Pindad Berdaya Saing di Era “Industry 4.0”

oleh
Pindad

Dari sisi SDM, lanjut Abraham, agar mampu berdaya saing di era “Industry 4.0” Pindad secara rutin mentransfer tenaga-tenaga engineer ke luar negeri untuk belajar menciptakan produk-produk alutsista dan industri yang relevan dengan perkembangan zaman.

Selain itu Pindad juga terus mendorong upaya sinergi melalui strategic partnership dengan vendor-vendor teknologi di dunia yang mensyaratkan adanya Transfer of Technology (ToT) sesuai dengan kebijakan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) serta undang-undang No.16 tahun 2012 yang bertujuan agar industri pertahanan di dalam negeri maju.

Maka dengan berbagai upaya strategis yang dilakukan tersebut, semakin menjadikan Pindad sebagai industri yang mampu menciptakan produk berteknologi tinggi dan berdaya saing di era “Industry 4.0”. Sehingga produk-produk yang dihasilkan semakin diminati oleh pasar global dan tentunya mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Karena meskipun sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pindad tidak hanya berorientasi terhadap bisnis semata, namun Pindad senantiasa mengembangkan berbagai produk yang mutakhir dengan balutan inovasi berteknologi tinggi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yaitu TNI dan POLRI.

“Apa-apa saja yang menjadi kebutuhan TNI dan POLRI tentunya akan kita support, karena ini juga demi ketahanan Negara Republik Indonesia,” tegas Abraham.

PRODUK UNGGULAN
Jika bicara mengenai produk unggulan, Pindad sangat banyak ragam dalam menciptakan produk-produk ungggulan. Sebut saja senjata SS1 dan SS2 itu digunakan oleh TNI. Demikian pula dengan kendaraan tempur dan munisi antara lain MU5-TJ (5,56 mm), caliber 9 mm, caliber 7,62 mm, dsb. Namun yang terbaru, ada satu produk Pindad yang sangat menarik perhatian dunia yaitu Medium Tank.

Menurut Abraham, Medium Tank merupakan modern tank dengan kelas medium yang mempunyai kemampuan lebih dari tank-tank yang ada sebelumnya. Lebih lanjut Abraham menyebut baru ada 3 negara yang mampu menciptakan tank dengan kelas tersebut, salah satunya yaitu Indonesia.

“Meskipun berkelas medium namun tank ini memiliki kemampuan manuver yang sangat baik serta didukung dengan peralatan yang melebihi main battle tank. Ini menjadi prestasi sekaligus merupakan inovasi teknologi yang dihadirkan Pindad,” jelas Abraham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *