Connect with us
PERTAMINA

Asuransi

Polis Jiwasraya, DPR Minta Kementerian BUMN Siapkan Dana Tambahan Rp4 Triliun

Published

on

Polis Jiwasraya

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Polis Jiwasraya yang bermasalah dalam beberapa tahun terakhir diminta oleh Komisi VI DPR RI agar segera diselesaikan.

Meski begitu, langkah pemerintah melakukan restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dinilai bisa menimbulkan risiko di kemudian hari.

Risiko yang dimaksud bisa terjadi jika ada penolakan dari para nasabah pemegang polis Jiwasraya.

Hal ini disampaikan Aria Bima selaku Ketua Panitia Kerja Jiwasraya Komisi VI DPR RI dalam rapat kerja bersama Kementerian BUMN, Senin (30/11/2020).

Menurut Aria, untuk mengantisipasi kendala itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu melakukan mitigasi atau pencegahan kemungkinan risiko yang akan muncul.

“Perlu dibuat strategi untuk menyelesaikan kasus polis Jiwasraya ini dengan tetap menyesuaikan tingkat ekonomi para pemegang polis. Harus ada koordinasi dengan stakeholder, dan lakukan sosialisasi ke nasabah terutama opsi restrukturisasi polis Jiwasraya,” ungkapnya.

Dari kalkulasi yang sudah dibahas, Aria menilai Kementerian juga perlu menyiapkan dana tambahan hingga Rp4 triliun untuk menekan risiko tersebut.

Dana itu disiapkan untuk upaya mitigasi pemegang polis Jiwasraya yang tidak mampu melakukan kelanjutan pembayaran top up dan menghindari pemotongan manfaat pensiun.

“Untuk pengembalian kembali dana milik nasabah Jiwasraya, kami dan pemerintah sudah sepakat untuk mengambil langkah restrukturisasi. Artinya pemerintah akan ada dukungan dana dari pemegang saham secara tidak langsung dari Indonesia Financial Group (IFG),” ungkapnya.

Hal ini menjadi keharusan lantaran divestasi Jiwasraya Putera tidak bisa dilakukan.
Sehingga total dana yang dibutuhkan untuk melakukan restrukturisasi sebesar Rp22 triliun yang akan diperoleh dari APBN 2021.

Aria mengatakan, setelah pihaknya melihat kondisi ketersediaan dana di APBN tahun 2021, maka penyertaan Modal Negara (PMN) bagi Jiwasraya minimal Rp12 triliun.

Lalu penerbitan surat utang IFG maksimal Rp10 triliun sebagai penghubung ke APBN tahun 2022 mendatang yang akan diserap oleh PT Taspen.

“Selanjutnya pemerintah akan menyalurkan dana PMN sebesar Rp10 triliun di tahun 2022. Dana ini juga akan digunakan untuk melunasi obligasi dan bunga yang telah diterbitkan oleh IFG yang sebelumnya bernama BPUI,” tutupnya. []

Asuransi

Aplikasi Asabri Mobile Terbaru Dirilis, Layanan Jadi Makin Mudah

Published

on

Aplikasi Asabri Mobile

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Aplikasi Asabri Mobile versi terbaru resmi diluncurkan dengan membawa berbagai perubahan.

Dalam aplikasi Asabri Mobile ini dimuat penambahan fitur, dan hadir dalam versi iOS sehingga akan memudahkan layanan bagi peserta Asabri.

Sekretaris Perusahaan PT Asabri (Persero) Dewi Ratnaningsih mengatakan aplikasi ini bisa didownload gratis di Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS) pada 6 Desember 2021.

Ada beberapa fitur baru yang disematkan di aplikasi ini, yakni SPTB online, registrasi aplikasi yang lebih mudah, antrian online dan formulir klaim layanan.

Dewi mengatakan, dengan pembaharuan aplikasi Asabri Online, diharapkan para peserta bisa melakukan registrasi secara mandiri dan tentunya efisien.

Caranya cukup gampang, peserta hanya perlu memasukkan data NRP dan KTA, lalu akan ada verifikasi kode OTP yang masuk ke nomor Handphone perserta lalu prosesnya bisa dimulai.

