PLN Merugi! Menteri BUMN Angkat Bicara

by
PLN Merugi

Pada kuartal III tahun 2018 kinerja PLN merugi hingga mencapai Rp18.48 triliun. sebagai perusahaan pelat merah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pun buka suara.

Menurutnya beban kerugian yang harus dipikul oleh PLN disebabkan karena adanya pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Karena PLN memiliki kewajiban membayar dengan dolar AS.

“PLN mengalami unrealized loss atau kerugian yang belum terealisasi. Artinya kerugian pada pembukuan bukan kerugian usaha secara riil,” terangnya.

Baca Juga: Dollar AS Perkasa, BUMN Terancam Bangkrut?

Lebih lanjut ia mengatakan jika selama ini perseroan kerap melakukan kontrak dengan independent power producer (IPP), dimana nilai kontrak yang tertuang transaksinya menggunakan dolar AS.

“Kalau pembayarannya sekarang memang secara pembukuan rugi, tetapi kan belum ada pembayrana jadi belum realize. Saya lihat dapur keuangan PLN sehat-sehat saja secara cashflow. Ya PLN sehat kok,” pungkas Rini.

Seperti diketahui, Perusahaan yang digawangi oleh Sofyan Basir tersebut mencatat perolehan revenue sebesar Rp200.9 triliun atau tumbuh 6,9 persen secara year on year apabila dibandingkan pendapatan usaha pada periode sama tahun lalu yang tercatat hanya Rp187,88 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *