Pindad Berdaya Saing di Era “Industry 4.0”

oleh
Pindad

Menurut Abraham, dengan adanya “Revolusi Industry 4.0” maka saat ini seluruh negara produsen alutsista tengah berlomba menciptakan teknologi terbaru untuk menghasilkan produk-produk unggulan berteknologi tinggi sehingga mampu berdaya saing.

“Kita melihat bagaimana dari prognosis masing-masing negara terhadap temuan-temuan baru tersebut, baik itu munisi, pesawat tempur bahkan kapal selam, dsb yang tentunya seluruh produk tersebut telah dibalut dengan teknologi terbaru dan tercanggih sehingga semakin melengkapi dan menyempurnakan produk-produk terdahulunya. Adanya “Industry 4.0” maka seluruh pelaku industri mau tidak mau, suka tidak suka harus mengacu terhadap konsep tersebut,” papar pria kelahiran Gorontalo 27 Juli 1961 tersebut.

POSITIONING PINDAD
Bagaimana Pindad menyikapi konsep “Industry 4.0”? Pindad telah melalui rangkaian sejarah panjang industri alutsista beserta perubahan teknologinya dari zaman ke zaman.Perusahaan yang telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda dan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun 1983 ini, telah aktif memproduksi berbagai jenis senjata mulai dari senjata laras panjang, senjata genggam, pistol, dan lainnya. Setiap produksi diutamakan untuk mensuplai kebutuhan peralatan pertahanan dan keamanan nasional serta untuk memenuhi pemesanan dari pihak lain.

Beberapa senjata ciptaan Pindad pun telah diakui oleh dunia dengan keberhasilan Pindad meraih berbagai prestasi penting, antara lain seperti lomba tembak antar angkatan darat se-Asia Tenggara (AARM) dan lomba tembak Angkatan Darat se-Asia Pasifik (ASAM), serta Lomba Tembak tahunan yang diselenggarakan oleh Tentara di Raja Brunei (BISAM).

Perjalanan panjang tersebut, tentunya telah mengasah pengalaman dan kemampuan Pindad dalam menciptakan produk-produk strategis yang relevan dengan perkembangan zaman yang tentunya juga diikuti dengan perubahan teknologi di dalamnya. Berbekal pengalaman dan kemampuan tersebut, Pindad senantiasa merespon dengan cepat perubahan apapun yang berkaitan dengan teknologi. terlebih pada era “Industry 4.0” saat ini dimana teknologi digital telah menjelma menjadi main backbone of business.

Bagaimana upaya dan positioning Pindad dalam konsep “Industry 4.0”? Menurut Abraham, untuk dapat bersaing dalam era “Industry 4.0” berbagai hal telah dilakukan oleh Pindad, antara lain Pindad telah banyak melakukan revitasilasi terhadap mesin-mesin produksi yang lama yang dianggap sudah uzur dimakan usia dan menggantinya dengan mesin-mesin terbaru berteknologi tinggi. sehingga Pindad mampu melakukan inovasi dan implementasi teknologi tinggi tersebut terhadap produk-produk yang akan diciptakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *