Connect with us
PERTAMINA

CEO TALK

PESONNA OPTIMA JASA Komitmen Hadirkan Layanan Terbaik Kepada Seluruh Mitra Bisnis

Published

on

PESONNA OPTIMA JASA

MEDAIBUMN.COM, Jakarta – Industri alih daya atau outsourcing di tanah air terus bertumbuh seiring kebutuhan pasar yang meningkat dan dinamis. Persaingan bisnis pada industri ini pun tidak terelakan, peta persaingan yang semakin ketat, membuat perusahaan berlomba menawarkan yang terbaik. Alhasil perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, profesionalisme, pengalaman dan layanan terbaik pada akhirnya yang menjadi pilihan.

Salah satu perusahaan yang mampu menghadirkan kebutuhan tersebut adalah PESONNA OPTIMA JASA. Sebagai anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pegadaian (Persero) dan Yayasan Kesejahteraan Pegadaian Permata (YKPP), PESONNA OPTIMA JASA memiliki reputasi yang sangat baik dari berbagai aspek, baik secara layanan dan operasional yang tentunya didukung oleh kinerja keuangan yang sehat.

Dengan pengalaman yang sangat baik dan didukung oleh SDM yang kompeten, PESONNA OPTIMA JASA hadir memenuhi kebutuhan perusahaan dalam mendukung kelancaran operasional bisnis. Terlebih di era teknologi saat ini, dimana seluruh landscape business sudah berubah dengan mengedepankan business model berbasis digital.

Kepada MEDIABUMNCOM, Direktur Utama PT PESONNA OPTIMA JASA, Syahrul Rusli mengatakan bahwa PESONNA OPTIMA JASA merupakan perusahaan concern bergerak pada core business pengadaan tenaga outsourcing dan rental kendaraan, selain juga memiliki unit bisnis jasa lain yang tentunya relevan dengan bisnis utama perusahaan, salah satunya adalah rental kendaraan untuk perusahaan.

Lebih lanjut Syahrul menegaskan jika PESONNA OPTIMA JASA berkomitmen penuh untuk berkontribusi menghadirkan pelayanan yang prima dan bertanggung jawab terhadap semua mitra bisnis secara Professional, dan berkualitas tinggi serta menjunjung tinggi prinsip Good Coorporate Governance.

“Hal ini sejalan dengan visi dan misi PESONNA OPTIMA JASA,” tambah Syahrul.

PRODUK BISNIS & LAYANAN

PESONNA OPTIMA JASA memiliki 12 perwakilan di ibukota propinsi dan beberapa kota besar lainnya untuk memberikan pelayanan yang lebih luas kepada seluruh mitra bisnis.

Di era perkembangan bisnis yang berbasis digital seperti saat ini, Syahrul menegaskan jika PESONNA OPTIMA JASA siap bersaing dengan mengandalkan teknologi informasi dan sumber daya manusia yang handal dan kompeten di bidangnya.

PESONNA OPTIMA JASA telah bekerjasama dengan banyak perusahaan-perusahaan berskala besar seperti Bank Mandiri, PT Perkebunan Nusantara (Persero), Perum Perhutani, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Kemenparekraf/Barekraf RI, PT Penjamin Infrastruktur Indonesia, Anak Usaha PLN (PT PJB Services), BPJS Kesehatan, Halliburton, Berdikari, Icon+, Kamadjaja Logistik, dan tentunya PT Pegadaian (Persero), Galeri 24 Pegadaian, Pessona Indonesia Jaya sebagai captive market PESONNA OPTIMA JASA.

PESONNA OPTIMA JASA

PESONNA OPTIMA JASA menawarkan beragam produk bisnis dan layanan untuk memenuhi kebutuhan operasional bagi para mitra bisnis, yaitu:

1. Optima Security System
Adalah layanan penyedia jasa keamanan yang terintegrasi dengan Sistem SCC (Security Command Center) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dikelola secara profesional dan didukung oleh tenaga ahli yang tangguh dan berpengalaman, memberikan perlindungan maksimal di kantor maupun tempat bisnis anda.

2. Optima Cleaning Service
Adalah layanan penyedia jasa kebersihan terdepan yang tersebar di seluruh Indonesia. PESONNA OPTIMA JASA berkomitmen untuk menjadi mitra dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lokasi bisnis mitra.

3. Optima Driver Service
Adalah layanan penyedia jasa pengemudi kendaraan roda empat dengan keterampilan
mengemudi yang baik dan berlisensi.

4. Optima Rent a Car
Adalah layanan jasa sewa transportasi mobil berbagai merek dan tipe untuk mendukung kebutuhan transportasi bisnis mitra bisnis.

5. Optima Rent a Motorcycle
Adalah layanan penyedia jasa sewa transportasi kendaraan roda dua untuk
mendukung kebutuhan transportasi bagi para mitra bisnis.

Untuk informasi lebih lanjut, bagi para calon mitra bisa menghubungi call center di nomor +62 21 3950 9999, atau klik https://optimajasa.co.id []

CEO TALK

276 Tahun Pos Indonesia: Transformasi SDM Pos Indonesia Membuahkan Hasil Positif

Published

on

Transformasi SDM

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dalam perjalanannya, Pos Indonesia membuahkan hasil di bidang SDM dari hasil transformasi yang dilakukan perusahaan. Hal ini dibuktikan dengan prestasinya dalam meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Salah satu yang terbaru, Pos Indonesia memperoleh dua penghargaan dalam Human Capital on Resilience Award 2022 yang diselenggarakan di Bandung pada 29 Juli 2022 lalu.

Penghargaan yang diterima perusahaan adalah The Best Human Capital Support on Business Transformation dan The Best Human Capital in Digital Transformation. Penghargaan yang diterima Pos Indonesia merupakan hasil keseriusan perusahaan dalam melakukan transformasi, terutama yang terkait dengan pengelolaan SDM untuk menghadapi perubahan bisnis.

Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi, di usianya yang menginjak 276 tahun, Pos Indonesia telah memiliki 17.300 lebih karyawan yang harus terus dijaga agar tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan. Menjaga diri tetap relevan merupakan pekerjaan yang tidak mudah, terlebih lagi di zaman yang perubahannya sangat cepat terjadi, sulit diprediksi dan sulit dikendalikan.

Bentuk transformasi SDM yang dilakukan Pos Indonesia antara lain: (1) Menyiapkan struktur organisasi yang lebih fokus pada bisnis, simplifikasi birokrasi, dan sentralisasi fungsi pendukung dengan menyeimbangkan kembali organisasi Regional dari 11 regional menjadi 6 regional dan 205 Kantorpos menjadi 42 Kantor Cabang Utama dan 169 Kantor Cabang.

(2) Menyiapkan pemimpin-pemimpin Pos Indonesia dengan melakukan program pengembangan sesuai dengan kebutuhan bisnis. Untuk mengisi kebutuhan pemimpin Pos Indonesia di masa mendatang, Pos Indonesia menyelenggarakan Talent Development Program untuk mengejar gap kompetensi yang dibagi berdasarkan talent pool.

(3) Mengubah perencanaan man-power sesuai dengan perkembangan bisnis yang baru, mendorong program kemitraan di bidang pekerjaan tertentu dan pembentukan kompetensi baru sesuai dengan kebutuhan bisnis untuk mendorong productivity enhancement.

STRATEGI TRANSFORMASI MASUK RJPP

Faizal memaparkan, transformasi merupakan proses yang panjang, sehingga diharapkan programnya bisa berjalan terus, ada atau tidak ada dirinya sebagai pemimpin dalam perusahaan.

Hal itu yang mendasari keputusan bahwa program transformasi harus dicantumkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Pos Indonesia pada periode 2023-2027. “Saat ini sedang disahkan Kementerian BUMN dan dijadikan pedoman 5 tahun ke depan, siapapun pengurusnya, (program transformasi) harus dijalankan,”ujar Faizal.

Pada akhirnya, RJPP akan menjadi dasar bagi pemimpin perusahaan untuk Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) setiap tahunnya. Tak dapat dipungkiri, perusahaan mengalami perubahan target performa dalam beberapa tahun terakhir, seiring terjadi pandemi Covid-19. Terlebih, kondisi ekonomi global juga mengalami fluktuasi, terdapat pula kondisi kelangkaan pangan dan energi akibat perang antara Rusia dan Ukraina yang mempengaruhi penawaran dan permintaan di seluruh dunia. Hal ini berdampak pada kondisi ekonomi makro di Indonesia.

Pada dasarnya, dalam jangka pendek, Pos Indonesia berambisi meningkatkan proses bisnis yang membuahan profitabilitas tinggi. Selain itu, melakukan reorganisasi untuk mendorong strategi bisnis, dan memberi kepuasan terhadap pelanggan.

Dalam jangka menengah, perusahaan pelat merah ini berencana melakukan investasi di bidang proses dan teknologi demi meningkatkan kualitas dan layanan bagi pelanggan. Hal tak kalah penting ialah membangun tata kelola perusahaan dan sumber daya manusia untuk menciptakan budaya yang cocok dengan industri.

Sementara itu, dalam jangka panjang, Pos Indonesia berharap bisa berkembang melalui kolaborasi dengan perusahaan dan bisnis lain serta memberi kontribusi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lain.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pos Indonesia memiliki dua peran strategis yaitu sebagai korporasi perseroan harus mencetak keuntungan, sementara di sisi lain, sebagai perusahaan milik negara, Pos Indonesia juga mengemban tugas menjadi agen pembangunan (agent of development). Hal ini dilakukan melalui kontribusi dan berperan langsung dan tidak langsung dalam pertumbuhan ekonomi dan program pemerintah.

Nyatanya Pos Indonesia mampu menjalankan kedua peran tersebut dengan baik dan seimbang. Perusahaan terus berupaya melakukan penghitungan dan analisis bisnis secara matang. Hal itu dibutuhkan agar perusahaan tidak mengalami kerugian, terutama di masa kritis seiring kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Pada intinya adalah perusahaan selalu berupaya menyelesaikan tugas membantu program pemerintah secara optimal. Hal itu dilakukan tentu dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat, tetapi juga tetap concern terhadap aspek komersial lainnya agar Pos Indonesia juga mampu berperan dengan berkontribusi kepada negara dari sisi pajak dan profit. []

Continue Reading

CEO TALK

276 Tahun Pos Indonesia: Membangun Transformasi Untuk 276 Tahun Ke Depan

Published

on

276 Tahun

MEDIABUMN.COM, Jakarta – 276 tahun menjadi perjalanan panjang bagi PT Pos Indonesia (Persero) untuk hadir melayani seluruh kebutuhan perposan di tanah air. Dengan pasang surut yang dialami dari masa ke masa, tentu telah mengasah pengalaman dan kemampuan perusahaan dalam menghadapi segala bentuk tantangan.

Seperti saat ini, dimana Pos Indonesia tengah dihadapi oleh persaingan yang begitu ketat. Namun dengan semangat transformasi yang tengah dibangun, Pos Indonesia kian solid dan optimis menghadapi berbagai tantangan dengan menghadirkan beragam inovasi yang tentunya sangat relevan dengan kebutuhan zaman.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengungkapkan filosofinya dalam memaknai usia perusahaan. “Setiap pondasi harus lebih dalam dan besar dari bangunannya. 276 tahun itu bermaksa sebagai akar dan pondasi yang kokoh untuk membuat bangunan yang lebih tinggi lagi ke depan,” ujar Faizal.

Faizal berupaya membandingkan kondisi perusahaan yang mampu bertahan selama lima tahun dan bertahan selama ratusan tahun. Menurut dia, kekuatan besar tentu berada pada perusahaan yang mampu bertahan ratusan tahun. Hal itu pula yang terjadi pada Pos Indonesia.

Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantor Pos pertama didirikan di Batavia atau saat ini Bernama DKI Jakarta pada 26 Agustus 1746. Tujuannya, untuk menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi pedagang, dari kantor-kantor di luar Jawa dan Belanda.

Pos Indonesia mengalami beberapa kali perubahan status, mulai dari Jawatan Post, Telegraph, dan Telephone atau Jawatan PTT, kemudian menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi atau PN Postel.

Seiring perubahan di sektor Pos dan Telekomunikasi, PN Postel kembali mengalami perubahan status menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro atau PN Pos dan Giro pada tahun 1965.

Tak berhenti sampai di sana, pada 1978, perusahaan Kembali berubah menjadi Perum Pos dan Giro. Sejak itu ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos, baik untuk hubungan dalam negeri maupun luar negeri. Setelah berstatus Perum selama 17 tahun, pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero) hingga saat ini.

Seiring berjalannya waktu, Pos Indonesia telah berkembang hingga ke 58.700 titik layanan yang menjangkau 100% kabupaten/kota. Jejaring Pos Indonesia juga sudah memiliki lebih dari 3.800 Kantor pos daring atau online, serta dilengkapi Mobile Postal Services di beberapa kota besar.

Untuk perayaan hari jadi Pos Indonesia kali ini, perusahaan memilih tema “Untuk 276 Tahun ke Depan”. Hal itu berarti, perusahaan tak ingin terus bernostalgia dengan menengok ke masa lalu, melainkan ingin menjadikan masa lalu sebagai pelajaran yang berarti dan meletakkan pondasi kokoh tersebut untuk menjalani masa depan dan menjawab berbagai tantangan yang ada di depan mata.

TRANSFORMASI JADI KUNCI

Meski diterpa oleh berbagai guncangan berupa perubahan dan disrupsi dari berbagai sisi, Pos Indonesia tetap bertahan dan tak pernah sekalipun tertidur. Hal itu menunjukkan kekuatan besar yang dimiliki Pos Indonesia.

Disrupsi akibat perubahan teknologi tak hanya sekali dialami oleh Pos Indonesia, melainkan berulang kali. Mulai dari munculnya teknologi telepon dan pesan singkat, kemudian internet, hingga ke platform digital yang berteknologi canggih seperti, aplikasi transportasi, logistik, dan layanan finansial. Seluruhnya mengubah kondisi bisnis Pos Indonesia menjadi lebih sulit, namun tak sekalipun perusahaan keok dibuatnya.

Kunci pertahanan Pos Indonesia tak lain adalah melakukan sejumlah transformasi. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengungkapkan, perusahaan menjalani transformasi pada tujuh elemen. Ketujuh elemen yang dimaksud antara lain:

(1) Transformasi pada sektor bisnis, yang dilakukan demi meningkatkan pangsa pasar di bidang bisnis inti, yaitu kurir, jasa keuangan dan logistik.

(2) Transformasi produk dan saluran, yang dilakukan melalui pembaruan operasional dan layanan teknologi informasi dari semula fisik menjadi digital.

(3) Transformasi proses, yaitu melakukan program transformasi proses dari manual menjadi otomasi dengan digitalisasi dan sentralisasi proses.

(4) transformasi teknologi. yaitu untuk meningkatkan kelincahan, ketersediaan, keandalan, dan penguatan fitur pada setiap platform yang dimiliki Pos Indonesia.

(5) Transformasi sumber daya manusia (SDM), melalui program transformasi dengan membangun SDM yang kompetitif. Selain itu, membangun kinerja yang produktif, dengan membangun sistem manajemen karyawan.

(6) Transformasi organisasi dengan memperkuat proses penjualan dan operasional.

