Connect with us
PERTAMINA

Jasa Keuangan

Progam Pembiayaan Petani oleh KBI, BUMN Kucurkan Rp15,7 Miliar!

Published

on

Program pembiayaan petani

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Program pembiayaan petani dan pemilik komoditas kembali diluncurkan oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI.

Dengan program pembiayaan petani ini, maka para petani dan pemilik komoditas akan mendapatkan manfaat dari BUMN.

Adapun komoditas yang masuk dalam program pembiayaan petani ini meliputi gabah, beras, dan rumput laut yang bekerjasama dalam bentuk kemitraan berbasis resi gudang yang diinisiasi PT KBI.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi program ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT KBI.

Pihak KBI menginisiasi program pembiayaan petani dan pemilik komoditas ini sudah berjalan sejak tahun 2015 lalu.

Sejak saat itu, total pembiayaan yang dikucurkan sejumlah BUMN dalam program kemitraan ini sudah mencapai Rp15,7 Miliar kepada 220 mitra.

“Untuk tahun ini, total pembiayaan yang sudah kita salurkan kepada 65 mitra dengan nilai mencapai Rp3,5 miliar. Jadi program ini merupakan bagian dari upaya BUMN untuk pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya untuk pata petani dan pemilik komoditas,” jelas Fajar, melalui keterangan resminya, 23 November 2021.

Dengan program pembiayaan ini para petani dan pemilik komoditas yang memasukkan barangnya dalam sistem resi gudang akan mendapat pembiayaan untuk usahanya.

Adapun perusahaan pelat merah yang ikut ambil bagian dalam program ini di antaranya PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Pembangunan Perumahan, Perum Perumnas, PT Jakarta Industrian Estate Pulogadung, PT Reasuransi Indonesia Utama, PT Kawasan Berikat Nusantara, dan PT Jaminan Kredit Indonesia.

Sosialisasi Progam Pembiayaan Petani

Fajar menjelaskan, mekanisme pembiayaan ini yaitu saat petani atau pemilik komoditas sudah memasukkan barangnya ke sistem resi gudang, selanjutnya barang itu menjadi jaminan untuk pembiayaan dari beberapa BUMN.

Pembiayaan ini pun terbuka bagi siapa saja, dan ke depan, PT KBI akan terus melakukan sosialisasi ke berbagai pihak, untuk dapat berperan dalam pembiayaan resi gudang.

“Sudah ada BUMN lain juga mau bergabung dalam program pembiayaan petani ini. Kita harapkan akan semakin banyak petani yang mendapatkan manfaat, karena ini memang sejalan upaya BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Fajar mengungkapkan program ini juga terus mengalami peningkatan, terutama dalam dua tahun terakhir cukup signifikan.

Tercatat hingga Oktober 2021, total pembiayaan resi gudang sudah menyentuh angka Rp227,8 miliar, sedangkan di tahun lalu totalnya Rp93,6 miliar.

Fajar menegaskan, KBI sebagai pusat registrasi resi gudang tentny punya peranan penting untuk meningkatkan pemanfaatan resi gudang, sedangkan dari sisi petani dan pemilik komoditas, akan mendapatkan pembiayaan secara langsung guna peningkatan usahanya. []

Jasa Keuangan

Layanan Taspen untuk ASN Terus Ditingkatkan

Published

on

Layanan Taspen

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Layanan Taspen terus dioptimalkan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peningkatan layanan Taspen salah satunya dilakukan dengan mengoptimalkan sinergitas dengan berbagai pihak.

Yang terbaru, PT Taspen (Persero) menjadi perwakilan Indonesia dalam acara Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) yang dilaksanakan secara hybrid di Jeju, Korea Selatan.

Kegiatan ASSPF ini digelar oleh Goverment Employee Pension Service Korsel yang merupakan wadah bagi para negara-negara di Asia untuk menjalin hubungan baik.

Dalam kegiatan ini Direktur Utama Taspen, A N S Kosasih memaparkan, sejauh ini sudah banyak inovasi yang dilakukan oleh Taspen secara berkelanjutan.

Layanan Taspen juga selalu disesuaikan dengan kebutuhan para ASN di era teknologi informasi saat ini, terutama selama masa pandemi Covid-19.

“Ini sebagai sebuah bentuk dari pembenahan berkelanjutan pada layanan kami agar memberikan yang terbaik untuk para peserta,” kata Kosasih dalam keterangan resminya, Kamis (25/11/2021).

Ia menjelaskan, PT Taspen merupakan salah satu perusahaan milik negara yang mengelola Jaminan Sosial bagi para ASN dan Pejabat Negara di seluruh daerah di Indonesia.

Inovasi Program Layanan Taspen

Ada beberapa program unggulan yang tersedia di BUMN ini, yaitu Pensiun, Program Tabungan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian.

Kokasih menyebut, Taspen sudah berpengalaman lebih dari 58 tahun dalam mengelola bisnis ini, dan akan terus melakukan Inovasi.

“Inovasi layanan yang kami lakukan untuk kemudahan para peserta, misalnya selama masa pandemi, kami menerapkan layanan digital agar lebih cepat dan efisien. Ini juga untuk menghindari penularan Covid-19 bagi para peserta,” kata dia.

Salah satu layanan berbasis digital dari BUMN ini yaitu otentikasi yang memungkinkan peserta melakukan otentikasi melalui Handphone dan mengambil hak pensiun langsung dari ATM.

Beberapa layanan Taspen digital lainnya seperti Tcare, Taspen Pesona, Taspen One-hour Online Service, dan layanan E-Klim.

Sementara CEO GEPS Hwang Seo Chong mengatakan, ACSPF 2021 ini bisa menjadi tempat para peserta untuk memahami tren terbaru reformasi pengelolaan jaminan sosial ASN.

Kemudian secara bersama bisa menemukan penyelesaian masalah dan menerapkan strategi yang tepat agar sistem pembayaran pensiun ASN bisa berkesinambungan, terutama di tengah situasi pandemi. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Outstanding Loan Pegadaian Bertahan di Angka Rp38 triliun

Published

on

Outstanding Loan Pegadaian

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Outstanding Loan Pegadaian per September 2021 dapat dipertahankan pihak perseroan di angka Rp28 triliun.

Outstanding Loan Pegadaian ini masih bisa tumbuh baik sebesar 11,36 persen secara tahunan (YoY dan 8,13 persen sepanjang tahun 2021 ata secara Year to date (Ytd).

Pihak perseroan dapat mempertahankan Outstanding Loan Pegadaian ini meski pada bulan September lalu, harga emas turun sebesar 1,2 persen dengan rata-rata Rp825,157 dibanding bulan Agustus Rp826,081.

Swasono Amoeng selaku Sekretaris PT Pegadaian menyebutkan ada beberapa faktor yang mendorong Outstanding Loan Pegadaian tetap bertahan di angka tinggi.

Salah satunya karena kenaikan pinjaman nasabah dengan kategori pinjaman minimal Rp20 juta sebesar 0,24 persen dari bulan sebelumnya.

Kemudian dari banyaknya kebutuhan pinjaman gadai emas di masa pandemi yang kini kondisinya secara perlahan mulai membaik.

“Outstanding loan Pegadaian kami target bisa tembus hingga Rp45 triliun di akhir tahun, dengan posisi hingga bulan September ini sudah menyentuh 85 persen,” kata Amoeng, Jumat (29/10/2021).

Untuk proyeksi Gadai Emas, kata Amoeng, pihaknya optimis masih akan meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

Karena saat ini pandemi covid-19 sudah mulai melandai, dan kondisi perekonomian secara global juga terus membaik.

Selain itu, pemerintah juga terus mengeluarkan berbagai kebijakan untuk memperkuat perekonomian masyarakat yang ada dalam program PEN.

Pegadaian juga mencatat keseluruhan nasabah aktif menggunakan Gadai Emas Pegadaian hingga September 2021 mencapai 5,3 juta nasabah.

Amoeng menyebut, untuk bisnis Gadai, pihaknya membidik pelayanan bisnis Gadai Emas untuk seluruh masyarakat, baik untuk tujuan konsumtif maupun produktif.

“Strategi gadai emas yang kami lakukan salah satunya Titipan Emas Fisik, berupa produk yang bisa digunakan masyarakat untuk menitipkan emasnya namun dapat digadaikan sewaktu-waktu ketika memang butuh,” jelas dia.

Menurutnya, strategi pemasaran produk ini adalah dengan memberikan diskon biaya administrasi Gadai Titipan Emas Fisik hingga 50 persen saat transaksi Gadai Titipan Emas Fisik.

Ada juga produk Gadai Harian, yang merupakan salah satu produk andalan Pegadaian dengan memberikan layanan gadai emas dengan perhitungan sewa modal hanya sebesar 0,09 persen per hari. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Bangkitkan Semangat Pemulihan Ekonomi, Jamkrindo Beri Apresiasi Pelaku UMKM

Published

on

Jamkrindo

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Jamkrindo memberikan apresiasi bagi para pelaku UMKM melalui acara Jamkrindo UMKM Appreciation Awards 2021. Kegiatan yang telah dilaksanakan ketiga kalinya tersebut merupakan ajang pemberian apresiasi dan penghargaan bagi para pelaku UMKM, khususnya para mitra terjamin dan juga mitra binaan Jamkrindo.

Direktur MSDM, Umum dan Kepatuhan PT Jamkrindo Sulis Usdoko mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam perkembangan ekonomi nasional, serta menjadi kunci percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi. Ia berharap pemberian apresiasi tersebut dapat meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk bangkit dan berkontribusi optimal bagi pemulihan ekonomi nasional.

“Tema acara Jamkrindo UMKM Appreciations Award kali ini ialah UMKM bangkit dengan semangat kolaborasi. Hal selaras dengan komitmen kami dalam mendukung dan membantu UMKM bangkit dan mengembangkan usahanya di tengah tantangan pandemi covid-19 dengan semangat kolaborasi,” ujarnya.

Sebagai perusahaan penjamin terbesar di Indonesia, ia mengatakan Jamkrindo senantiasa berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan UMKM, baik pemerintah (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian BUMN, dan Kementerian Koperasi dan UKM), Lembaga keuangan, maupun para pegiat dan komunitas UMKM di seluruh Indonesia.

Berkaca pengalamannya dalam mengembangkan UMKM, Sulis mengatakan, ada tiga hal penting dalam pembinaan UMKM, yaitu komitmen, kapasitas dan konsistensi atau K3. Konsep K3 ini mirip dengan konstruksi sebuah rumah, komitmen merupakan fondasi, sementara kapasitas merupakan tiang dan tembok, Adapun konsistensi merupakan atap yang melindungi struktur rumah dan penghuni.

“Untuk mengoptimalkan peran UMKM dalam perekonomian nasional diperlukan kolaborasi, yang di dalamnya terdapat komitmen seluruh pihak sebagai pondasi, peningkatan kapasitas untuk melakukan akselerasi, dan tak kalah penting ialah konsistensi. Tanpa konsistensi, hampir pasti semua perencanaan dan strategi implementasi akan gagal,” ujarnya.

Jamkrindo

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, untuk memajukan UMKM diperlukan lebih dari sekedar pendampingan dan pemberdayaan. UMKM perlu dihubungkan ekosistem ekonomi dan bisnis yang inovatif dan berbasis digitalisasi. “Tahun 2022 kami akan membuat roadmap menjaring mitra UMKM, sehingga para mitra UMKM Jamkrindo dapat terhubung dalam satu networking ekosistem yang lebih luas,” ujarnya

Adapun di tengah kondisi pandemi ini, Sulis melanjutkan, Jamkrindo dipercaya untuk turut berkontribusi dalam program pemulihan ekonomi nasional sebagai penjamin kredit Kredit Modal kerja (KMK) PEN yang disalurkan perbankan kepada pelaku UMKM.

Adanya program KMK PEN ini ialah bukti nyata dukungan pemerintah untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku Usaha dalam menjalankan usahanya. “Dengan adanya program PEN maka UMKM dapat terus bergeliat dalam menjalankan usahanya,” ujar Sulis.

Sampai dengan September 2021, PT Jamkrindo bersama dengan anak usahanya PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar), telah mencatatkan volume penjaminan PEN senilai Rp 21,477 triliun dengan rincian PT Jamkrindo senilai Rp 14,297 triliun dan PT Jamsyar senilai Rp 7,179 triliun dengan jumlah debitur terjamin sebanyak 1.422.958 UMKM.

Selain berkontribusi pada program Penjaminan KMK PEN, Jamkrindo juga menyelenggarakan berbagai program dan pendampingan untuk UMKM, termasuk juga menyalurkan program pendanaan usaha mikro dan Kecil (PUKM) yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri dan dapat memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jamkrindo juga hadir ditengah-tengah masyarakat melalui pemberian bantuan pendidikan, sosial dan Kesehatan, antara lain; pemberian bantuan paket sembako, bantuan paket kesehatan, pemberian beasiswa untuk anak-anak berprestasi, bantuan untuk guru honorer, bantuan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan sosial untuk penyandang disabilitas, bantuan mobil ambulans, serta bantuan lainnya. “Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!