Prima Multi Terminal Ekspor Perdana Minyak Kelapa Sawit

oleh
Prima Multi Terminal

Prima Multi Terminal, anak perusahaan BUMN Pelindo I yang mengelola Kuala Tanjung Multipurpose melakukan ekspor perdana minyak curah cair. Ekspor ke India tersebut diangkut menggunakan kapal MT Ocean Integrity, Jumat lalu.

Kapal yang berbendera Panama dengan ukuran panjang (LoA) 150,66 meter dan bobot 10.459 ton mengangkut komoditas CPO atau Crude Palm Oil sebanyak 2.000 Metrik Ton (MT). Kapal menuju Krishnapam, India.

Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Robert Sinaga menjelaskan bahwa, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sudah dapat melayani kegiatan bongkar muat minyak cair karena telah dilengkapi dengan fasilitas pipa dan tangki timbun. Kedua fasilitas tersebut sudah siap digunakan oleh pengguna jasa.

Pernyataan Robert juga didukung oleh Direktur Utama PT Prima Tangki Indonesia, Gaotama Setiawan. Perusahaan yang menyediakan fasilitas tangki timbun. Dijelaskan bahwa PT Prima Tangki telah menyediakan fasilitas tangki timbun dengan kapasitas 100.000 MT yang dapat digunakan di Pelabuhan Kuala Tanjung.

Fasilitas bongkar muat curah cair tersebut telah dilengkapi dengan pompa yang memiliki kecepatan tinggi dan bersistem otomatisasi. Fasilitas telah bersertifikat International Sustainability and Carbon Certifification (ISCC) dari European Commission. Sertifikat menunjukkan bahwa fasilitas yang tersedia sudah terbarukan.

Kegiatan Prima Multi Terminal di Kuala Tanjung

Menurut Robert, Kapal MT Ocean Integrity yang berangkat dari Kuala Tanjung mempunyai kedalaman 15 sampai 17 meter LWS atau Low Water Spring. Kapal merupakan pengangkut ekspor perdana curah cair yang membawa CPO dari tempat yang dikelola perusahaan.

Meskipun demikian, sebelumnya sudah ada tiga perusahaan pelayaran yang secara rutin melakukan bongkar muat di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal. Terdapat juga kapal general cargo yang bersandar untuk membongkar bantalan rel di terminal.

Untuk berbagai kesiapan kegiatan di pelabuhan, Prima Multi Terminal telah membangun Kuala Tanjung sehingga memiliki dermaga seluas 500 x 60 meter, dan trestle sepanjang 2,8 km. Tidak lupa dilengkapi dengan rak pipa 4 line x 8 inchi.

Selain fasilitas dermaga dan tangki timbun, Prima Multi Terminal juga sudah menunjang semua proses bisnis di Pelabuhan Kuala Tanjung. Di antaranya adalah, dengan dukungan sistem IT dan Terminal Operating System atau TOS peti kemas maupun curah cair yang terintegrasi.

Robert berharap, semua pelayanan dari Prima Multi Terminal di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal akan mampu meningkatkan layanan kepada pengguna jasa. Selain itu, fasilitas juga dapat meningkatkan kecepatan proses bongkar muat. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *