PLN Tambah Pasokan Listrik Bali Manfaatkan PLTS dan PLTD Biodiesel

oleh
PLN

PLN akan segera melaksanakan pembangunan jaringan transmisi area Jawa Bali Connection (JBC). Yang mana berupa kabel transmisi di bawah laut dengan kapasitas 500 kilo volt. Hal ini dilakukan guna menjaga kestabilan serta memperkuat sistem kelistrikan yang ada di Bali. Mengingat di Bali akan ada rencana pengoperasian pembangkit EBT (Energi Baru Terbarukan).

Mengenai rencana wilayah Bali untuk menambah pasokan listrik melalui EBT, yakni dengan cara manfaatkan PLTS serta PLTD. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini adalah energi listrik yang didapat dari matahari. Dengan alat berupa panel surya. Sementara PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel), yakni menggunakan tenaga dari bahan bakar biodiesel.

Sripeni Inten Cahyani selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN (Persero) mengatakan, jika proyek JBC ini juga berfungsi lain, yakni, menjamin ketersediaan energi di wilayah Bali.

Daya ampu kelistrikan di wilayah Bali saat ini telah mencapai 1.320 MW. Aliran listrik tersebut ditengarai telah dipasok dari PLTU Celukan Bawang sebesar 380 MW. Kemudian ditopang oleh kabel laut Jawa-Bali 400 MW, PLTDG area Pesanggaran 182 MW. Serta PLTG Pesanggaran sebesar 22 MW serta pembangkit BBM sebesar 336 MW.

PLN Harap Bauran Energi EBT Sebesar 23% pada 2025

Sebelumnya, beban puncak sistem tenaga listrik paling tinggi di Bali terjadi pada Februari 2018. Yaitu, mencapai angka 900,1 MW. Pihak PLN sadar jika sistem kelistrikan memang perlu ditingkatkan. Selain itu, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan pemerintah Bali terkait proyek ini.

Menurutnya, PKS (Pelaksanaan Kerja Sama) ini tak semata-mata hanya untuk capai target bauran EBT Tahun 2025. Namun juga berguna sebagai wujud sinergi antara perencanaan tenaga listrik PLN. Kaitannya dengan meningkatkan kemampuan pasokan listrik provinsi ini dengan proyek JBC.

Diharapkan melalui kerja sama ini, PLN akan mampu mensinergikan perencanaan. Yakni, tentang penyediaan tenaga listrik oleh PLN dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. karena keandalan pasokan listrik ini memang dirasa sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat area Bali. [] –mayangsari-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *