Connect with us
banner pln 2023

HIGHLIGHT BUMN

Program Solar Murah, Kementerian BUMN dan Kementerian UKM Kolaborasi

Published

on

Program Solar Murah

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Program Solar Murah untuk koperasi nelayan akan diluncurkan oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Hadirnya Program Solar Murah ini sebagai upaya pemerintah untuk menjaga sektor perikanan tradisional tetap beroperasi dengan baik di tengah naiknya harga BBM.

Pasalnya harga BBM jenis Pertalite, Solar dan Pertamax sudah naik sejak 3 September lalu dan tentunya akan berdampak pada para nelayan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Program Solar Murah ini juga menggandeng PT Pertamina (Persero).

Ia berharap program ini bisa menjadi satu solusi di tengah kebijakan pengurangan subsidi BBM yang selama ini justru banyak dinikmati kalangan mampu.

“Dengan Program ini, para nelayan tetap bisa membeli BBM dengan harga yang terjangkau. Untuk tahap awal, kita akan mulai di tujuh titik sebagai pilot project,” kata Erick melalui keterangan tertulis pada Senin, 5 September 2022.

Ia menjelaskan, di tahap awal akan disalurkan BBM murah selama tiga bulan melalui koperasi nelayan.

Selanjutnya BBM murah ini didistribusikan kepada nelayan yang membutuhkan yang terdaftar pada data valid, mulai dari nama dan alamat anggotanya.

Setelah proyek percontohan di 7 lokasi berjalan lancar selama 3 bulan, pemerintah akan memperluas Program Solar Murah ini ke seluruh wilayah.

Erick menegaskan, program ini merupakan amanah langsung dari Presiden Jokowi, sebagai bukti bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat.

Sementara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan program ini akan dimulai secara bertahap dan bisa berdampak terhadap kesejahteraan nelayan.

Dengan adanya solar murah, para nelayan tradisional bisa mendapatkan BBM dengan harga terjangkau, dan akses untuk mendapatkannya juga mudah.

Teten memastikan hadirnya program ini akan membuat kenaikan harga BBM tidak begitu berdampak karena rantai pasok industri perikanan.

Adapun 7 lokasi percontohan yang sudah ditetapkan yaitu di Lombok Timur, Surabaya, Semarang, Pekalongan, Lhoknga, Deli Serdang, dan Indramayu.

Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan program akan dimulai awal Desember 2022 dan para penerima ditetapkan by name by addres yang tercatat di koperasi nelayan.

Nicke memastikan program BBM murah ini akan memudahkan Pertamina dalam menyalurkan BBM bersubsidi secara tepat sasaran untuk para nelayan. []

Continue Reading

BNI

Label

Copyright © 2023 MEDIABUMN.COM