Perum PPD Lirik Diversifikasi Usaha

oleh
Perum PPD

Perum PPD atau Perusahaan Pengangkutan Penumpang Djakarta sedang melirik diversifikasi usaha. Mulai dari usaha bengkel bus sampai dengan peluang bisnis properti. Serta pengembangan bisnis lainnya yaitu mengkaji pengelolaan terminal Tipe A di Pondok Cabe. Yang sudah ditawarkan oleh Kementerian Perhubungan.

Pande Putu Yasa selaku Direktur Utama Perum PPD mengatakan, “Kami memiliki aset cukup potensial yang ada di kota Jakarta. Bicara (tentang) transportasi pool atau tempat mangkalnya bus itu bukan ada di dalam kota, tetapi di luar kota. Pool kami yang di dalam kota bakal dikerjasamakan dengan beberapa pengembang.”

Perum PPD Bersinergi Dengan PT Adhi Karya

Perum PPD telah bersinergi dengan PT Adhi Karya Tbk. Dalam pembangunan Oase Park yang ada di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan. Dan juga pengembangan lahan lainnya yang ada di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

“Kami juga melakukan beberapa penjajakan untuk aset-aset kami yang lainnya. Jadi Perum PPD sudah mulai melangkah untuk mengembangkan bisnis di luar core business dengan mengoptimalkan aset-aset yang ada,” ujar Pande Putu Yasa.

Bisnis lain yang bakal ditambah ialah bisnis logistik sebab dinilai pangsa pasarnya masih cukup luas. Hal itu untuk sekadar sinergi dari BUMN saja potensinya sudah cukup besar. Akan tetapi untuk jangka panjang perusahaan juga berambisi untuk merambah bisnis logistik.

“Ini masih belum kita rambah, dahulu Perum PPD pada tahun 2009 sampai dengan 2010 pernah minta izin kepada Menteri BUMN. Untuk mendirikan anak usaha di bidang logistik namanya PT Translindo. Hingga saat ini, PT Translindo masih ada dan bakal kami hidupkan kembali,” kata Pande.

Salah satu bisnis lainnya yang bakal dikembangkan ialah bisnis pemeliharaan bus. Saat ini pemeliharaan masih dilakukan secara terbatas untuk internal PPD saja. Namun ke depannya bakal bekerja sama dengan pihak lain yang mempunyai bus. Pihaknya tengah menyiapkan SDM, setelah sebelumnya mendapatkan ISO 9001:2015 dalam kategori pemeliharaannya.

Pande Putu Yasa ingin Perum PPD kembali menjadi ‘Raja Jalanan’ di Jakarta, dengan mengadopsi perkembangan teknologi yang ada. Selain itu juga ingin menjadikan para karyawan benar-benar sejahtera.

Sementara untuk target laba ditargetkan mencapai Rp20 miliar pada tahun 2019 ini. Cara mencapainya pun tidak bisa hanya melalui cara efisiensi saja. Akan tetapi juga dengan memacu pendapatannya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *