tidak terkontaminasi oleh produk-produk lain.

Proyek tangki timbun di Pulau Nipa juga didesain untuk menghasilkan white product. White product adalah hasil pengolahan oleh minyak mentah melalui proses penyulingan dengan tingkat kejernihan tinggi, bervolatilitas rendah, dan tidak berwarna. Akhirya hasil ini akan bernilai lebih tinggi dari black product.

Contoh white product, misalnya gasoline (bensin), HSD (diesel), kerosine (minyak tanah), Naphta, dan Metil Tert Butil Eter (MTBE).

Tujuan Proyek Tangki Timbun di Pulau Nipa

Sebagai informasi, Pulau Nipa merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara terdekat Singapura dan Malaysia. Batas luar lain berupa pelabuhan Sekupang di Pulau Batam.

Pada tahun 2004, Pulau Nipa hampir tenggelam. Untuk mempertahankannya, pemerintah mnegadakan revitalisasi dengan cara reklamasi dan selesai tahun 2008.

Sejak tahun 2018 sudah dibuat cetak biru untuk pengembangan proyek tangki timbun di Pulau Nipa oleh pemerintah untuk menjaga pertahanan NKRI dengan basis ekonomi. Di Pulau ini akan dibuat storage tank terminal. Sebuah proyek yang juga diharapkan dapat meningkatkan potensi kawasan strategis untuk pengembangan ekonomi efektif.

Dengan kondisi ekonomi yang lebih maju, tidak akan ada lagi klaim pulau Indonesia oleh negara tetangga seperti yang pernah terjadi pada Pulau Sipadan dan Ligitan. Sementara ini, pulau Nipa ditempati oleh tentara TNL Angkatan Laut dari Komando Lanal Batam.

Terakhir, sebagai tanda keseriusan dalam melaksanakan proyek tangki timbun ini, pimpinan PT PP melakukan kunjungan. Hadir sebagai peserta kunjungan ke Pulau Nipa, yaitu Gani Nana Wea sebagai President Commissioners PT PP, Direktur Korporasi dan Human Capital Management M. Aprindy, dan Direktur Operasional 3 Abdul Haris Tatang. Ikut dalam kunjungan kerja pada proyek yang berkapasitas 1.000.000 m3 tersebut para komisaris PT PP. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *