Pesawat Nurtanio Laku 75 Unit di Singapore Airshow 2018! Siapa Saja Pembelinya?

by

Pada pagelaran Singapore Airshow 2018 beberapa waktu lalu, pesawat Nurtanio yang merupakan produk dalam negeri yang 100% diciptakan oleh anak negeri melalui PT Dirgantara Indonesia (Persero) / PTDI sangat laris manis penjualnya. Dimana pesawat tersebut setidaknya telah dipesan sebanyak 75 unit. Siapa saja pemesannya?

Direktur Produksi PTDI, Arie Wibowo menyebut, hampir rata-rata pemesannya adalah Gubernur-gubernur yang berasal dari Aceh, Kalimantan Utara serta Papua. Menurutnya para Gubernur tersebut membutuhkan pesawat Nurtanio sebagai transportasi di wilayahnya yang hampir kebanyakan memiliki pulau-pulau terpencil.

Baca Juga : PTDI Gencarkan Pemasaran N219 Nurtanio

Lebih lanjut Arie mengatakan bahwa para Gubernur tersebut telah melakukan penandatanganan of Intent (LoI) untuk pemesanan pesawat Nurtanio tersebut. Arie menjelaskan bahwa para pemimpin provinsi tersebut membelinya dengan menggunakan dana APBD masing-masing provinsinya.

“Nurtanio rencananya akan dioperasikan oleh operator maskapai yang memiliki Air Operator Certificate (AOC),” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa pesawat Nurtanio yang berkapasitas 19 penumpang tersebut memiliki keunggulan dalam menjangkau daerah terpencil. Nurtanio yang merupakan tipe pesawat N219 bisa digunakan untuk angkutan militer, barang dan kargo, angkutan penumpang sipil, serta angkutan bantuan ketika bencana alam terjadi.

Baca Juga : Bos Adhi Karya Pimpin Tim Evaluasi Proyek BUMN Karya

“Keunggulan dari pesawat Nurtanio lainnya yaitu harganya yang relative lebih murah jika dibandingkan pesawat sejenisnya, yaitu Twin Otter. Namun Nurtanio tentunya tidak kalah dari segi kualitas,” paparnya.

Seperti diketahui bahwa pesawat ini memiliki maximum speed mencapai 210 knot, dan minimum speed mencapai 59 knot. Artinya meskipun dengan kecepatan rendah namun pesawat masih dapat terkontrol dengan sangat baik. Hal tersebut yang menjadi keunggulan dari tipe pesawat ini yang memang memiliki spesialisasi wilayah tebing dan pegunungan. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *