Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Penyelamatan Bank Muamalat, Ini Kata Bank Mandiri

MediaBUMN

Published

on

penyelamatan Bank Muamalat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Sampai dengan saat ini belum ada progres rencana penyelamatan Bank Muamalat. Bahkan Bank Mandiri yang diisukan akan masuk ke Bank Muamalat pun menyatakan belum ada tindak lanjut dan titik terang untuk ke arah penyelamatan bank yang saat ini tengah mengalami tekanan keuangan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman Arif Arianto di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11).

Sulaiman ketika disinggung pihaknya akan terlibat dalam penyelamatan Bank Muamalat justru hanya menggelengkan kepalanya.

Bahkan tak banyak komentar yang keluar dari mulutnya ketika terus menerus ditanya ihwal rencana penyelamatan Bank Muamalat.

Bahkan disampaikannya persoalan Bank Muamalat bukan ranah dirinya, tetapi ranah para pemegang saham di Bank Mandiri.

Dalam hal ini, disebutnya adalah Kementerian Badan Usaha Milik Negara BUMN. Untuk itu ia enggan banyak bicara terkait Bank Muamalat dan Bank Mandiri yang katanya akan masuk kedalamnya.

“Saya tidak bisa komentar. Ini sudah sesuai masuk ranah Wakil Menteri BUMN. Jadi bukan saya yang komentar,” kata dia.

“Dalam hal ini jelas, ini bukanlah kapasitas saya untuk bisa bicara tentang Bank Muamalat dan rencana Bank Mandiri,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya ada rencana dari Bank Mandiri yang telah menyuntikan dananya kepada Bank Muamalat.

Hanya saja Bank Mandiri dalam hal tersebut tidak masuk secara langsung. Karena, Bank BUMN tersebut hanya menyediakan bantuan asistensi.

Selain itu juga Kementerian BUMN menyerahkan hal tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait masa depan Bank Muamalat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Senin (11/11).

Namun ia tidak merinci apa saja pilihan jalan keluar yang diambil dalam menyelamatkan nasib Bank Syariah tertua di Indonesia tersebut.

Saat ini sekedar diketahui, Bank Muamalat tengah dalam tekanan keuangan. Pihak manajemen tengah tertekan pembiayaan yang seret.

Apalagi saat ini rasio pembiayaan seret (non performing financing/NPF) sudah sangat tinggi, sementara modal yang dimiliki juga semakin hari semakin menipis.

Atas persoalan tersebut pun yang menjadikan gerak bank terbatas untuk melakukan ekspansi kredit.

Bahkan para pemegang saham mayoritas pun tak bisa serta merta melakukan penambahan modal. Hal ini dikarenakan terbenturnya aturan internal. []

Finansial

Direksi PPA Dirombak, Fokus Benahi BUMN ‘Sekarat’

Alfian Setya Saputra

Published

on

Direksi PPA

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi PPA atau PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) mendapat giliran perombakan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam perombakan ini, Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Iman Rachman dengan hormat dari jabatan Direktur Utama PPA dan digantikan Ari Soerono.

Selain Iman, Erick Thohir juga juga memberhentikan Direktur Investasi Nasrizal Nazir dan Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen Dikdik Permadi Yoffana.

Pemberhentian dan pengangkatan direksi PPA ini tertuang dalam SK per tanggal 6 Agustus 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Perusahaan Pengelola Aset.

Sekretaris Perusahaan PPA Edi Winanto mengatakan, Iman Rachman telah mengemban tugas baru sebagai Direktur Strategi Portofolio dan New Ventures Pertamina sejak 12 Juni 2020.

Ia pun mengucapan terima kasih atas kepada jajaran direksi yang selama ini telah menyumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan di PPA.

Selain perombakan direksi PPA, Kementerian BUMN juga melakukan perubahan nomenklatur perusahaan, yaitu jabatan Direktur Investasi diubah menjadi Direktur Investasi 1 dan Direktur Investasi 2.

“Kemudian Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen diubah menjadi Direktur Restrukturisasi, Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja diubah menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan penambahan satu jabatan baru yaitu Direktur Hukum dan SDM,” ujarnya, Kamis (6/8/2020).

Susunan Direksi PPA Terbaru :

Direktur Utama: Ari Soerono
Direktur Investasi 1: Andry Setiawan
Direktur Investasi 2: Yadi J. Ruchandi
Direktur Restrukturisasi: Rizwan Rizal Abidin
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: M Teguh Wirahadikusumah
Direktur Hukum dan SDM: R. M. Irwan

Edi menjelaskan, PPA mendapat tugas dari Erick Thohir untuk menangani BUMN-BUMN yang masuk dalam kategori sekarat.

Di awal tahun 2020, Edi mengatakan terdapat 10 BUMN yang masih dalam penanganan PPA melalui kegiatan restrukturisasi atau revitalisasi BUMN sesuai penugasan dari Menteri BUMN.

Daftar BUMN yang dalam penanganan PPA saat ini seperti PT PAL Indonesia (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Kapal Indonesia (Persero) dan PT Boma Bisma Indra.

Dalam hal ini, PT PPA memberikan dukungan pembiayaan atau financing kepada BUMN tersebut.

