Pelindo II Siapkan Pembangunan Pelabuhan Sungai Lais

oleh
Pelindo II

Pelindo II merupakan perusahaan BUMN yang bertugas di wilayah Sumatera, sedang menyiapkan pengembangan Pelabuhan Sungai Lais. Pelabuhan ini terletak di Propinsi Palembang dan belum banyak berkembang.

Indonesia Port Coorporate (ITC) Cabang Palembang atau General Manager (GM) Pelindo II, Agus Edi Santoso menyatakan, bahwa pengembangan Pelabuhan Sungai Lais dikarenakan pelabuhan yang ada, yaitu Pelabuhan Boom Baru dirasakan sudah sangat terbatas.

Di kantor Pelindo II Palembang, Edi menjelaskan bahwa, pelabuhan Boom Baru sudah digunakan sejak lama. Luas pelabuhan 24 hektare dan sudah okupansi sebangak 95 persen. Pelabuhan sudah tidak dapat menampung banyak aktivitas lagi. Oleh karena itu, disiapkan Pelabuhan Sungai Lais yang luasnya 200 hektar dan masih dapat terus mengembangkan diri.

Sebelumnya, Pelabuhan Sungai Lais hanya digunakan untuk kapal tradisional atau kapal layar motor (KLM). Kapal-kapal ini bergerak untuk memenuhi kebutuhan pangan wilayah di sekitarnya dan memasok bahan bangunan, seperti semen.

Selain itu, Pelabuhan Sungai Lais melayani pelanggan untuk penyaluran logistik berupa minyak curah cair. Minyak curah cair yang dimaksud, yaitu High Speed Diesel (HSD) dan minyak sawit mentah atau Clude Palm Oil (CPO). Sedangkan, produk curah yang ikut dilayani transportasinya adalah, batu split dan pasir.

Pelindo II Berharap Pelabuhan Sungai Lais

Diharapkan pembangunan Pelabuhan Sungai Lais oleh Pelindo II ke depannya akan dapat melayani berbagai aktivitas, seperti halnya Pelabuhan Boom Baru. Tentu saja pembangunan yang dilaksanakan harus melengkapi Pelabuhan Sungai Lais dengan sarana dan prasarana yang sesuai.

Pembangunan yang pertama dilakukan adalah, dengan pendalaman kolam. Kolam pelabuhan sebelumnya hanya sedalam 1 sampai 3 meter mengikuti pasang surut air sungai. Pendalaman kolam akan membuat kedalaman stabil di angka 2,5 sampai 5 meter.

Pelindo II juga akan membangun Dermaga Jettry dengan spesifikasi treastle yang menjorok 50 meter ke arah sungai. Dengan demikian, lebar dermaga nantinya adalah 10 meter dan luas total 1.250 meter persegi.

Tidak hanya dermaga, demi kelancaran keluar masuknya barang menuju Pelabuhan Sungai Lais nantinya, dibangun jalan selebar 8 meter dengan panjang 1.770 meter. Di akhir penjelasan, Edi berharap, sebagaimana Pelabuhan Boom Baru di Sungai Musi Palembang, Pelabuhan Sungai Lais juga akan mempu menggiatkan perekomoian masyarakat sekitar. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *