Connect with us
PERTAMINA

Perbankan

Penyaluran Kredit Bank BUMN Diproyeksikan Tahun Depan Lebih Optima

Published

on

Penyaluran Kredit

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Penyaluran kredit dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau bank BUMN diperkirakan masih tumbuh positif di tahun depan.

Bahkan prospek penyaluran kredit dari Himbara bisa lebih tinggi dari pada capaian di tahun 2022.

Perbankan BUMN nantinya akan lebih banyak bermain di segmen korporasi dan komersial pada tahun depan.

Salah satu anggota Himbara, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan kredit perseroan di sektor perumahan pada tahun depan akan lebih tinggi dari tahun ini.

“Hal itu mengingat kebutuhan perumahan akan lebih besar pada 2023, permintaan kredit ini bisa dipengaruhi oleh bunga kredit dan likuiditas,” kata Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo

Haru menjelaskan, ada dua aspek berupa bunga kredit dan likuiditas sudah diperhatikan perseroan pada tahun depan.

Terkait likuiditas, Bank BTN sudah punya strategi untuk menggunakannya dalam jangka panjang melalui kerja sama partnership dengan lembaga atau korporasi dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR).

Selain kerjasama penyaluran KPR subsidi yang merupakan program pemerintah, bank BUMN ini juga melakukan kerjasama dengan lembaga lain.

Di antaranya dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BP Tapera untuk menyalurkan KPR kepada pada penerima manfaat di masing-masing lembaga.

Sementara anggota Himbara lainnya, PT Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan kredit di tahun depan bisa mencapai 11 persen.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, pada Juli 2022 penyaluran kredit sebesar 11,4 persen, namun di depan perseroan membidik pertumbuhan hanya 11 persen.

Penurunan poyeksi itu menurut Rudi didasarkan dengan faktor normalisasi restrukturisasi Covid-19 yang akan dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

“Ketika kebijakan yang berlaku hingga Maret 2023 dinormalkan, tentunya bank harus melakukan penyesuaian terhadap kredit yang direstrukturisasi,” kata Rudi, Senin (19/9/2022).

Ia menyebut, saat ini restrukturisasi kredit terdampak dampak pandemi Covid-19 masuk dalam kategori lancar, sehingga bank tidak melakukan pencadangan.

Namun di 2023, ada tantangan lain, yaitu kenaikan suku bunga yang merupakan respon dari Bank Indonesia (BI) atas keputusan kebijakan makro ekonomi bank sentral Amerika Serikat dan bank sentral Eropa.

Rudi menyebut, perbankan harus mewaspadai perkembangan rasio kredit non performing loan (NPL) dan kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) pada kredit restrukturisasi Covid-19/

Terkait langkah antisipasi dari Bank Mandiri, menurutnya perseroan akan melakukan pencadangan yang cukup besar.

Namun pihaknya mengkhawatirkan bank-bank lain tidak melakukan hal serupa sehingga bisa berdampak pada industri perbankan dan mengganggu pertumbuhan ekonomi ke depan. []

Perbankan

BNI Dukung UMKM Ini Tembus 10 Negara Lebih

Published

on

BNI Dukung UMKM

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kinerja UMKM ekspor tidak hanya mampu membuktikan pembukaan lapangan kerja yang lebih baik bagi tenaga kerja di dalam negeri. Produk UMKM lokal justru mampu bersaing dan menjadi merek yang prestisius yang mampu membuat bangga Indonesia.

Sebagai bank dengan mandat Go Global dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) terus memperkuat komitmennya untuk mendorong kinerja pelaku UMKM untuk tak sekadar naik kelas tetapi juga menembus pasar ekspor dan menjadi kebanggaan bangsa.

Wiracana Handfan adalah UMKM Binaan sekaligus nasabah setia BNI sejak 20 tahun lebih. UMKM kriya ini merasa amat sangat terbantu dengan bimbingan dan binaan dari tim BNI yang menggunakan segala channel untuk membantu ekspansi UMKM.

Dengan sinergi yang apik antara perbankan dan pelaku UMKM ini, CEO Wiracana I Wayan Wiraperdhana merasa bangga karena telah mampu menembus setidaknya lebih dari 10 negara seperti Spanyol, Jepang, Amerika, Meksiko, Fiji, Prancis, Jerman, Australia, Italia, serta beberapa negara di Asia Tenggara.

