Pindad Berdaya Saing di Era “Industry 4.0”

oleh
Pindad

Penguatan struktur inner part pontoon diberikan tambahan stiffener terutama dibagian travel dan roller depan dengan tidak mengurangi daya apung. Berikutnya, instalasi side pontoon atau pelampung mudah dalam hal pemasangan. Dalam hal mekanisme pengoperasian Spud terletak didalam kabin melalui hydroulic dan sangat praktis untuk operator.

Produk ini merupakan satu-satunya produk buatan dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diatas 42%. Pindad berusahan menorehkan sejarah baru dalam kancah alat berat dengan kandungan lokal yang tinggi karena diproduksi di Indonesia sebagai wujud bakti untuk negeri.

“Produk ini memiliki potensi market yang sangat prospektif,” ujar Abraham.

Keberhasilan Pindad dalam berinovasi menciptakan produk-produk industrial salah satunya yaitu Amphibious Excavator tidak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang nomor satu di Indonesia tersebut memberi pujian sekaligus dukungan kepada Pindad. Selain itu Jokowi juga menghimbau jika seharusnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan inovasi (seperti yang dilakukan Pindad-red) untuk mendukung kebutuhan bisnis selain juga untuk mendukung perekonomian.

Lebih lanjut Abraham mengatakan jika produk industrial lainnya yang diciptakan oleh Pindad antara lain yaitu produk generator dengan kekuatan 8-10 MW dan sudah terpasang hingga 200 lokasi pembangkit yang menggunakan 2 produk generator Pindad.

“Ke depan kami menargetkan generator dengan kekuatan 20-50 MW,” pungkas Abraham.

Untuk mendukung industri perkapalan, lanjut Abraham, Pindad juga telah menghasilkan crane dan turning table yang telah di-supply ke galangan-galangan kapal. Selain itu, imbuh Abraham, Pindad juga mendukung industri perkeretaapian yaitu railway dengan menghadirkan produk breaking system, railway safety equipment, clip dan bahkan ke depannya Pindad akan masuk pada produk wesel dan point machine.

Selain itu, Pindad juga tengah concern dalam menciptakan alat-alat pertanian, dimana Pindad telah menghasilkan rota tanam, alat panen, harvester machine, serta produk yang belum lama ini diluncurkan yaitu alat pengering padi (padi dryer) dimana jika dengan cara lama pengeringan dilakukan dalam waktu 4 hari, namun dengan alat ini pengeringan padi hanya membutuhkan waktu 10 jam saja.

“Inilah pengembangan inovasi produk-produk Pindad selain produk military,” ujar Abraham yang juga menyebut bahwa Pindad ikut mengembangkan motor listrik “Gesit” dan kendaraan-kendaraan listrik lainnya. [] CT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *