Connect with us
banner pln 2023

Agrobisnis & Pangan

Penyaluran Pupuk Subsidi Dijamin Tepat Sasaran, Ini Jurus Baru PT Pupuk Indonesia

Published

on

Penyaluran Pupuk Subsidi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Penyaluran pupuk subsidi dipastikan akan semakin tepat sasaran dengan hadirnya ‘jurus’ baru dari PT Pupuk Indonesia (Persero).

Komitmen PT Pupuk Indonesia dalam penyaluran pupuk subsidi dilakukan melalui program Go Live Single Responsibility.

Program Single Responsibility merupakan langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan layanan penyaluran pupuk subsidi, peningkatan kinerja dan optimalisasi fungsi Public Service Obligation (PSO).

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman mengatakan, program ini akan meningkatkan harmonisasi pengelolaan PSO, yaitu penugasan penyaluran pupuk bersubsidi anggota holding Pupuk Indonesia grup.

“Dengan hadirnya program ini pelayanan hingga distribusi pupuk akan semakin optimal dan tepat sasaran, karena ini memang menjadi perhatian khusus bagi perusahaan,” kata Bakir dalam keterangan tertulis, Senin (5/9/2022).

Ia menjelaskan, program adalah respon cepat PT Pupuk Indonesia setelah Menteri Pertanian mengeluarkan aturan baru mengenai pupuk bersubsidi dalam Permentan Nomor 10 Tahun 2022.

Maka BUMN ini sudah memiliki beberapa tujuan yang harus dijalankan sesuai program tersebut, di antaranya mengoptimalkan mekanisme penyaluran pupuk subsidi agar lebih fleksibel dan dinamis.

Pasalnya dalam aturan Menteri Pertanian yang baru, perubahan rayonisasi bisa dilakukan kapan saja agar tidak mengganggu penyaluran dan penjualan di wilayah tertentu.

Dengan program ini, PT Pupuk Indonesia juga mengembangkan kompetensi tenaga pemasaran khususnya Account Executive (AE) dan Assistant Account Executive (AAE).

Dengan kompetensi itu, diharapkan para insan perusahaan bisa meningkatkan keterampilan dalam pemasaran dan melayani masyarakat pelanggan.

Menurut Bakir, tenaga pemasaran yang sebelumnya hanya mengelola produk dari satu anak perusahaan, nantinya bisa mengelola semua produk di suatu wilayah.

“Maka kompetensi yang dimiliki para tenaga pemasaran juga akan meningkat dan lebih komprehensif. Jadi budaya kinerjanya akan lebih efektif, dan siapapun tenaga pemasaran yang ada di suatu wilayah harus bisa menangani semua produk,” ujarnya.

Meski begitu, perusahaan pelat merah ini tetap menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar penyaluran pupuk berjalan dengan lancar dan tidak terganggu.

Maka pihak perseroan akan tetap menjalankan transformasi dan digitalisasi untuk pengendalian dan monitoring penyaluran pupuk melalui Integrasi Aplikasi REKAN, DIMAS, MARKISA dan WCM.

Ia berharap launching program Single Responsibility ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga memberikan dampak yang positif terhadap perusahaan, petani dan sektor pertanian dalam negeri. []

Continue Reading

BNI

Label

Copyright © 2023 MEDIABUMN.COM