(7) Transformasi budaya, yaitu dalam rangka mengubah dari perilaku menjadi karakter untuk membangun soliditas dan tim yang terpercaya. []

Continue Reading

CEO TALK

Rencana Bisnis Bank Papua: Kuatkan Daya Saing

Published

on

Bank Papua

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pada dasarnya, Bank Papua memiliki sejumlah target kinerja yang tercantum dalam rencana bisnis periode 2023-2027. Secara garis besar meliputi, peningkatan daya saing, penguatan ketahanan kelembagaan, dan peningkatan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Secara rinci dijelaskan, Bank Papua akan melakukan penguatan berkelanjutan terkait platform bisnis. Inisiatif strategis dan eksekusi dititikberatkan pada bidang terkait pondasi dan pendukung pada rencana strategis 2017-2022 yang masih memerlukan penyempurnaan.

Selain itu, perusahaan juga akan memperkuat pemasaran dan penjualan untuk akselerasi pertumbuhan sektor terseleksi. Inisiatif strategis dan eksekusi dititikberatkan pada penguatan perangkat pemasaran dan penjualan produk dana dan kredit produktif UMKM untuk perluasan basis konsumen.

Strategi utama akan dieksekusi melalui 7 Bidang Utama yang menjadi prioritas alokasi dan utilisasi sumber daya Bank Papua 2023-2027. Ketujuh bidang utama yang dimaksud antara lain: (1) Layanan, Marketing dan Sales (dana dan kredit produktif UMKM). (2) Risk Management dan Kepatuhan. (3) Human Capital Management dan Corporate Culture. (4) Jaringan Distribusi dan Organisasi. (5) Teknologi. (6) Pengendalian Keuangan. (7) Pemulihan dan Penyelesaian Kredit.

KONTRIBUSI BAGI PEMBANGUNAN TANAH PAPUA

Status Bank Papua sebagai bank pembangunan terbesar di Tanah Papua menuntut perusahaan berkontribusi secara signifikan untuk meningkatkan perekonomian Pulau Cendrawasih.

Namun dalam perjalanannya, Bank Papua mengalami banyak tantangan. Salah satu tantangan yang dihadapi perusahaan di tengah upaya mendorong ekonomi kawasan Papua ialah, ketidakpastian pasar keuangan global masih berlanjut di tengah penyebaran Covid-19 varian Omicron dan pengumuman siklus pengetatan kebijakan moneter the Fed yang lebih cepat.

Hal tersebut mengakibatkan terbatasnya aliran modal dan tekanan nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal ini juga berakibat pada tersendatnya aliran modal ke Tanah Papua.

Tantangan lain yang dialami Bank Papua dalam berkontribusi terhadap ekonomi Papua adalah, penyaluran kredit di Tanah Papua sebagian besar disalurkan oleh Bank BUMN, alih-alih bank pembangunan daerah.

Hal ini ditunjukkan dengan pangsa kredit Bank BUMN yang mendominasi selama lima tahun terakhir. Pangsa kredit Bank BUMN pada posisi September tahun 2021 sebesar 59,60%, meningkat dibandingkan dengan posisi Desember 2020 yaitu 51,09%.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peta Jalan atau Roadmap Tahap 2 Keuangan Berkelanjutan periode 2021-2025. Dalam rancangan tersebut, bank harus menyelaraskan operasional bisnis dengan memperhatikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat sekitar sehingga bisnis bank dapat tumbuh berkelanjutan.

Rancangan ini menjadi tantangan bagi Bank Papua untuk terus mendorong perekonomian wilayah Papua secara agresif. Kendati menghadapi sejumlah tantangan, Bank Papua juga memiliki banyak peluang untuk turut mendongkrak ekonomi di Tanah Papua. Dalam hal ini, perekonomian Papua pada kuartal III 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 14,54% dalam perhitungan tahunan atau year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 3,51% (yoy).

Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan pengeluaran pada kuartal II 2021 didorong oleh meningkatnya kinerja ekspor dan investasi dari sisi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

Kontribusi sektor usaha terbesar terhadap PDRB Provinsi Papua pada kuartal III disumbang oleh sektor pertambangan, yakni 37,86%, sektor konstruksi 13,80%, dan sektor pertanian sebesar 10,74%.

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!