Tujuh Proyek PP Properti Resmi Ground Breaking

by

Setelah menunggu akhirnya PT Pembangunan Perumaha Properti Tbk (PPRO) resmi melakukan ground breaking bertepatan dengan 4 tahun berdirinya PP belum lama ini. Hal tersebut merupakan sirene akan dimulainya pembangunan ke tujuh proyek strategisnya yang meliputi proyek Jawa Barat meliputi Bekasi dan Sumedang, Jawa Timur meliputi Surabaya dan Malang, serta NTB yang meliputi Lombok.

“Ini adalah bukti keseriusan kami menjaga kepercayaan konsumen. Dengan demikian saya mengharapkan hal ini bisa meningkatkan kinerja PPRO,” jelas Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat.

7 Proyek tersebut, paparnya yaitu pembangunan dua menara di superblok GKL (Grand Kamala Lagoon) Bekasi. Yaitu, tower Victoria yang sudah terjual lebih dari 70 persen dari totalnya yaitu 1.137 unit dan 600 unit tower Isabella dengan konsep rusunami yang seluruhnya telah terjual habis.

Baca Juga : Triwulan I/2018 WIKA Lepas Komodo Bonds

Ia mengatakan bahwa proyek selanjutnya yaitu The Louvin Jatinangor yang akan dibangun di atas lahan seluas 1,2 ha di kawasan kampus pereguruan tinggi Jatonangor Sumedang. Dimana menara pertama sebanyak 706 unit diproyeksikan akan selesai pembangunannya pada 2020.

“Apartemen dengan target pasar mahasiswa tersebut nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas cycling track dan tentunya bebas narkoba,” imbuhnya ujarnya.

Proyek selanjutnya, imbuh Taufik adalah apartemen Begawan di kota Malang dengan konsep premium student apartment, yang tentunya juga menyasar pada segmen mahasiswa. Proyek tersebut serupa dengan The Alton apartment di Semarang, Jawa Tengah.

Tower pertama sebanyak 948 unit telah habis terjual 90 persen. Fasilitasnya antara lain pool wanita dan umum, futsal, gym serta roof top yoga space dan e-library. Pembangunannya diproyeksikan akan rampung pada tahun 2019.

Baca Juga : Adhi Karya Siap Bangun LRT City Sentul

Kemudian adalah Apartemen Grand Shamaya yang terletak di kawasan bisnis Surabaya yaitu Embong Sawo. Apartemen yang akan dibangun sebanyak 5 menara di atas lahan 1,6 ha tersebut menyasar pada segmen atas. Hunian tersebut diproyeksikan akan menjadi private residential premium dengan konsep luxury resort tentunya ini yang pertama di kota Surabaya.

“Pertama yang akan dibangun adalah tower Aubrey sebanyak 409 unit. Tower tersebut telah terjual diatas 70 persen dan ditargetkan rampung pada 2021. Kemudian selanjutnya yaitu Palm Park Hotel Surabaya yang merupakan hotel bintang tiga dan Prime Park & Convention di Lombok dengan kelas bintang empat,” tutup Taufik []ct

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *