Connect with us
PERTAMINA

Jasa Pelayanan & Logistik

Pelindo I Bagikan Vitamin C Dosis Tinggi ke Petugas Operasional

EKO PRASETYO

Published

on

vitamin C

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dalam upaya antisipasi penyebaran virus corona, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) Dian Rachmawan bagikan vitamin C dosis tinggi kepada para petugas operasional di area Terminal Curah Cair Pelabuhan Belawan.

Petugas operasional Pelindo I yang mendapatkan Vitamin C di antaranya yang bertugas di lapangan yang menjadi ujung tombak terdepan dalam pemberian pelayanan kepada para pelanggan.

Di antaranya, seperti para pandu, operator, anak buah kapal (ABK) dan Container Crane dan Rubber Tyred Gantry Crane.

Selain itu vitamin juga diberikan kepada para pelaksana operasional yang mewakili pelayanan operasional di Terminal Penumpang, Barang, Terminal Curah Cair, dan Terminal Curah Kering yang bekerja di Cabang Pelabuhan Belawan maupun Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan.

Menurut Dian, pihaknya terus melakukan ragam upaya dalam mencegah potensi penyebaran virus corona di lingkungan kerja Perseroan.

“Pelindo 1 lakukan upaya. Salah satu upayanya adalah dengan membagikan vitamin C,” kata dia, Rabu (25/03).

Apalagi vitamin c dosis tinggi tersebut, lanjut Dian, diberikan kepada para pegawai yang berada dalam barisan depan pelayanan operasional.

“Suplemen tersebut harus dikonsumsi setiap hari bersama anggota keluarga di rumah,” katanya.

Upaya ini juga menjadi langkah memastikan SDM Pelindo 1 tetap dalam kondisi prima dan sehat dengan mematuhi protokol pelayanan dalam masa pandemik yang tengah terjadi saat ini.

Dian mengungkapkan, dalam pelayanan operasio
nal saat ini para petugas diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
APD yang diimbau untuk tetap digunakan semasa tugas seperti sarung tangan, kaca mata dan masker.

Demikian yang harus dilakukan petugas operasional ketika di ruang publik, yakni dengan menjaga jarak antar individu.

Pelindo 1 juga menurutnya sudah terapkan kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

WFH bagi pegawai Pelindo I ini dikhususkan bagi pegawai administrasi atau non operasional.

Menurutnya, sistem kerja yang WFH ini diatur dengan skema bergantian atau parsial dan aturannya telah dibuat masing-masing kepala divisi atau cabang. Sehingga upaya ini juga dapat terus mengoptimalkan kinerja perusahaan.

Sementara Dian menyampaikan bagi petugas operasional masa kerja yang digunakan adalah sistem shift.

“Cara ini diharapkan bisa dilakukan dengan baik dan operasional pelabuhan tetap berjalan dengan baik 24/7,” harapnya.

Menurutnya, Pelindo 1 juga telah menerapkan digitalisasi dan cara tersebut sangat membantu operasional kepelabuhan sampai interaksi antara petugas dan pengguna jasa di kantor maupun lapangan yang saat ini telah berkurang.

Maka dari itu, untuk arus barang dan logistik terus diatur lalu lintasnya, meski tengah dalam kondisi pendemik seperti saat ini. Dengan demikian harapannya pelayanan operasional pelabuhan dapat berjalan dengan lancar. []

Jasa Pelayanan & Logistik

Aplikasi Space Diluncurkan PT Pos, Bisa Vicon dengan Data Rendah

Alfian Setya Saputra

Published

on

Aplikasi Space

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Aplikasi Space resmi diluncurkan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai bagian dari persiapan menghadapi skenario new normal atau normal baru.

Layanan digital yang didapat dari aplikasi Space ini yaitu video conference sebagai media rapat virtual sehingga tetap bisa mengadakan berbagai rapat tanpa harus bertatap muka.

Direktur Strategic PT Pos Indonesia (Persero) Noer Fajrieansyah mengatakan aplikasi Space dibangun oleh Divisi IT secara inhouse dan dinahkodai langsung oleh Noer.

Pengembangan aplikasi digital ini juga sejalan dengan arahan Kementerian BUMN tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

“Pengembangan aplikasi Space pada tahap awal ini, diharapkan sebagai solusi atas kebutuhan komunikasi dan koordinasi internal yang efisien dan lebih cepat dalam menunjang operasional bisnis,” kata Noer, dalam pernyataan tertulis, Rabu (27/5/2020).

Meski tidak jauh berbeda dengan apikasi video conference lainnya, Space dipastikan lebih aman, efektif dan efisien dari sisi biaya bagi Pos Indonesia karena dikembangkan sendiri oleh tim IT internal.

Aplikasi Space juga punya kelebihan dari layanan virtual lain, karena tetap bisa berjalan pada koneksi data rendah minimal 50 Kbps juga mampu menjangkau wilayah pelosok.

“Layanan Space sangat cocok untuk menjembatani komunikasi di internal PT Pos Indonesia, karena memiliki jumlah karyawan yang besar, kondisi regional yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akses internet tidak merata,” jelasnya.

Fitur yang ditawarkan Aplikasi Space antara lain aplikasi berbasis web, terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen SDM PT Pos Indonesia dan tersedia versi android mobile.

Selain Aplikasi Space, PT Pos juga menyediakan aplikasi di bidang layanan keuangan yaitu Pos Giro Mobile (PGM). Masyarakat dapat memanfaatkan layanan PGM untuk melakukan transaksi layanan jasa keuangan Pos Indonesia sebagaimana biasanya.

Melalui layanan berbasis online ini, diharapkan dapat mendukung masyarakat agar tidak perlu keluar rumah untuk menghindari penyebaran Covid-19.

“Dalam skema new normal, kami mengimbau para pelanggan agar menggunakan transaksi digital. Aplikasi PGM bisa diunduh di Playstore yang kami kembangkan untuk berkompetisi merebut pasar financial technology dan sebagai upaya perseroan dalam meningkatkan Financial Inclusion di Indonesia. Ini juga sesuai target strategis nasional,” ujar Noer.

Noer pun menyarankan seluruh pelanggan untuk melakukan transaksi jasa keuangan melalui PGM. Sedangkan jasa kurir dan logistik dapat manfaatkan layanan pick up dengan menghubungi kantor pos terdekat di daerah masing-masing. []

Continue Reading

Airport Services

Angkasa Pura I Kembali Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat Pulau Jawa yang Terdampak Pandemi

MediaBUMN

Published

on

paket sembako

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) bersama 5 anak perusahaannya kembali melanjutkan pembagian paket sembako bagi masyarakat di Pulau Jawa yang terdampak pandemi Covid-19. Adapun BUMN ini telah menyiapkan tidak kurang dari 24.294 paket sembako yang siap dibagikan.

Seperti diketahui sebelumnya, perseroan telah membagikan 10.000 paket sembako di wilayah Jakarta untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Adapun daerah pembagian paket sembako tersebut tersebut meliputi Jakarta, Jawa Barat (Cibinong, Nagrek, Subang, Cileungsi), Banten (Tangerang Selatan), Yogyakarta (Sleman, Tegalwangi, Bantul, Kulon Progo), Jawa Timur (Bojonegoro). Paket bantuan tersebut berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kg, mie instan, garam, kecap, sarden, susu kental manis, teh, margarin, kopi dan biskuit.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan bahwa perseroan berserta anak perusahaannya berkomitmen untuk memperluas cakupan area bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Setelah sebelumnya telah dibagikan 10.000 paket sembako di Jakarta, kali ini bantuan diperluas mencapai Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Handy Heryudhitiawan.

Selain bantuan paket sembako ini, Angkasa Pura I juga memiliki program bantuan lain dari Unit CSR dengan membagikan alat kesehatan atau pendukung alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD) cairan disinfektan, hand sanitizer, kacamata google, fasilitas cuci tangan portable, alat semprot disinfektan, thermo gun, masker kain, masker N95, sarung tangan karet, komputer desktop, printer, face shield, mobil ambulance, dan sepatu medik yang dibagikan di wilayah sekitar 13 bandara Angkasa Pura I.

“Kami berharap upaya yang kami lakukan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19,” tambah Handy Heryudhitiawan. []

Continue Reading

Jasa Pelayanan & Logistik

Arus Bongkar Muat Pelabuhan Pelindo I Tumbuh 3 Persen

Alfian Setya Saputra

Published

on

Arus bongkar muat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Arus bongkar muat peti kemas kapal di pelabuhan PT Pelindo I (Persero) mengalami pertumbuhan selama kuartal I/2020. Pertumbuhan ini ditunjang oleh momen bulan Ramadan dan persiapan jelang hari raya Idul Fitri.

SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo I, Imron Eryandy mengatakan arus bongkar muat peti kemas di pelabuhan Pelindo I hingga Maret 2020 tercatat sebanyak 265.755 box atau meningkat 2,82 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu sebanyak 258.462 box.

Meningkatnya kegiatan bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) terutama untuk kegiatan peti kemas dalam negeri.

“Selain itu, kegiatan bongkar muat peti kemas ini sebagai persiapan memasuki Ramadan dan Idul Fitri di TPK Perawang yang berlokasi di Cabang Pekanbaru, Pelabuhan Dumai, dan Tanjungpinang,” jelasnya, Jumat (22/5/2020).

Dijelaskannya, peningkatan arus bongkar muat itu setara dengan 327.742 TEUs yang tumbuh 3,13 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar 317.808 TEUs. Sementara untuk arus kunjungan kapal naik 14,88 persen dibandingkan dengan pada kuartal I/2019, yaitu dari 15.331 call menjadi 17.613 call.

“Artinya ada pertumbuhan sebesar 30,26 persen, dimana pada periode yang sama sama di tahun lalu sebesar 30.025.908 Gross Tonnage (GT) menjadi 39.111.260 GT di tahun ini,” jelas Imron.

Namun trafik bongkar muat barang pada kuartal pertama di tahun 2020 turun 12,78 persen atau sebesar 9.479.541 ton dibandingkan tahun lalu sebesar 10,868 juta ton.

Hal ini karena dampak pandemi Covid-19 di sejumlah negara yang mengakibatkan berkurangnya bongkar muat general cargo di cabang Pelabuhan Belawan, Tanjungpinang, dan Pekanbaru.

Pandemi corona ini juga menyebabkan menurunnya permintaan ekspor komoditi minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO).

“Di beberapa terminal penumpang yang dikelola Pelindo I arus penumpang mengalami peningkatan. Untuk kuartal I ini sebanyak 1,319 juta orang atau naik 8,89 persen. Pada tahun sebelumnya dengan periode yang sama jumlah penumpang hanya sebanyak 1,211 juta orang,” kata Imron melanjutkan.

Peningkatan arus penumpang ini, menurutnya karena meningkatnya jumlah penumpang di cabang pelabuhan Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun.

Meski begitu Pelindo I mencatat ada kecenderungan penurunan arus penumpang dari bulan Januari hingga Maret 2020 akibat pandemi Covid-19.

Arus penumpang pada bulan Januari mencapai 530.771 orang, jumlah itu menurun dari Februari sebanyak 418.713 orang, dan Maret sebanyak 369.952 orang.

“Sejumlah terminal penumpang yang kami kelola saat ini tetap beroperasi dengan layanan terbatas. Tujuannya untuk mengurangi penyebaran virus corona sesuai dengan arahan dari pemerintah,” tandasnya. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM