Pelindo III Optimis Produktivitas Pelabuhan Bagendang Meningkat

oleh
Pelindo III

Pelindo III atau PT Pelabuhan Indonesia (Persero) III menambah panjang dermaga pelabuhan Bagendang. Pelabuhan ini berlokasi di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kini menjadi total sepanjang 440 meter. Sebelumnya, perusahaan telah mengoperasikan dua dermaga yang memiliki panjang 120 meter di setiap dermaga.

Joko Noerhudha selaku Direktur Teknik Pelindo III menuturkan bahwa, setelah dibangun sejak bulan Agustus tahun 2018 lalu oleh perusahaan. Sekarang, dermaga baru yang memiliki panjang hingga 200 meter itu telah siap disandari oleh kapal-kapal yang besar.

Dengan total panjang dermaga yang mencapai hingga 440 meter, maka otomatis kapasitas bongkar muat turut meningkat. Jika semula hanya cukup untuk disandari dan melayani bongkar muat dua unit kapal saja. Sekarang bahkan sudah mampu melayani sandar dan bongkar muat tiga hingga empat unit kapal secara bersamaan.

Pelindo III Dorong Produktivitas Pelabuhan

Sementara, Doso Agung selaku Direktur Utama Pelindo III menambahkan, perpanjangan dermaga tersebut bakal meningkatkan produktivitas pelabuhan. Khususnya efisiensi logistik untuk pengangkutan dan distribusi barang di wilayah Kalimantan Tengah. Sehingga kapal yang semula mengantre, dapat lebih cepat sandar dan membongkar muat kargonya di dermaga.

Joko melanjutkan, efisiensi bakal dirasakan mulai dari perusahaan pelayaran, sebab waktu tunggu kapal menjadi lebih singkat. Kemudian dirasakan pula untuk para pemilik barang, sebab barang bisa segera diangkut untuk didistribusikan. Harapannya, masyarakat sebagai end customer bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Proyeksi tersebut sesuai dengan komitmen Pelindo III. Untuk terus mengembangkan pelabuhan supaya berkontribusi pada peningkatan efisiensi biaya logistik dan juga meningkatkan daya saing produk lokal di pasar.

Dermaga yang baru diresmikan oleh Pelindo III itu merupakan dermaga multipurpose yang bisa difungsikan guna melayani bongkar muat. Untuk komoditas peti kemas maupun curah seperti minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Yang menjadi komoditas andalan di wilayah sekitar atau hinterland Pelabuhan Bagendang.

Berdasarkan data dari Pelindo III di semester pertama tahun 2019 ini, pelabuhan Bagendang telah disandari oleh lebih dari 100 unit kapal. Berarti setara dengan kapasitas kapal hingga mencapai 389.692 gross tonnage. Sedangkan untuk arus peti kemas, mencapai 29.943 TEUs (unit ekuivalen dua puluh kaki). []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *