Connect with us
PERTAMINA

HIGHLIGHT BUMN

Apa itu BUMN? Pengertian BUMN, Sejarah dan Daftar BUMN di Indonesia

Published

on

Pengertian BUMN

Sejarah BUMN

Selama era kolonial Belanda, pemerintah memonopoli opium, pegadaian, pos (termasuk Bank Tabungan Kantor Pos), industri telegraf dan telepon, serta memiliki sebagian besar kereta api. Berbagai monopli perusahaan itu dikelola oleh Departemen Badan Usaha Milik Negara (Belanda: Department van Gouvernementsbedrijven).

Kemudian setelah pasca kemerdekaan yakni pada akhir Konferensi Meja Bundar (KMB), pemerintah Indonesia memiliki kepemilikan besar atau lengkap atas utilitas publik, bus, kereta api, bank, dan komunikasi.

Kemudian dengan dimulainya Demokrasi Terpimpin di Indonesia, banyak perusahaan milik Belanda, atau cabang perusahaan Belanda di Indonesia yang mulai dikelola oleh pemerintah. Lalu selama Orde Baru, perusahaan-perusahaan yang dinasionalisasi masih milik negara dan beberapa perusahaan terdaftar di Bursa Efek Jakarta kemudian. Nah, hingga saat ini bank-bank terbesar di Indonesia sebagian besar milik negara.

Pengertian BUMN

Adapun sejarah Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau kementerian yang mengawasi pengembangan badan usaha milik negara di Indonesia. Kementerian ini dipimpin oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, yang bertanggung jawab kepada Presiden.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara sendiri dahulunya adalah Departemen Keuangan. Kementerian Badan Usaha Milik Negara berada di eselon kedua Departemen Keuangan dari tahun 1973 hingga 1993, sebelum diangkat menjadi eselon I pada tahun 1993.

Lalu pada tahun 1998, Departemen Badan Usaha Milik Negara dibentuk, namun masih diatur di bawah Departemen Keuangan dalam Eselon Pertama dari 2000-2001. Pada tahun 2001, Departemen Badan Usaha Milik Negara dan diganti namanya menjadi Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Jenis-jenis BUMN

Pengembangan Badan Usaha Milik Negara berada di Direktorat Persero dan Pengelolaan Keuangan Perusahaan Negara, yang merupakan Unit Eselon Kedua di Departemen Keuangan. Unit ini juga disebut Direktorat Persero dan Badan Usaha Negara dan Direktorat Pembinaan BUMN.

Unit ini dipromosikan menjadi Unit Eselon Pertama sebagai Direktorat Jenderal Pembinaan Badan Usaha Negara pada tahun 1993. Pada tahun 1998, unit ini dipromosikan menjadi Departemen dan dipimpin oleh pejabat tingkat menteri Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN. Adapun jenis-jenis BUMN sendiri lainnya :

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8

HIGHLIGHT BUMN

Direksi ITDC Dirombak, Kementerian BUMN: “Untuk Wujudkan transformasi Bisnis”

Published

on

Direksi ITDC

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi ITDC atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) baru saja mengalami peromakan total pada 8 Agustus 2022.

Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan jajaran direksi ITDC yang lama dan mengangkat para pejabat yang baru.

Perombakan direksi ITDC ini merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan tertuang dalam SK Menteri BUMN Nomor SK-169/MBU/08/2022.

Dalam SK tersebut dijelaskan bahwa perombakan ini dilakukan untuk penataan dan pemenuhan kebutuhan organisasi agar mampu mewujudkan transformasi bisnis.

Melalui keputusan ini, Erick Thohir memberhentikan direksi ITDC yang lama secara hormat yaitu Abdulbar M Mansoer dari jabatan Dirut, digantikan Ari Respati.

Kemudian Nugdha Achadie (Direktur Keuangan, Strategi, dan Manajemen Risiko), Taufik Hidayat (Direktur Teknik dan SDM), dan Arie Prasetyo (Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis).

Tak hanya mencopot direksi yang lama, Menteri BUMN juga mengubah dua nama jabatan sesuai dengan nomenklatur yang baru.

Kedua jabatan itu adalah Direktur Teknik dan SDM diganti menjadi Direktur SDM dan Legal Compliance, kemudian Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis diganti menjadi Direktur Operasi saja.

Melalui SK yang sama, Erick Thohir juga mempercayakan jabatan direksi BUMN ini dengan orang-orang baru.

Rinciannya, Ari Respati (Dirut), Ahmad Fajar (Direktur Keuangan, Strategi, dan Manajemen Risiko), Wenda Ramadya (Direktur SDM dan Legal Compliance), dan Troy Reza Warokka (Direktur Operasi).

Satu-satunya jabatan direksi BUMN ini yang tidak dirombak adalah Direktur Pengembangan Bisnis yang masih dipercayakan kepada Ema Widiastuti.

Atas perombakan ini, pihak perusahaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi yang telah menjabat.

I Made Agus Dwiatmika selaku Vice President Corporate Secretary ITDC juga mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat yang baru bergabung.

Menurut I Made, para pejabat sebelumnya telah memberikan kontribusi dan pengabdian yang optimal bagi kemajuan usaha ITDC.

Ia pun berharap dengan perubahan pada susunan direksi ini, akan mampu mengoptimalkan langkah transformasi di internal perusahaan.

Dengan begitu, ITDC mampu mewujudkan visi misi menjadi BUMN sektor pariwisata yang terkemuka dan bersaing di tingkat global.

“Perubahan ini juga kami harapkan dapat meningkatkan kontribusi untuk memajukan pariwisata dengan ketangguhan insan ITDC, kepercayaan dan dukungan penuh seluruh stakeholders danpemegang saham perusahaan,” tandasnya. []

 

 

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Warga Medan Johor Merasa Pembangunan Saluran Drainase Bermanfaat, Banjir dan Kemacetan dapat Teratasi

Published

on

drainase

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution yang terus dikerjakan sampai dengan hari ini. Seperti dijalan Karya Wisata simpang jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor, Pemko Medan melakukan pembangunan Infrastruktur khususnya saluran drainase dengan menggunakan U-ditch.

Pembangunan saluran drainase ini selain wujud pelayanan kepada masyarakat juga bertujuan untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di seputaran kawasan tersebut. Meskipun saat ini pengerjaan pembangunan drainase masih berlangsung namun dampak positif telah dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Medan Johor.

Maridi M Said salah seorang warga yang tinggal di jalan karya wisata mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan saluran drainase di jalan tersebut. Sebab biasanya kawasan ini kerap terjadi banjir dan membuat kemacetan arus lalu lintas. Apalagi saat ini jalan tersebut sudah di aspal mulus, maka harus didukung juga dengan saluran drainase yang baik.

“Alhamdulillah kami warga Medan Johor sangat bersyukur dengan pembangunan drainase dengan menggunakan U-ditch di jalan Karya Wisata tepatnya di simpang jalan Eka Warni yang dilakukan Pemko Medan. Biasanya jalanan ini banjir dan menyebabkan kemacetan. Saat ini jika hujan turun, tidak banjir lagi,” Jelasnya.

Ungkapan yang sama juga disampaikan Adi Hutasuhut, pria yang kerap beraktifitas di Masjid An Nazhirin yang terletak di persimpangan jalan tersebut mengaku sangat senang dan bersyukur dengan dibangunnya saluran drainase.

“Kita sangat merasakan Manfaat dari pembangunan drainase ini, kawasan tersebut tidak banjir lagi, kemacetan juga berkurang. Selain itu air yang tergenang di jalan juga dapat merusak aspal. Kami warga Medan Johor mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution atas perhatiannya dengan melakukan pembangunan,” Sebutnya.[]

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Erick Thohir: “BUMN Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembukaan Lapangan Kerja”

Published

on

Erick Thohir

MEDIABUMN.COM, Jakarta – “Sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia, sudah seyogyanya BUMN jadi motor penggerak ekonomi dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat. Terlebih di masa sulit akibat pandemi dan ketidakpastian perekonomian dunia yang terjadi saat ini,” ujar Erick di Jakarta, Senin (8/8).

Sebelumnya, pada Jumat (5/8) lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44% pada triwulan kedua 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau year on year (y-o-y). Angka pertumbuhan ini, tergolong sangat baik secara global dan menepis survei Bloomberg pada bulan Juli lalu, yang memasukkan Indonesia sebagai salah satu dari 15 negara yang terancam resesi pada tahun 2022.

Selama masa pandemi, lanjut Erick, BUMN tetap menjalankan proyek-proyek pembangunan yang menciptakan lapangan kerja di tengah pandemi covid-19. Beberapa di antaranya adalah, peningkatan kilang minyak atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan yang diperkirakan menyerap 19.000 tenaga kerja dan hilirisasi batubara atau pemrosesan batubara berkalori rendah menjadi Dimethyl Ether (DME) yang diperkirakan menyerap 10.000 tenaga kerja.

Selain itu, ada juga proyek smelter tembaga Freeport Gresik yang menyerap hingga 40.000 tenaga kerja dan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah mencatatkan penyerapan hingga 200.000 tenaga kerja. Lalu pembangunan KEK Mandalika di mana InJourney selaku penyelenggaraan utama event Internasional MotoGP mampu menyerap 4.500 tenaga kerja lokal dan berhasil memastikan bahwa masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton, namun juga turut terlibat sejak pembangunan hingga penyelenggaraan event Internasional MotoGP dan World Superbike (WSBK).

Erick menyampaikan BUMN juga terus meningkatkan akselerasi program ekonomi kerakyatan seperti membuka kesempatan berusaha dan mendorong bisnis UMKM dengan pengembangan pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) dan pengembangan Bakauheni Harbour City (HBC) yang dikonsep 100% untuk menyokong perekonomian lokal di kawasan sekitarnya.

“BUMN memastikan ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di tengah pandemi, antara lain dengan program KUR dan PNM Mekaar yang membantu ekonomi kerakyatan,” ucap Erick.

Erick menyebut program BUMN juga turut hadir menjadi penggerak ekonomi desa yang akan berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, terutama oleh pengusaha menengah dan pengusaha daerah. Seperti Pertamina, sebagai BUMN yang memiliki mandat untuk menyediakan BBM dan LPG ke seluruh pelosok negeri termasuk di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar), telah melaksanakan dua program yaitu Pertashop yang saat ini siap dan telah beroperasi mencapai 5.536 unit dan BBM Satu Harga mencapai 348 titik yang tersebar di wilayah 3 T di seluruh Indonesia atau PLN melalui Program Listrik Masuk Desa berhasil menyalurkan listrik sehingga rasio desa berlistrik di Indonesia saat ini telah mencapai 99,7%.

“Proyek dan program BUMN yang hadir di tengah pandemi mempunyai dampak positif dalam menjaga daya beli dan meningkatkan aktivitas belanja masyarakat. Hasilnya konsumsi rumah tangga terus meningkat dari -5,52% y-o-y di TW II 2020 menjadi 5,51% y-o-y di TW II 2022,” kata Erick. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!