Selain itu, PPA juga membantu sejumlah BUMN lainnya, seperti PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Survai Udara Penas (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT ISN dan PT Kertas Leces (Persero) yang sudah dinyatakan pailit.

Namun Edi menyebut hingga kini PPA belum mendapatkan arahan lanjutan dari Erick Thohir terkait penanganan sejumlah BUMN ‘bermasalah’ tersebut.

“Meski begitu, kami tetap berkordinasi dengan Kementerian BUMN untuk menyampaikan laporan monitoring, hasil kajian, opsi restrukturisasi dan revitalisasi BUMN, dan berbagai hal terkait lainnya,” tandasnya. []

Continue Reading

Perbankan

bank bjb Gencarkan Kampanye Transaksi Digital via Gebyar ASN NgaDIGI

MediaBUMN

Published

on

transaksi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb menggencarkan kampanye transaksi uang elektronik menggunakan platform digital untuk mendorong pembiasaan perilaku pembayaran nontunai di lingkungan masyarakat. Kampanye transaksi nontunai tersebut dilakukan melalui program yakni Gebyar ASN NgaDIGI.

Gebyar ASN NgaDIGI merupakan program yang didesain untuk menambah antusiasme partisipasi ASN dalam melakukan transaksi via bjb DIGI. Program ini berlaku pada 5 Agustus–31 Desember 2020 untuk seluruh ASN kementerian, provinsi, kota/kabupaten. Para ASN yang melakukan aktivasi bjb DIGI akan mendapatkan hadiah berupa bingkisan menarik. bank bjb juga menyediakan hadiah bagi ASN yang melakukan transaksi via bjb DIGI dengan frekuensi terbanyak selama masa program.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan program ini sengaja diselenggarakan bank bjb untuk menumbuhkan kebiasaan bertransaksi menggunakan skema nontunai bagi nasabah. Peralihan model transaksi dari pola konvensional menuju digital dinilai penting untuk terus didorong demi menjawab tantangan yang dibawa perubahan zaman.

transaksi

“Sebagai agen perubahan nasional, kami berkewajiban untuk mendorong berbagai bentuk transformasi, termasuk perilaku transaksi yang saat ini sedang berada dalam tahap pergeseran dari model konvensional menjadi digital. bank bjb melalui berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan akan terus mendorong percepatan perubahan kebiasaan ini agar demi menghadirkan kemudahan sekaligus menjawab tuntutan kebutuhan zaman,” kata Widi.

Diharapkan keberadaan program yang menyediakan reward ini dapat memantik antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan fasilitas transaksi uang digital khususnya bjb DIGI. Ke depan, bank bjb juga akan terus melakukan langkah-langkah strategis yang diperlukan guna mendorong perwujudan visi cashless society di masa yang akan datang. []

Continue Reading

Perbankan

Laba BTN Anjlok 40 Persen Pada Semester I 2020

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Laba BTN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba BTN atau PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengalami penurunan hingga 40 persen pada semester I 2020. Total laba yang dihasilkan Bank BUMN ini sebesar Rp768 miliar, sementar pada periode yang sama tahun 2019 mencapai Rp1,3 triliun.

Perolehan laba BTN memang sudah terjadi sejak awal tahun 2020, dimana pada kuartal I tercatat laba BTN sebesar Rp457 miliar, anjlok sebesar 36,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski dalam dua kuartal ini laba BTN terus menurun, Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury menuturkan laba bersih BTN masih di atas ekspektasi.

Bahkan Pahala masih optimistis target laba BTN hingga akhir tahun akan bertumbuh sejalan dengan peningkatan permintaan kredit pada Juni 2020.

Di sisi lain, Bank yang tergabung dalam Himbara juga mencatat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk generasi muda (milenial) pada semester I 2020 sudah mencapai Rp678 miliar.

Pahala mengatakan, BTN memang memiliki ekosistem KPR digital yang menyasar generasi milenial, sistem pengajuan KPR bisa dilakukan secara online melalui aplikasi BTN Properti Mobile dan website www.btnproperti.co.id.

“Sepanjang Januari hingga Juni, total visitor dari KPR digital ini sudah mencapai 2 juta orang. Jadi sebetulnya banyak sekali nasabah kita,” kata Pahala dalam konferensi pers virtual, Senin (3/8/2020).

Menurut Pahala, di situasi pandemi Covid-19 saat ini, pihak BTN semakin giat mendorong nasabah dan calon debitur menggunakan aplikasi, situs, dan mobile banking BTN.

Targetnya untuk meningkatkan jumlah nasabah milenial yang semakin banyak membutuhkan penyaluran KPR, dan semakin banyak nasabah milenial menabung di BTN.

“Ini yang akan kami kembangkan ke depan sambil mengembangkan preposisi tabungan. Kita tahu sebagian besar orang yang ingin memiliki rumah adalah kaum milenial. Maka BTN menyasar milenial yang rata-rata berusia 25 hingga 35 tahun,” ungkapnya.

Hal ini, kata Pahala, juga bagian dari upaya mengembalikan lagi fungsi BTN sebagai bank tabungan khususnya kepada keluarga muda di Indonesia.

Tercatat total KPR di BTN saat ini tumbuh sebesar 2,47 persen secara tahunan (yoy), dari Rp 188,82 triliun di tahun 2019 menjadi Rp193,49 triliun pada Juni 2020. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!