“Fitur antrian online yang sudah tersedia di aplikasi ini juga akan memudahkan peserta untuk mengajukan klaim ke kantor cabang Asabri. Jadi tinggal mendaftar di aplikasi kemudian peserta akan diberi notifikasi kedatangannya,” jelas Dewi dalam keterangan resmi, Rabu (1/12/2021).

Dijelaskannya, peserta Asabri sudah bisa mengunduh formulir pengajuan layanan, formulir PUM KPR, SPT Pajak, hingga surat pernyataan tanda bukti diri (SPTB) online.

“Jadi peserta pensiun tidak perlu lagi harus datang ke kantor Asabri atau mitra bayar, karena fitur sudah bisa digunakan mulai tahun 2022,” ungkapnya.

Inovasi Aplikasi Asabri Mobile

Adapun aplikasi Asabri Mobile sudah dirilis tahun 2020 lalu, dengan fitur yang paling banyak digunakan adalah simulasi premi.

Menurut Dewi, simulasi tabungan asuransi Asabri bisa ditampilkan sehingga peserta dapat memproyeksikan kebutuhannya di masa depan saat masuk usia pensiun.

Namun untuk simulasi ini, peserta harus melengkapi data keluarga dan riwayat pangkat dan diminta melakukan update data pada menu profil.

Ada beberapa fitur menarik lainnya, seperti Kartu Peserta Asabri Elektronik (KPA-E) sebagai identitas peserta yang telah terdaftar di Asabri secara sah.

KPA-E bisa disimpan di HP, jadi tidak perlu khawatir jika hilang karena sudah tersedia dalam aplikasi.

Ada juga fitur hak pensiun untuk dapat mengetahui berapa nilai pensiun yang akan diterima setiap bulan serta jadwal otentikasi yang merupakan kewajiban peserta yang disesuaikan dengan jenis pensiunnya.

“Melalui Aplikasi Asabri mobile, peserta juga bisa menghubungi layanan call center yang terhubung dengan WA dan telegram. Jika mengalami kendala, peserta juga dapat mengajukan kritik dan saran kepada PT Asabri agar pelayanan kami semakin berkembang dan lebih baik lagi,” tutupnya. []

Continue Reading

Asuransi

Dirkeu Jasa Raharja Myland Raih Penghargaan Sebagai TOP CFO in Cost Efficiency & Productivity Program pada BUMN Awards 2021

Published

on

Myland

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Jasa Raharja raih penghargaan pada ajang TOP BUMN Awards 2021 yang digelar oleh Bisnis Indonesia. Penghargaan ini diselenggarakan secara hybrid (online dan offline) di Ballroom Grand Hyatt Hotel Jakarta, Selasa (30/11).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Keuangan Jasa Raharja , Myland turut hadir dan menerima penghargaan secara langsung sebagai Top CFO in Cost Efficiency & Productivity Program untuk kategori BUMN Keuangan dengan nilai aset kurang dari Rp 15 triliun.

Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian Dewan Juri yang terdiri atas Ketua Dewan Juri Mantan Menteri ESDM Ignatius Jonan dan masing-masing anggota, yakni bankir senior Arwin Rasyid dan Presiden Direktur Bisnis Indonesia Lulu Terianto.

Dalam sambutannya, Myland mengucapkan banyak terima kasih atas apresiasi yang diberikannya kepada PT Jasa Raharja. Ditengah situasi pandemi covid 19, PT Jasa raharja terus berusaha untuk mengoptimalkan kinerja nya dengan memberikan pelayanan maksimal dan juga meningkatkan bisnis usaha yang dijalankan.

“Efisiensi dan peningkatan produktivitas menjadi faktor utama bagi Jasa Raharja untuk melewati masa pandemi covid 19. Terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Hal ini semoga menjadi berkah untuk kita semua dan memacu semangat insan Jasa Raharja untuk lebih mengoptimalkan performa nya di masa mendatang” ujar Myland.

Myland juga turut menyampaikan efisiensi dan peningkatan produktivitas menjadi faktor utama bagi Jasa Raharja untuk dapat melewati masa pandemic Covid 19. Selama semester I-2021, Jasa Raharja melakukan berbagai efisiensi, sehingga total biaya usaha perusahaan turun sebesar 14,58% menjadi sebesar Rp 1,74 triliun dibandingkan dengan biaya usaha periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,03 triliun. Hal ini membuat total pendapatan Jasa Raharja tumbuh sebesar 6,03% atau senilai Rp 2,75 triliun, sedangkan beban klaim/santunan hingga Juni 2021 tercatat sebesar Rp 1,15 triliun atau naik 1,56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,11 triliun.

Alhasil, PT Jasa Raharja mampu mencetak kinerja positif di tengah pandemi Covid-19, berupa peningkatan laba bersih sebesar 77,14% atau sebesar Rp 887,84 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 495,56 miliar.

PT Jasa Raharja yang tergabung grup Holding Perasuransian dan Penjaminan (Indonesia Financial Group/IFG) senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat, dan tepat sebagai perwujudan negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan. []

Continue Reading

Asuransi

Berjaya di TOP BUMN Awards 2021, Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono dan Dirkeu Myland Raih Penghargaan

Published

on

Top BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Bisnis Indonesia memberikan apresiasinya kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam acara penghargaan Bisnis Indonesia Top BUMN Awards 2021, yang menjadi panggung penghargaan yang paling semarak untuk BUMN yang digelar secara hybrid (online dan offline) di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Selasa (30/11).

Salah satu perusahaan BUMN yang menerima penghargaan dari acara Top BUMN Awards 2021 ini adalah PT Jasa Raharja. Rivan Achmad Purwantono sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja meraih dua penghargaan sekaligus yakni sebagai Top CEO in Strategic Leadership untuk klaster BUMN keuangan dan Top BUMN untuk klaster BUMN non Tbk Keuangan.

Selain Direktur Utama PT Jasa Raharja, penghargaan juga diberikan kepada Direktur Keuangan PT Jasa Raharja Myland yang meraih penghargaan sebagai Top CFO in Cost Efficiency & Productivity program untuk kategori BUMN keuangan.

Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian Dewan Juri yang terdiri atas Ketua Dewan Juri Mantan Menteri ESDM Ignatius Jonan dan masing-masing anggota, yakni bankir senior Arwin Rasyid dan Presiden Direktur Bisnis Indonesia Lulu Terianto.

Direktur Utama PT Jasa Raharja mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara serta dewan juri atas penghargaan yang diberikan kepada PT Jasa Raharja. “Sebagai perusahaan asuransi milik negara, penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan kinerja dari insan Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat” ujarnya.

Lebih lanjut, Rivan Achmad Purwantono juga menjelaskan bahwa saat ini Jasa Raharja sedang melakukan berbagai transformasi digital di sektor pelaksanaan program intensifikasi pendapatan bersama mitra kerja, penerapan operational excellence yang berpedoman dengan governance risk compliance, sektor pendapatan, pengelolaan investasi yang aman, pengembangan human capital yang unggul, serta efisiensi biaya yang dilakukan oleh manajemen.

Direktur Keuangan PT Jasa Raharja Myland juga turut menyampaikan efisiensi dan peningkatan produktivitas menjadi faktor utama bagi Jasa Raharja untuk dapat melewati masa pandemic Covid 19. Selama semester I-2021, Jasa Raharja melakukan berbagai efisiensi, sehingga total biaya usaha perusahaan turun sebesar 14,58% menjadi sebesar Rp 1,74 triliun dibandingkan dengan biaya usaha periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,03 triliun. Hal ini membuat total pendapatan Jasa Raharja tumbuh sebesar 6,03% atau senilai Rp 2,75 triliun, sedangkan beban klaim/santunan hingga Juni 2021 tercatat sebesar Rp 1,15 triliun atau naik 1,56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,11 triliun.

Alhasil, PT Jasa Raharja mampu mencetak kinerja positif di tengah pandemi Covid-19, berupa peningkatan laba bersih sebesar 77,14% atau sebesar Rp 887,84 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 495,56 miliar.

PT Jasa Raharja yang tergabung grup Holding Perasuransian dan Penjaminan (Indonesia Financial Group/IFG) senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat, dan tepat sebagai perwujudan negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!