Berkat BNI, dia pun menyampaikan Wiracana dapat ikut mengisi di Sarinah Department store yang mana kipas tangan Wiracana berada di ground floor sebagai produk favorit dan unggulan di shopping center.

“Saya nasabah lama, ada 20 tahunan dengan BNI. BNI itu berbeda cara me-maintain nasabah-nasabahnya kalau ada hajatan pasti cepat sekali (diajak), orang-orangnya yang membantu profesional. Membantu nasabah-nasabahnya benar-benar untuk berkembang,” sebut Wiraperdhana yang akrab disapa Wira di Sesetan Bali, Minggu (25/9/2022).

Dalam masa pemulihan ekonomi ini, Wira menyampaikan Wiracana telah memulai ekspansi dengan kinerja ekspor mencapai 50% dari kemampuan pada kondisi normal lalu. Beberapa buyer internasional sudah mulai berani datang ke pusat produksi Wiracana di Bali untuk memastikan ketersediaan kipas tangan Wiracana.

“Tentunya dengan pelajaran berharga dari masa pandemi, kami juga merambah pasar ritel online. Dengan demikian kami bisa menyentuh lebih banyak pelanggan yang sulit dijangkau dengan store-store fisik,” katanya.

Adapun, Wiracana sudah mampu menghasilkan 1.000 kipas per hari dengan bantuan teknologi canggih, yaitu berupa laser engraver. Penerapan mesin ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk. Hasil kipas terbaik juga dijamin dengan dilibatkannya lebih dari 70 seniman lokal, yang rupa desainnya sangat anggun.

Continue Reading

Perbankan

Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Pembelian SBN di BRImo

Published

on

di BRImo

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Aplikasi Super Apps Digital Banking BRImo milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus melakukan inovasi untuk memenuhi beragam kebutuhan layanan finansial nasabah. Financial Super Apps BRImo kali ini menghadirkan fitur-fitur Surat Berharga Negara (SBN) yang memudahkan nasabah dalam melakukan pembelian SBN Ritel dan melakukan pengecekan kepemilikan SBN.

BRI melihat antusiasme masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen investasi yang dijamin pemerintah ini sangat tinggi. Oleh karenanya, BRI mendatangkan solusi melalui digital banking BRImo sehingga mudah diakses oleh masyarakat.

Salah satu instrumen investasi SBN, yakni Sukuk Ritel Seri SR017 yang dipasarkan oleh BRI pun sukses menarik perhatian masyarakat untuk berinvestasi. Ditunjang oleh akses pembelian yang mudah melalui BRImo, hasil penjualan SR017 di BRI mencapai Rp1,99 triliun per 14 September 2022. Penjualan tersebut mengalami peningkatan sebesar 38% dibandingkan penjualan seri sebelumnya SBR011 senilai Rp1,44 triliun.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani berharap kemudahan dalam pembelian dan akses terhadap SBN semakin menggugah masyarakat untuk berinvestasi dan berkontribusi terhadap pembangunan negara.

“Melalui kemudahan yang kami berikan di BRImo, BRI berharap dapat berkontribusi optimal untuk melayani berbagai kebutuhan finansial nasabah sekaligus menyukseskan penggalangan dana pemerintah melalui penjualan SBN. Ke depan, kami akan terus melakukan inisiatif lagi sehingga dapat memberikan Economic & Social Values bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Selain terdapat peningkatan dari nilai penjualan, jumlah investor SBN SR017 terus tumbuh. BRI mencatat terdapat peningkatan jumlah investor SR017 hingga 15% dibandingkan seri sebelumnya SR011.

Dilihat dari komposisi investor, penjualan SR017 ini mengalami peningkatan pada segment investor millennial dan Gen-Z mencapai 35%. Tingginya minat investor millennial dan Gen-Z dalam berinvestasi pada produk keuangan milik pemerintah ini, turut didorong oleh proses pembelian yang cepat, canggih, dan aman melalui Financial Super Apps BRImo.

Sebagai informasi, SR017 menawarkan imbal hasil sebesar 5,9% yang bersifat tetap (fixed). Dana hasil SR017 dialokasikan pemerintah untuk membiayai APBN, termasuk pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia dan memperluas basis investor dalam negeri.

“Kami menilai respon pasar yang luar biasa ini adalah hal yang sangat positif bagi seluruh stakeholder. Kami pun tentunya terus mengoptimalkan literasi dan edukasi terhadap produk SBN ritel yang diterbitkan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Edukasi dan literasi digital merupakan salah satu fokus BRI untuk mencapai visi Champion of Financial Inclusion.  Cara ini menjadi langkah BRI agar layanan digital banking, termasuk BRImo, dapat dinikmati masyarakat.

Digital Banking BRImo tercatat telah memiliki lebih dari 100 fitur dan terhubung ke berbagai aggregator/biller. Hingga akhir Agustus 2022, pengguna BRImo telah mencapai 20 juta user, dengan volume transaksi mencapai Rp1.567 triliun atau tumbuh 117% Year on Year (YoY).[]

Continue Reading

Perbankan

BNI Perkuat Mobile Banking Dengan Tambahan Fitur Unggulan

Published

on

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) terus memperkuat kualitas layanan demi memperkuat kenyamanan transaksi nasabah.
Wakil Direktur Utama Adi Sulistyowati menyampaikan, perseroan senantiasa melakukan penyempurnaan dan inovasi guna memberikan nilai tambah untuk layanan yang diberikan melalui BNI Mobile Banking, salah satunya berupa perbaikan berkesinambungan atas user experience yang sangat penting bagi kenyamanan nasabah.

Selain itu, BNI juga berupaya untuk menghadirkan berbagai fitur inovatif berdasarkan kebutuhan nasabah mengikuti perkembangan teknologi dan bisnis.

“Kami harap fitur tambahan ini semakin memudahkan nasabah untuk dapat memenuhi semua kebutuhan layanan perbankan baik itu untuk transaksi maupun investasi. Tentunya langkah yang kami lakukan ini juga sesuai dengan semangat BNI untuk menjadi Lembaga keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan,” katanya.

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi menyampaikan perseroan juga terus mendorong pertumbuhan akuisisi user dan aktivasi transaksi melalui berbagai program dan promosi baik dari sisi BNI maupun kerjasama dengan mitra seperti e-wallet, BI FAST, pembayaran tagihan kebutuhan harian seperti listrik PLN, hingga top up pulsa telco. Promo transaksi ini dapat dinikmati oleh semua Nasabah dan tentunya ada banyak tambahan hadiah menarik yang akan diperoleh oleh Nasabah jika aktif bertransaksi melalui BNI Mobile Banking.

“Kami berharap ini dapat terus meningkatkan daya tarik dan juga kepuasan nasabah sehingga meningkatkan penggunaan BNI Mobile Banking. Terlebih, kondisi kompetisi dalam bisnis transaksi semakin ketat. Semua industri fokus terhadap bagaimana memberikan layanan yang reliable dan serba ada melalui kanal perbankan digital,” katanya

Adapun, aplikasi BNI mobile banking saat ini memiliki lebih dari 12,4 Juta pengguna terdaftar, tumbuh 34,7% YoY dengan jumlah transaksi tumbuh sebesar 34,8% YoY. Hingga Juni 2022, aplikasi BNI Mobile Banking juga memiliki rating terbaik di Google Play maupun Appstore.

Jumlah transaksi transfer sampai dengan Juni 2022, baik antarbank maupun interbank pada channel khusunya BNI Mobile Banking meningkat sebesar 32.3% untuk transaksi dan 28.5% untuk nominal transaksi secara YoY. Nominal transaksi BNI Mobile Banking sudah mendominasi 50% dari keseluruhan transaksi dan melampaui transaksi di ATM, hal ini menjadi sebuah indikator yang baik bahwa Nasabah BNI sudah bertransaksi secara aktif melalui channel digital yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

“Kami melihat bahwa CASA berbasis transaksi yang semakin kuat akan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Untuk itu, peningkatan pada kapabilitas BNI Mobile Banking terus kami lakukan,” Pungkas Susi. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!